13 Peti Mati Warga Kelas Menengah Mesir Kuno Ditemukan di Sahara
Para arkeolog membuka peti mati yang ditemukan di perkuburan kuno Saqqara, Mesir, Kamis (10/9/2020). (Thesun.co.id)

Solopos.com, SAHARA — Peti mati Mesir kuno bagi para warga kelas menengah dan pekerja yang disegel selama ribuan tahun ditemukan. Setidaknya, 13 peti mati kayu ditemukan di perkuburan gurun kuno Saqqara, Mesir.

Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir mengatakan bahwa peti mati ini sangat menarik karena bagian dalamnya masih dalam keadaan utuh. Kondisi baik itu tidak seperti ribuan peti mati lainnya yang ditemukan di Saqqara.

Menurut Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir, peti mati itu ditemukan di lubang pemakaman dengan kedalaman 36 kaki atau sekitar 11 m di bawah tanah.

Ilmuwan Perbesar Dark Matter, Kerangka Alam Semesta Terungkap

Para arkeolog menduga masih ada lebih banyak peti mati di lubang tersebut. Peti-peti mati itu seperti menunggu untuk ditemukan para peneliti arkeologi.

Kotak-kotak kayu yang dihias itu ditumpuk satu sama lain dan anehnya mereka masih terawat dengan baik. Bahkan, jika dilihat secara dekat, para arkeolog masih bisa melihat cat berwarna di atasnya.

Saqqara diperkirakan menjadi lokasi kuburan utama bagi ibu kota Mesir kuno, Memphis. Orang Mesir kuno mengubur orang mati di lokasi tersebut selama kurang lebih 3.000 tahun.

I’m Tee, Me Too Andalkan 6 Pemain Drama Thailand Paling Diminati

Banyak makam rumit untuk elite Mesir telah ditemukan di situs tersebut. Tetapi penggalian yang lebih baru telah menemukan penguburan yang lebih sederhana, kemungkinan untuk orang kelas menengah atau pekerja.

Para arkeolog membuka peti mati yang ditemukan di perkuburan kuno Saqqara, Mesir, Kamis (10/9/2020). (Thesun.co.id)
Para arkeolog membuka peti mati yang ditemukan di perkuburan kuno Saqqara, Mesir, Kamis (10/9/2020). (Thesun.co.id)

Misteri Pengawetan

Entah bagaimana, peti-peti mati yang baru-baru ini ditemukan tetap tidak tersentuh oleh perampok kuburan dan terpelihara dengan sangat baik.

Sesal Mantan Supervisor Kecanduan Judi Online Viral, Ini Ceritanya…

Lokasi kering bawah tanah disinyalir menjadi alasan untuk membantu mengawetkan dan merawat peti-peti kuno tersebut dari pelapukan. Atau, kemungkinan lainnya adalah karena adanya cairan misterius yang telah dicampurkan ke dalam peti-peti mati tersebut.

Para arkeolog berharap beka-bekal kubur dalam peti mati bisa dianalisis lebih lanjut. Dengan begitu, temuan arkeologi tersebut diharapkan bisa mengajari manusia masa kini tentang peradaban Mesir kuno.

Seperti halnya penemuan pemakaman di Mesir Kuno, pasti akan selalu diwarnai dengan pembicaraan mengenai kutukan firaun. Beberapa orang percaya bahwa kutukan itu akan mempengaruhi siapa saja yang mengganggu sisa-sisa mumi orang Mesir Kuno.

Prototipe Starship SN6 Sukses Meluncur, Misi ke Bulan dan Mars Kian Nyata

Dikatakan dalam mitos itu, mereka yang menggangu makam bakal dihinggapi sial, penyakit, bahkan kematian. Kutukan ini diduga akan menyerang siapa saja, tanpa membedakan arkeolog dan pencuri.

Kutukan itu sering dihubungkan dengan Raja Tutankhamun dan orang-orang yang meninggal setelah membuka makamnya. Lalu bagaimana menurutmu?

Apa kamu percaya dengan kutukan itu?

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya


Kolom