Alhamdulillah, Angka Stunting di Karanganyar Terus Menurun

Sejak 2018, angka stunting di Kabupaten Karanganyar terus menurun. Warga disarankan untuk tidak menikah muda yakni usia 19-20 tahun untuk mencegah stunting.

 Ilustrasi Stunting (Whisnupaksa)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi Stunting (Whisnupaksa)

Solopos.com, KARANGANYAR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar menyebutkan angka stunting atau kurangnya asupa gizi kronis pada anak di Bumi Intanpari menunjukkan tren menurun dalam tiga tahun terakhir. Upaya yang dilakukan untuk menekan angka stunting ini salah satunya dengan melakukan edukasi terhadap pasangan muda yang akan menikah.

Kasi Pencegahan Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkes Karanganya, Kusmawati, menyebutkan pada 2018 angka stunting sebesar 13,8%. Angka ini menurun signifikan pada 2019 menjadi 6,33% dan 5,86% pada 2020. Sementara ini masih ada 34 desa yang jadi perhatian Dinkes terkait pengentasan kasus stunting ini.

PromosiCitra Nyata Lubang Hitam di Pusat Galaksi Bima Sakti

“Untuk 2021 masih menunggu sampai akhir tahun, tapi angka sementara yang masuk sudah sekitar 4, 97% berarti kita sudah turun. Semoga nanti saat semua data masuk, harapan kita angka stunting turun,” ujar Dia dalam acara Sosialisasi Upaya Percepatan, Pencegahan, dan Penanganan Stunting dengan Konvergensi 2021 di pendapa rumah dinas Bupati Karanganyar, Kamis (16/12/2021).

Baca Juga: Bupati Karanganyar Pastikan Tindak Tegas Kerumunan di Momen Nataru

Dalam kesempatan itu ia juga mengatakan remaja berusia 19-20 tahun yuang siap menikah dan memiliki anak harus sehat. Tidak boleh memiliki anemia atau kekurangan darah dan kurang energi kronis (KEK). “Indikatornya [kurang energi kronis] lingkar lengan atas kurang dari 23,5 cm. KEK itu dapat muncul karena pola makan tidak dengan gizi seimbang. Kalau mau langsing tidak masalah. Yang jadi masalah kalau sudah anemia dan KEK, itu yang akan melahirkan bayi-bayi berisiko stunting,” kata Kusmawati.

Intervensi

Lebih jauh ia menjelaskan ada dua cara untuk menangani stunting, yaitu intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Intervensi spesifik adalah intervensi yang dilaksanakan oleh jajaran dinas kesehatan sampai ke puskesmas. Sementara intervensi sensitif yaitu intervensi yang dilaksnakan oleh organisasi perangkat daerah dan pihak lain.

“Kalau yang spesifik yang dilaksanakan oleh Dinkes hanya berhasil antara 20-30%.  Intervensi dengan keberhasilan lebih tinggi 70%-80% itu yang sensitif yang dilaksanakan oleh seluruh lintas OPD maupun masyarakat lain. Misalnya pemberian jaminan kesehatan bagi anak risiko stunting oleh Dinas Sosial,” jelasnya.

Baca Juga: Tak Ada Penyekatan di Karanganyar Saat Nataru, Tapi Harus Sudah Vaksin

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan percepatan penanganan stunting bisa lebih tinggi capaiannya jika dilaksanakan secara gotong-royong. “Tidak hanya mengejar target presentase, tetapi bagaimana membuat masa depan anak-anak menjadi lebih baik,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada ibu menyusui untuk memberikan ASI eksklusif minimal enam bulan, dan imunisasi lengkap. Ia juga meminta masyarakat tidak menikah muda untuk mencegah stunting.

“Kekurangan gizi untuk saat ini rasanya tidak mungkin, hanya pola makannya yang sering kurang teratur dengan baik. Kita syukuri sampai hari ini capaiannya sudah bagus, yaitu turun sebesar 1 persen menjadi 4 sekian persen, yang penting terus lakukan sosialisasi,” kata Juliyatmono

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

Bawaslu Boyolali Gandeng Penyandang Disabilitas untuk Awasi Pemilu

Sosialisasi diadakan untuk meningkatkan peran pengawasan partisipatif penyandang disabilitas dalam pemilihan umum (pemilu).

Bawa Sapi Bergejala PMK di Wonogiri, Peternak akan di-Blacklist

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri secara tegas berupaya mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK pada hewan ternak.

Solo Ditunjuk Siapkan SDM Industri Mobil Listrik Dunia, Ini Kata Gibran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menyebut Solo Technopark yang ditunjuk jadi penyedia SDM untuk pengembangan industri mobil listrik dunia sangat sibuk setahun terakhir ini.

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Info Lur! 2.241 Loker Tersedia di Virtual Job Fair 2022 Wonogiri

Sebanyak 2.241 lowongan kerja dari 25 perusahaan tersedia pada Wonogiri Virtual Job Fair 2022.

Salah Satu Peritel Terbesar Asia Masuk Solo, Sudah Survei Lokasi Loh!

Salah satu perusahaan ritel atau peritel terbesar di Asia, PT Lulu Group Retail berekspansi ke Solo dan tengah melakukan survei lokasi.

Wuih, Crazy Rich Grobogan Joko Suranto Juga Bangun Jalan di Bandung Euy

Pengusaha berjuluk crazy rich Grobogan, Joko Suranto, ternyata juga pernah membangun jalan di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat, pakai uang pribadi senilai Rp1 miliar.

Disparbudpora Klaten Petakan Taman Nyi Ageng Rakit, untuk Apa?

Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten memetakan Taman Nyi Ageng Rakit.

Tunggu SE Wali Kota, Satpol PP Solo Minta Warga Tetap Pakai Masker

Satpol PP Solo mengimbau masyarakat tetap memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan atau tempat terbuka karena belum ada SE Wali Kota yang mengatur boleh lepas masker.

Disdukcapil Klaten Luncurkan Sakura Pengganti Sipon Keduten, Apa Itu?

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Klaten meluncurkan pelayanan online baru bernama Sakura, akronim dari Sistem Layanan Administrasi Kependudukan Dalam Jaringan.

249 Calhaj Boyolali Tidak Bisa Naik Haji Tahun 2022, Ini Sebabnya

Kuota haji Boyolali pada 2022 sebanyak 317 calon jemaah haji dengan 91 cadangan.

Tali Pusar Masih Menempel, Ini Usia Bayi yang Membusuk di Bengawan Solo

Tali pusar masih menempel di perut bayi yang jasadnya ditemukan membusuk di pinggri Bengawan Solo di Jaten, Karanganyar.

8 Calhaj Klaten Tunda Keberangkatan Tahun Ini, Kenapa?

Kabupaten Klaten mendapatkan kuota pemberangkatan haji sebanyak 493 calon jemaah haji (calhaj) di tahun ini.

5 Desa di Karanganyar Ini Dicanangkan Jadi Desa Cantik, Apa Itu? 

Lima desa di lima Kecamatan di Karanganyar dicanangkan menjadi Desa Cantik yang merupakan kependekan dari Desa Cinta Statistik.

Wow, Solo Dipercaya Latih SDM Untuk Industri Mobil Listrik Dunia

Kementerian Investasi menunjuk Solo Technopark sebagai instrumen terpenting penyediaan tenaga kerja guna mendukung pembangunan ekosistem industri mobil listrik di Indonesia.