Patut Ditiru! Surabaya Larang Kantong Plastik di Pasar Tradisional

Pemerintah Kota atau Pemkot Surabaya menerapkan larangan penggunaan kantong plastik di pasar modern maupun pasar tradisional.

 Ilustrasi penggunaan kantong plastik atau tas kresek untuk membawa barang belanjaan. (bbc.co.uk)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi penggunaan kantong plastik atau tas kresek untuk membawa barang belanjaan. (bbc.co.uk)

Solopos.com, SURABAYA — Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), mulai menerapkan larangan penggunaan kantong plastik, tak hanya di pasar modern, tapi juga di pasar tradisional.

Larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai di pasar modern maupun pasar tradisional ini tertuang dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik yang diterbitkan pada 9 Maret 2022.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, mengatakan bahwa peraturan itu akan diberlakukan setelah pemerintah kota melakukan sosialisasi peraturan selama 30 hari, atau pada 9 April 2022.

Baca juga: Mahal! Ini Perkiraan Harga Kantong Plastik Setelah Kena Cukai

“Hingga saat ini kami masih menyosialisasikan, terutama kepada warga dan asosiasi pedagang, agar tahu soal aturan ini,” kata Hebi.

Selama sosialisasi peraturan mengenai pengurangan penggunaan kantong plastik, DLH Kota Surabaya mengampanyekan penggunaan kantong belanja ramah lingkungan kepada warga serta pengelola pasar tradisional, pasar modern, toko swalayan, dan restoran.

“Kalau masyarakat mau belanja di pusat perbelanjaan, pasar tradisional, toko swalayan, dan restoran, kami imbau untuk menggunakan kantong ramah lingkungan. Dengan demikian, nantinya tidak ada lagi yang menjual atau menyediakan kantong plastik,” katanya.

Hebi mengatakan bahwa setelah peraturan tentang pengurangan penggunaan kantong plastik diberlakukan, pelaku usaha di Kota Surabaya tidak boleh lagi menyediakan kantong plastik sekali pakai bagi pembeli atau pengguna produknya.

“Ada sanksi administrasi bagi yang melanggar, mulai dari teguran lisan, tertulis, sampai dengan sanksi paksaan dari pemerintah baik itu penyitaan kantong plastik maupun paksaan pemerintah lainnya yang bertujuan menghentikan pelanggaran,” katanya.

Baca juga: Info! Tarif Tol Gempol-Pandaan dan Surabaya-Mojokerto Naik Malam Ini

Pemerintah Kota Surabaya membentuk satuan tugas yang anggotanya meliputi aparat Satpol PP untuk melakukan sosialisasi dan penegakan peraturan mengenai pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Hebi mengemukakan bahwa pemberlakuan ketentuan mengenai pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memproduksi dan menjual kantong belanja ramah lingkungan sebagai pengganti kantong plastik sekali pakai.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi dan Perdagangan untuk memunculkan produk kantong ramah lingkungan di pasar modern, swalayan, atau restoran,” katanya.

Pemerintah Kota Surabaya berharap pelarangan penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam kegiatan di pasar modern dan pasar tradisional bisa mengurangi hingga 50 persen dari sekitar 111.300 ton sampah plastik yang dihasilkan di Surabaya setiap tahunnya.

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Berkabung Tragedi Kanjuruhan, Pesta Rakyat Hari Jadi Ke-77 Jatim Dibatalkan

      Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, membatalkan acara pesta rakyat yang menghadirkan penyanyi cilik Farel Prayoga karena masih dalam masa berjabung tragedi Kanjuruhan.

      Wali Kota Madiun Batasi Penonton Konser Dewa 19 di Stadion Wilis

      Wali Kota Madiun memutuskan untuk mengurangi jumlah penonton konser Dewa 19 di Stadion Wilis pada 16 Oktober mendatang.

      Perbaiki Gizi Anak Stunting, Pemkot Madiun Beri Voucer Belanja Rp300.000/Pekan

      Pemkot Madiun memberikan voucer belanja Rp300.000 per pekan kepada ibu-ibu yang memiliki anak stunting.

      PSHT Kini Punya TerateCash, Aplikasi yang Memiliki Beragam Fitur Menarik

      Persaudaraan Setia Hati Terate atau PSHT kini memiliki apalikasi yang bertujuan untuk mempererat tali silaruhami bernama TerateCash.

      Dipicu Banjir, Tembakau di Tulungagung Dipanen Dini

      Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Tulungagung, Gatot Rahayu mengatakan sekitar 1.226 hektare tanaman tembakau yang tersebar di empat kecamatan Kabupaten Tulungagung terendam banjir imbas anomali cuaca dalam sepekan terakhir. 

      Sedulur Tunggal Kecer, Cikal Persaudaraan Setia Hati PSHT dan PSHW

      Sebelum bernama Setia Hati, pendiri aliran pencak silat Setia Hati, Ki Ngabehi Surodiwiryo menamai perkumpulannya sebagai Sedulur Tunggal Kecer.

      Prakiraan Cuaca Madiun Hari Ini: Cerah Pagi & Hujan dari Siang-Malam Hari

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada Kamis 6 Oktober 2022.

      Polri Analisa Rekaman CCTV di Pintu 9-14 Stadion Kanjuruhan

      Tim Investigasi Polri memeriksa dan menganalisa enam pintu di Stadion Kanjuruhan yang terdapat banyak korban berjatuhan.

      Tim Investigas Polri Periksa 31 Polisi Terkait Pelanggaran Etik di Kanjuruhan

      Tim Investigasi Polri kini tengah memeriksa 31 anggota polisi terkait pelanggaran kode etik saat pengamanan di Stadion Kanjuruhan Malang.

      Jadi Perguruan Silat Besar di Indonesia, Ini Perbedaan PSH Terate & PSH Winongo

      Berikut ini beberapa poin perbedaan antara PSH Terate dan PSH Winongo yang belum banyak orang tahu.

      Seorang Wanita Meninggal Tertabrak KA Singasari di Madiun, Begini Kronologinya

      Seorang wanita meninggal dunia setelah ditabrak Kereta Api Singasari di jalur kereta di Kelurahan Kelun.

      Ingin Tahu Akar Masalah Tragedi Kanjuruhan, Presiden Jokowi Datangi Para Korban

      Presiden Joko Widodo ingin mengetahui akar masalah tragedi Kanjuruhan Malang yang terjadi 1 Oktober 2022.

      Tragedi Kanjuruhan, Ratusan Mahasiswa Surabaya Tuntut Kapolda Jatim Dicopot

      Ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya menuntut Kapolda Jawa Timur supaya dicopot terkait tragedi kemanusiaan di Stadion Kanjuruhan Malang.

      Solopos Hari Ini: Tumbal Kesalahan Fatal

      Tudingan kesalahan lebih banyak diarahkan kepada Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC dan polisi yang berada di stadion saat terjadinya kericuhan.

      Dipimpin Wali Kota, Surabaya Doa Bersama untuk Korban Kanjuruhan

      Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama dengan ribuan suporter dan pemain Persebaya, Selasa (4/10/2022) malam, menggelar doa bersama untuk para korban tragedi Kanjuruhan Malang di halaman Taman Surya Balai Kota.