Wow, Per Tahun, Orang Indonesia Gunakan 182,7 Miliar Kantong Plastik

masyarakat dunia diperkirakan membuang 5 triliun sampah kantong plastik setiap tahunnya.

 Penerapan kebijakan kantong plastik berbayar di minimarket (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)

SOLOPOS.COM - Penerapan kebijakan kantong plastik berbayar di minimarket (Abdul Hamied Razak/JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, JAKARTA–Tiap 3 Juli, dunia memperingati International Plastic Bag Free Day atau Hari Tanpa Kantong Plastik Sedunia.

Peringatan ini didedikasikan untuk meningkatkan kesadaran bahwa penggunaan kantong plastik, yang biasanya hanya sekali pakai, sangat berbahaya bagi lingkungan.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Studi yang dilakukan Travis P. Wagner (2017) memperkirakan masyarakat dunia membuang 5 triliun sampah kantong plastik setiap tahunnya.

Padahal, secara rata-rata, hanya menggunakan kantong plastik selama 12 menit sebelum dibuang.

Di Indonesia, kantong plastik juga masih jadi barang konsumsi sehari-hari.

Baca Juga: Patut Ditiru! Surabaya Larang Kantong Plastik di Pasar Tradisional

Data dari Making Oceans Plastic Free (2017) menyatakan rata-rata ada 182,7 miliar kantong plastik yang digunakan di Indonesia setiap tahunnya.

Dari jumlah tersebut, bobot total sampah kantong plastik di Indonesia mencapai 1.278.900 ton per tahun.

Di rata-rata berat badan seseorang 60 kg, maka berat sampah kantong plastik pertahunnya di Indonesia sama dengan berat badan 21.315.000 orang.

Masih dari data yang sama, dikatakan bahwa sampah kantong plastik menyumbang setidaknya 40% dari keseluruhan limbah plastik di Indonesia.

Per tahun, 511.560 ton kantong plastik yang digunakan masyarakat Indonesia berakhir ke lautan.

Baca Juga: Mahal! Ini Perkiraan Harga Kantong Plastik Setelah Kena Cukai

Studi dari Jenna R. Jambeck dan kawan-kawan (2015) menyatakan Indonesia sebagai penyumbang terbesar kedua sampah plastik ke laut, setelah China.

Setidaknya 16% sampah plastik di lautan berasal dari Indonesia.

Padahal, menurut studi dari Gabriella F. Schirinzi dan kawan-kawan (2017) menyatakan bahwa mikroplastik yang ada dalam makanan laut dan minuman memiliki efek beracun bagi sel manusia.

Pada 2019, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan Pergub No. 142/2019 yang membatasi penggunaan kantong plastik.

Peraturan yang mulai berlaku pada 1 Juli 2020 tersebut melarang toko toko modern atau tradisional menyediakan kantong plastik untuk konsumennya.

Baca Juga: Deal! Komisi XI DPR Setuju Tarif Cukai Kantong Plastik

Setahun setelah peraturan tersebut diterapkan, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta bersama Gerakan Indonesia Diet Kantong Plastik (GIDKP) melakukan survei kepada 1.220 keluarga.

Hasilnya, dibandingkan dengan data pada 2018, terjadi penurunan penggunaan kantong plastik hingga 42%.

GIDKP menyatakan penurunan tersebut setara dengan pengurangan sebesar 4.739 ton sampah kantong plastik pertahunnya.

Dari survei yang sama, diperkirakan terjadi pengurangan penggunaan kantong plastik hingga 82% di toko retail modern dan pasar tradisonal, tempat Pergub No. 142/2019 diperlakukan.

Toko retail modern mencapai 95% hingga 100% pengurangan kantong plastik, sedangkan di pasar tradisional terjadi pengurangan 50%.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Keluarkan Edaran Larangan Pakai Kantong Plastik

Artinya, intervensi pemerintah melalui aturan hukum dinilai sukses mengurangi sampah kantong plastik.

Hingga 2021, di Indonesia sudah ada dua provinsi, 28 kota, dan 26 kabupaten yang memiliki aturan pembatasan plastik sekali pakai.

