Kondisi bangunan setelah diterjang angin di Gunung Lawu, Karanganyar, Kamis (3/10/2019). (Istimewa)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dua bangunan permanen di pos 3 dan 4 jalur Cemoro Kandang Gunung Lawu, Karanganyar, rusak diterjang angin kencang, Rabu (2/10/2019) pukul 22.00 WIB hingga Kamis (3/10/2019) pukul 11.00 WIB.

Angin yang sama membentuk awan altocumulus lenticularis mirip caping di atas gunung. Anggota Anak Gunung Lawu (AGL), Budi Santoso, menjelaskan saat kejadian ia berada di base camp Cemoro Kandang. Angin tertiup kencang dari bawah menuju puncak gunung sejak Rabu malam.

“Caping gunung dilihat dari jauh indah tetapi itu pusaran angin yang berbahaya. Angin tertiup dari bawah ke atas membuat awan berkumpul di atas gunung,” ujarnya.

[caption id="attachment_1022895" align="alignnone" width="600"]Kondisi bangunan setelah diterjang angin di Gunung Lawu, Karanganyar, Kamis (3/10/2019). (Istimewa) Kondisi bangunan setelah diterjang angin di Gunung Lawu, Karanganyar, Kamis (3/10/2019). (Istimewa)[/caption]

Budi mengklaim dua bangunan yang roboh berukuran 6 meter x 4 meter merupakan bangunan kokoh. Namun, karena berlokasi di tempat terbuka membuat bangunan tidak kuat menahan angin.

Angin juga menumbangkan sejumlah pohon dan menutup jalur pendakian. “Banyak pohon yang tumbang. Kami akan bekerja bakti membersihkan jalur pendakian. Fenomena ini kerap terjadi, satu tahun pasti ada kejadian serupa,” ujarnya.

Dia mengatakan saat kejadian ada anggota AGL yang mendaki. Para pendaki terkena angin di pos 4 dan mengabadikan kejadian tesebut. “Untuk pendakian saat ini normal. Tetapi kami memberikan arahan kepada pendaki bahwa cuaca kurang memungkinkan tidak perlu memaksa melanjutkan pendakian,” katanya.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten