Yusuf Mansur Sebut Hotel Siti Diwakafkan, Sudarso: Bohong Lagi Dia

Sudarso menantang Yusuf Mansur untuk menunjukkan bukti akta wakaf Hotel Siti.

 Wartawan Sudarso Arief Bakuama melakukan reportase di Hotel Siti yang kini sedang digugat ke Pengadilan Negeri Tangerang, beberapa waktu lalu. (Youtube Thayyibah Channel)

SOLOPOS.COM - Wartawan Sudarso Arief Bakuama melakukan reportase di Hotel Siti yang kini sedang digugat ke Pengadilan Negeri Tangerang, beberapa waktu lalu. (Youtube Thayyibah Channel)

Solopos.com, JAKARTA — Sudarso Arief Bakuama yang menjadi tempat mengadu para investor patungan usaha Yusuf Mansur menyebut dai kondang itu berbohong terkait pernyataan Hotel Siti sudah diwakafkan untuk pesantren.

Sudarso menantang Yusuf Mansur untuk menunjukkan bukti akta wakaf Hotel Siti.

PromosiBoleh Merdeka Belajar Asalkan Jangan Liberal

“Bohong lagi dia. Kalau memang benar itu sudah diwakafkan, coba tunjukin pada kita mana akta wakafnya? Siapa wakif (pemberi wakaf)-nya, siapa nadzir (penerima wakaf)-nya? Tunjukin, kita saksikan bersama-sama, jangan di pengadilan. Wakaf itu urusan umat, umat perlu tahu, ayo tunjukin! Kalau terjadi wakaf itu berarti ilegal karena ini investasi yang melibatkan ribuan orang,” ujar Sudarso seperti dikutip Solopos.com, Senin (17/1/2022).

Sudarso melanjutkan, ada tata cara seseorang ingin mewakafkan harta. Dalam konsep wakaf ada pemberi wakaf yang biasa disebut wakif serta ada penerima wakaf yang disebut sebagai nadzir.

Jika benar Yusuf Mansur sudah mewakafkan Hotel Siti yang kini sedang digugat oleh investor maka bisa dipastikan proses wakaf tersebut ilegal.

Baca Juga: Yusuf Mansur: Hotel Siti Sudah Diwakafkan

“Hotel Siti katanya sudah diwakafkan ke pesantren dengan alasan tidak ingin menjadi fitnah di masyarakat. Justru anda sedang bikin fitnah baru. Bicara wakaf itu ada wakif, nadzir-nya siapa?  Jangan-jangan dia sebagai wakif sekaligus nadzir. Terus bagaimana dengan investor dilibatkan apa tidak? Jika investasi dikelola kredibel dengan manajemen bagus, semua kebijakan investasi diatur oleh organisasi, bukan oleh seseorang. Kalau memang itu yang terjadi patut diduga investasi itu akal-akalan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansur mengatakan Hotel Siti yang kini digugat sebagian investor statusnya sudah diwakafkan untuk pesantren.

Hal itu dilakukannya agar tidak menjadi fitnah di masyarakat. Pernyataan itu disampaikan Yusuf Mansur saat mendatangi Mira, salah satu investor yang tinggal di Kelurahan Serua, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Baca Juga: Ustaz Yusuf Mansur Dituding Bohong Soal Dana Investor Hotel Siti

Yusuf Mansur menyerahkan uang senilai Rp16 juta dari investasi senilai Rp12 juta yang ditanam Mira pada 2012. Kelebihan Rp4 juta tersebut disebut Yusuf Mansur sebagai uang kerahiman dan bukan bunga.

“Sekarang sudah wakaf, tinggal bikinin nota aja. Sekarang aja udah ditempati pesantren kok,” ujar Yusuf Mansur yang didampingi sejumlah pegawainya, kepada Mira, seperti dikutip Solopos.com dari kanal Youtube Daqu Channel, Jumat (14/1/2022).

Yusuf Mansur bercerita, pada 2018 dirinya berkeliling sejumlah kota untuk memulangkan kembali uang jemaah yang berinvestasi melalui program patungan usaha pembangunan hotel. Ia menyebut sudah mendatangi Solo, Jogjakarta, Surabaya, Medan, Bogor, Tangerang, dan Bandung.

Baca Juga: Ini Bukti Yusuf Mansur Kembalikan Dana 2.500 Investor Hotel Siti

“Saya mikir gimana caranya ngebersihin total. Lalu saya bikin tur ke sejumlah kota. Bapak-Ibu saya izin mulangin ya. Ini saya lebihin 10 persen tapi bukan bunga ya tapi kerahiman karena duit lama di saya,” katanya.

Yusuf Mansur mengaku sudah memulangkan uang milik 2.500 investor dari total 2.900 orang yang turut patungan usaha hotel.