Berita telah tayang di Bisnis.com berjudul Setiap Tahun, 182,7 Miliar Kantong Plastik Dipakai di Indonesia

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Langit dari Bumi di Observatorium Bosscha dan Ancaman Polusi Cahaya

      + PLUS Langit dari Bumi di Observatorium Bosscha dan Ancaman Polusi Cahaya

      Observatorium Bosscha yang berlokasi di Lembang, Jawa Barat adalah observatorium astronomi modern pertama di Asia Tenggara, yang berkatnya pengamatan langit dari bumi dapat mendukung pengembangan astrofisika dalam topik bintang, namun kini terancam polusi cahaya.

      Berita Terkini

      Terkini! Bharada E Pecat Pengacaranya Deolipa Yumara

      Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada RE atau Bharada E mencabut kuasa pengacaranya, yakni Deolipa Yumara dan Muhammad Burhanuddin mulai Rabu (10/8/2022).

      Solopos Hari Ini: Josua Pegang Kartu Sambo

      Motif pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Josua (J) yang diotaki Irjen Pol. Ferdy Sambo kian terungkap.

      Tren Mobil Listrik, Teknologi Baterai Jadi Tantangan bagi Periset

      Komponen baterai menjadi kendala utama dalam pengembangan industri kendaraan bermotor listrik. Ini jadi tantangan bagi periset.

      Sejarah Hari Ini: 12 Agustus 1990, Temuan Fosil Tyrannosaurus Rex

      Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi dari tahun ke tahun pada 12 Agustus.

      Laporkan Pesulap Merah, Gus Samsudin Diperiksa Polda Jatim Jumat

      Polda Jawa Timur dijadwalkan memeriksa Gus Samsudin terkait laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Pesulap Merah pada Jumat (12/8/2022).

      Dipecat karena Selingkuh dengan Atasan, Polwan Kalah di PTUN

      PTUN Tinggi Makasar menolak gugatan mantan polwan Polda Maluku Utara, Raniandini Yasa, terhadap Kapolda Malut Irjen Pol Risyapudin Nursin karena tidak terima dipecat.

      Kasus Pelecehan di Unri, MA Putuskan Dekan Tak Bersalah

      MA menilai Syafri Harto tidak bersalah atas tuduhan pelecehan seksual dilakukannya kepada mahasiswi Unri.

      Pembunuh Guru TK di Mataram Diduga Pacar Korban

      Pembunuh guru taman kanak-kanak (TK) berinisial H di rumahnya, Gunungsari, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat beberapa hari lalu diduga kuat pacarnya.

      Setahun, Pembunuhan Ibu Anak di Subang Mulai Temukan Titik Terang

      Seorang yang diamankan itu berinisial S, yang diduga berada di lokasi kejadian saat peristiwa pembunuhan ibu anak di Subang terjadi.

      Selama 6 Hari di Magelang, Bharada E dan Brigadir J Tinggal Sekamar

      Bahkan saat mengawal keluarga Irjen Ferdy Sambo di Magelang, Jawa Tengah dari tanggal 2-7 Juli 2022, mereka tidur sekamar. 

      Pengacara: Ferdy Sambo Janjikan Uang dan Kasus Bharada E Dihentikan

      Ferdy Sambo menjanjikan kasus tersebut akan dihentikan oleh polisi (SP3) karena Bharada E dianggap membela diri dari tembakan Brigadir J.

      Brigadir J Berlutut, Bharada E Tembak 4 Kali atas Suruhan Ferdy Sambo

      Ketika masuk ke ruangan tersebut Bharada E melihat Brigadir J dalam posisi berlutut di depan Ferdy Sambo.

      Kabar Bupati Pemalang Ditangkap KPK, Gubernur Ganjar: Hentikan Korupsi!

      Selain Bupati Pemalang, sumber kuat di KPK menyebutkan aparat tim antirasuah itu juga menangkap puluhan orang lainnya.

      2 Versi Motif Pembunuhan Brigadir J, Mana yang Benar?

      Ferdy Sambo mengaku menghabisi nyawa anak buahnya itu karena marah lantaran harkat dan martabat istrinya, Putri Candrawathi, dilecehkan. 

      Bupati Pemalang Dikabarkan Kena OTT KPK, Begini Reaksi Ganjar

      Bupati Pemalang, Mukti Agung Wibowo, dikabarkan terkena operasi tangkap tangan atau OTT yang digelar KPK di kompleks Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11/8/2022) malam.