Tutup Iklan
Wali Kota Solo Beri Nama Bayi Unta TSTJ Dovir Olan, Artinya Mengejutkan!
Ilustrasi bayi unta

Solopos.com, SOLO -- Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, memberi nama bayi unta Taman Satwa Taru Jurug atau TSTJ Solo Dovir Olan saat pembukaan kembali TSTJ, Jumat (19/6/2020).

Dovir Olan adalah unta TSTJ Solo yang lahr April 2020, saat TSTJ masih ditutup untuk pengunjung umum. Pembukaan TSTJ, Jumat, adalah kali pertama Dovir bisa dilihat pengunjung umum.

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo membuka kembali TSTJ setelah tutup sejak Senin (16/3/2020). Masyarakat dapat menyaksikan koleksi satwa secara langsung asalkan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Mulia Banget, Pemilik Warung Mi Ayam di Klaten Ini Turunkan Harga Selama Pandemi

Pembukaan kembali TSTJ ditandai pemukulan kentungan oleh Wali Kota Solo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Jumat pagi. Wali Kota juga memberikan nama unta jantan TSTJ Solo yang lahir April lalu dengan nama Dovir Olan pada kesempatan tersebut.

Nama Dovir Olan adalah kependekan dari nama berbahasa Jawa yang diberikan Rudy, sapaan akrab Wali Kota. Dovir Olan berasal dari kalimat dumadakan ana virus unta lanang lahir. Terjemahan bebasnya mendadak ada virus, unta jantan lahir.

Wali Kota mendapatkan inspirasi nama unta TSTS Solo tersebut secara spontanitas ketika mencuci tangan sebelum masuk area TSTJ.

Tunggu Ini, Wisata Candi Ceto dan Sukuh Karanganyar Masih Tutup

Penjualan Tiket untuk Pakan Satwa TSTJ

Rudy menjelaskan pembukaan TSTJ memberikan kesempatan kepada warga solo untuk mendapatkan hiburan dengan melihat koleksi fauna di TSTJ. Selama beberapa bulan warga Solo tak bisa menikmati hiburan karena pandemi Covid-19.

Hasil penjualan tiket TSTJ Solo akan digunakan untuk operasional pakan hewan. Rudy menegaskaan pengunjung wajib mengikuti protokol kesehatan dan warga berusia di bawah 18 tahun serta ibu hamil tidak diizinkan berkunjung.

“Ini mencoba 14 hari ke depan. Kalau selama 14 hari tidak ada pasien terpapar Covid-19 nanti anak-anak boleh berkunjung,” kata dia.

Tambah 1 dari Mancasan, Pasien Covid-19 Sembuh di Sukoharjo Jadi 61

Direktur Perusahaan Daerah (PD) TSTJ Solo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso, mengapresiasi masyarakat yang turut memberikan donasi pakan, obat satwa, membeli tiket di muka, dan donasi operasional. Manajemen berhasil mengumpulkan Rp1.825.321.233 atau Rp1,82 miliar dari program beli tiket di muka itu. Dana itu alah satunya untuk kebutuhan pakan dan perawatan unta TSTJ Solo.

Sementara itu, mengikuti TSTJ, UPT Kawasan Wisata Balekambang melakukan uji coba menerima kunjungan warga mulai Jumat. Objek wisata itu akan dibuka setiap hari pukul 07.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Pengunjung wajib memakai masker, mencuci tangan, dan memiliki suhu tubuh di bawah 37,5 derajat celcius.

TSTJ Solo Resmi Dibuka, Komen Pengunjung Pertama Bikin Terharu


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Pasang Baliho