“Jemaah-jemaah pada nangis waktu saya sampein itu. Saya ingat ada di Solo waktu itu yang tanya ‘Ustaz, antum mulangin pakai duit siapa?’. ‘Ya duit saya, Pak’. ‘Lah, kalau sudah mulangin duitnya itu hotel milik antum dong’. Tapi saya bilang ‘udah gapapa, supaya adil saya jadikan hotel wakaf’. Walaupun duit sudah dipulangin tapi hotelnya jadi wakaf pesantren, pasti seneng, kan,” tutur Yusuf Mansur.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

+ PLUS Riset Belanda Ungkap Tiga dari 10 Situs Jawa Kuno di Boyolali Hilang

Masa Jawa Kuno meninggalkan sejumlah peradaban di Kota Susu Boyolali, di mana berdasarkan hasil riset yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Leiden Belanda dalam riset disertasinya pada 2009, mengungkap tiga dari 10 situs dinyatakan hilang.

Berita Terkini

Tiga Kota Ini Besok Cuacanya Panas, Mana Saja?

Banda Aceh, Surabaya dan Jakarta Pusat memiliki suhu maksimal 34 derajat Celcius.

Rayakan HUT Ke-65, Ini Bukti Astra Dukung Pendidikan Berkualitas

Selama 65 tahun berkarya, Astra telah membina lebih dari 21.000 sekolah, di antaranya merupakan 3.320 SMK, penyerahan 276.000 paket beasiswa.

Kuliah Umum di UNS, Menteri Bahlil Kisahkan Orang Tuanya Buruh & Tukang Cuci

Di hadapan 600-an mahasiswa UNS yang hadir secara luring, Bahlil Lahadalila mengatakan ada dua jenis pengusaha berdasarkan kondisinya, yakni pengusaha by nasab dan by nasib.

India Dihantam Gelombang Panas 49,2 Derajat Celcius

Gelombang panas itu merupakan yang kelima di Kota Delhi, India sejak Maret 2022.

Pakar Prediksi Pandemi Covid-19 Berakhir Maksimal Awal 2023

Akhir krisis kesehatan pandemi Covid-19 akan terjadi jika sepertiga negara di dunia telah masuk dalam kategori terkendali atau endemi.

Isu Strategis Penentu Kelancaran Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bekerja keras menyelesaikan lima isu strategis yang akan menjamin kelancaran pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2024.

Legawa Ditolak Singapura, UAS Masih Sisakan Kekecewaan Ini

Namun Abdul Somad masih menyisakan rasa kecewa lantaran perlakuan petugas Imigrasi Singapura dinilainya tidak manusiawi.

Jokowi Pernah Bilang Buka Masker 6 Bulan Lagi, Kenapa Mulai Hari Ini?

Saat meninjau proyek Sirkuit Formula E di Ancol Jakarta, Presiden Jokowi mengatakan tidak perlu tergesa-gesa dalam membuka masker, kira-kira enam bulan lagi.

Sumuk! Ini Penyebab Cuaca Panas Sepanjang Mei 2022

Inilah penyebab suhu udara di Indonesia terasa panas sepanjang Mei 2022.

Bangun Bendungan Raksasa, China Dituding Rusak Hutan Filipina

Proyek bendungan di Filipina yang dibiayai China dianggap telah merusak alam Pegunungan Sierra Madre yang merupakan hutan terbesar di negara tersebut.

1.432 Mahasiswa Kuliah di ITS PKU Muhammadiyah Solo, dari 29 Provinsi Hlo

Saat ini ITS PKU Muhammadiyah Solo telah memiliki 1.432 mahasiswa yang tersebar di delapan program studi yang saat ini ada di kampus tersebut.

Kuartal I/2022, PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) Raih US$813 Juta

Hasil keuangan kuartal I/2022 PT Barito Pasific Tbk. (BRPT) mencerminkan kinerja yang solid walaupun terdapat gejolak di pasar energi yang terjadi didorong oleh konflik Rusia-Ukraina.

Ceramah Ini Dijadikan Alasan Singapura Tolak Ustaz Abdul Somad

Ministry of Home Affairs atau MHA menyatakan menolak Ustaz Abdul Somad (UAS) masuk ke Singapura karena isi ceramah UAS dinilai mengandung ajaran ekstrimisme.

Pelaku Perjalanan ke Luar Negeri Wajib Bermasker Tiga Lapis

Pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) wajib mengenakan masker tiga lapis meskipun pandemi Covid-19 mulai mereda.

Henry Indraguna "Kowe Meneh" Jadi Anggota Tim Ahli Wantimpres

Henry Indraguna sebagai pengacara kondang juga penulis buku Memahami Tafsir Pasal Tindak Pidana Korupsi (Kaidah-Kaidah Hukum dan Doktrin-Doktrin) dipercaya membidangi Hukum dan Perundang-undangan.

Pelaku Perjalanan KA Tetap Wajib Pakai Masker

Bagi pelaku perjalanan, masker tetap wajib dikenakan baik saat berada dalam KA maupun selama berada di lingkungan stasiun.