Alas Ketonggo Ngawi, Gerbang Alam Gaib Gunung Lawu?

Kisah misteri tentang Alas Ketonggo di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, yang diyakini sebagai gerbang menuju alam gaib di Gunung Lawu.

 Kali Tempur Alas Ketonggo Srigati di Ngawi. (Facebook/ Alas Ketonggo-Srigati)

SOLOPOS.COM - Kali Tempur Alas Ketonggo Srigati di Ngawi. (Facebook/ Alas Ketonggo-Srigati)

Solopos.com, NGAWI — Alas Ketonggo di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, merupakan salah satu tempat wingit yang menyimpan segudang misteri. Berdasarkan mitos yang berkembang, hutan ini dipercaya sebagai gerbang alam gaib Gunung Lawu.

Huta ini juga dipercaya sebagai tempt istirahat raja terakhir Majapahit, Prabu Brawijaya V, sebelum bertapa dan moksa di Gunung Lawu. Hal inilah yang mendasari anggapan bahwa hutan itu merupakan pintu gerbang alam gaib menuju Gunung Lawu.

PromosiKisah Kesaktian Sunan Bayat, Mengutuk Penyamun Jadi Manusia Domba

Alas Ketonggo berlokasi di Desa Babadan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Tempat ini merupakan titik kesembilan dari 32 lokasi spiritual petilasan Prabu Brawijaya V. Kabarnya, tempat ini memiliki kekuatan gaib yang paling besar.

Baca juga: Kuliner Lethok, Berawal dari Inisiatif Warga Ngawi pada Masa Penjajahan

Sang raja konon beristirahat di hutan tersebut setelah lari dari Kerajaan Mahapahit karena diserang pasukan Demak di bawah pimpinan Raden Patah dan Walisanga. Waktu itu, Brawijaya V dikisahkan berencana pergi ke puncak Gunung Lawu.

Prabu Brawijaya V kemudian melepas semua artibut kerajaannya berupa jubah, mahkota, serta benda-benda pusaka yang kemudian raib di alas ini. Sang raja kemudian menyucikan diri Kali Tempur, sungai kini lokasinya tak jauh dari suatu punden di Alas Ketonggo.

Dikutip dari jurnal milik mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, Francisca Andriani, petilasan Brawijaya V di hutan ini kali pertama ditemukan Kepala Desa Babadan, Somo Darmojo, pada 1963. Petilasan ini berupa punden yang konon terus bertambah tinggi dan berhenti pada waktu-waktu tertentu.

Baca juga: Penasaran? Kira-Kira Ada Apa di Alun-Alun Ngawi Terbesar se-Jawa Timur

Dalam jurnal itu, disebutkan pula bahwa Alas Ketonggo—menurut penduduk setempat—merupakan pusat keraton lelembut atau makhluk halus. Kini, sebagian orang memanfaatkan Alas Ketonggo sebagai tempat bermeditasi.

Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Ngawi, Ngawikab.go.id, Kamis (26/1/2022), hutan seluas 4.836 m² ini merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan luar kota hingga luar negeri seperti Malaysia dan Singapura.

Pengunjung yang datang dari berbagai daerah itu kebanyakan mendatangi Palenggahan Agung Srigati guna melakukan ritual yang biasanya dipimpin sang juru kunci bernama Marji.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

+ PLUS Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

Setelah puluhan tahun Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) bungkam mengenai fenomena UFO (Unidentified Flying Object) atau benda terbang tak dikenal, akhirnya mereka buka suara pada audiensi publik pertama, Selasa (17/5/2022), yang dapat ditarik kesimpulan bahwa fenomena tersebut bukan fiksi dan dianggap sebagai ancaman serius.

Berita Terkini

2 Pelaku Pembalakan Liar Hutan di Ponorogo Ditangkap, 3 Pelaku Diburu

Dua dari lima pelaku pembalakan liar hutan lindung di Kabupaten Ponorogo berhasil dibekuk.

Awalnya Flu & Kejang, Puluhan Sapi di Magetan Terkonfirmasi Positif PMK

Puluhan ekor sapi di Kabupaten Magetan terkonfirmasi positif PMK dengan gejala awal flu dan kejang-kejang.

Kreatif! Kakek-Kakek di Madiun Ini Ubah Limbah Kayu Jadi Miniatur Truk

Seorang kakek-kakek di Kabupaten Madiun ini mengubah limbah kayu menjadi kerajinan truk yang bernilai ekonomi.

Sadis, Pemuda Bunuh Teman Kencannya Pakai Pisau di Hotel Kediri

Pemuda asal Jombang membunuh teman kencannya di salah satu hotel di Kediri.

Waduh, 2 Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Ada Luka di Mulut dan Kaki

Dua ekor sapi di Kabupaten Madiun dinyatakan suspek penyakit mulut dan kaki (PMK).

9 Rumah di Pasuruan Dihantam Truk Bermuatan Pasir, Diduga Rem Blong

Dump truk berpelat nomor M 8148 UG bermuatan pasir batu menabrak sembilan bangunan rumah warga di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Belum Direlokasi saat Revitalisasi Dimulai, Pedagang Pasar Sleko Ngeluh

Sejumlah pedagang Pasar Sleko, Kota Madiun, mengeluh karena belum direlokasi saat proyek revitalisasi pasar tersebut dimulai.

Rem Blong, Truk Kontainer Tabrak Ruko & Mobil, 1 Orang Meninggal

Truk kontainer menabrak rumah toko dan mobil di kawasan Simpang 3 Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Rabu (18/5/2022). D

Bahasa Walikan Malang Ada Sejak Zaman Belanda, Dulu Dipakai Jadi Sandi

Bahasa Walikan Malang ternyata sudah ada sejak zaman Belanda, dahulu digunakan prajurit sebagai kode atau sandi.

Ratusan Sekolah di Ponorogo Tak Miliki Kepsek, Kenapa Ya?

Ratusan sekolah di Ponorogo tidak memiliki kepala sekolah definitif.

Fakta Baru Kecelakaan Maut di Tol Surabaya, Bus Tak Lakukan Pengereman

Polda Jatim menemukan fakta baru terkait kecelakaan lalu lintas maut di Tol Surabaya-Mojokerto yang menewaskan 14 orang.

Sopir Bus Kecelakaan Maut di Tol Surabaya Terancam Jadi Tersangka

Sopir bus kecelakaan maut di Tol Surabaya-Mojokerto berpotensi ditetapkan sebagai tersangka.

Seluruh Korban Kecelakaan di Tol Surabaya Diberi Santunan

Jasa Raharja memberikan santunan kepada seluruh korban dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto.

Sah! Dua Perda di Ponorogo Resmi Dicabut, Ini Alasannya

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mencabut dua peraturan daerah (Perda) dalam Rapat Paripurna di gedung wakil rakyat setempat, Selasa (17/5/2022).

Ngeri, Kondisi Bodi Bus Kecelakaan Maut di Tol Surabaya Rusak 80%

Kerusakan bodi bus yang mengalami kecelakaan hebat di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto mencapai 80%.