Waduh Biyung! 40-an Anggota Penyelenggara Pilkada Klaten Positif Covid-19

Sekitar 40 anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan rapid test dan swab test.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi swab test. (Reuters)

Solopos.com, KLATEN — Puluhan anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka terkonfirmasi dari hasil rapid test yang digelar pekan lalu.

Anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 yang mengikuti rapid test itu terdiri atas panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), serta Linmas. Jumlahnya hampir 26.000 orang dan proses rapid test rampung pekan lalu.

Dari jumlah itu, ada 1.851 orang dengan hasil rapid test reaktif. Mereka yang dinyatakan reaktif lantas diminta melakukan karantina mandiri dan mengikuti swab test atau tes usap.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Anggit Budiarto, menuturkan proses tes usap anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 dikebut oleh petugas kesehatan yang ada di masing-masing wilayah. Anggit mengakui selama sepekan lalu petugas kesehatan berjibaku.

Cuma 2 Jam, 1.500 Tikus Sawah di Cawas Klaten Mati Ditembaki

Potensi petugas kesehatan di seluruh puskesmas berbagi tugas agar proses swab test kepada seribuan orang itu rampung dalam waktu sepekan.

“Belum keluar semua hasilnya. Sampai hari ini yang sudah keluar hasilnya dan terkonfirmasi positif Covid-19 ada 40an orang,” urai Anggit saat ditemui wartawan di Dinkes Klaten, Jumat (27/11/2020).

Anggit menjelaskan sampel tes usap yang dikirim dan sudah keluar hasilnya dari laboratorium sudah lebih dari dua pertiga dari jumlah total sampel yang dikirim. Dinkes masih menunggu hasil pengujian sampel tes usap 300-400 anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 dari laboratorium di Solo.

Anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 yang positif Covid-19 itu kini menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing di bawah pengawasan tim medis. Pasalnya, mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan orang tanpa gejala (OTG).

Tertular Dari Mana?

Belum ada analisis secara detail dari mana puluhan anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 itu terpapar virus corona. Namun, beberapa di antara mereka ada yang memiliki mobilitas tinggi ada pula yang tak bepergian kemana-mana.

Anggit menuturkan selain anggota penyelenggara pemilu di bawah KPU Klaten, rapid test dilakukan kepada pengawas di bawah Bawaslu yang berakhir pada Kamis (27/11/2020).

Jumlah orang yang mengikuti rapid test dari petugas di bawah KPU dan Bawaslu mencapai 28.000 orang. Pengecekan kondisi kesehatan juga dilakukan kepada anggota kepolisian dari polres hingga polsek yang bertugas pada Pilkada 2020 melalui swab test yang berakhir Jumat (28/11/2020).

Anggit meyakini anggota penyelenggara pemilu terkonfirmasi positif Covid-19 sembuh sebelum hari pemilihan 9 Desember nanti. Dinkes memperkirakan ketika ada penambahan jumlah anggota penyelenggara pemilu terkonfirmasi positif, mereka sudah dinyatakan negatif pada 6 Desember 2020.

Anggota KPU Klaten Divisi Teknis Penyelenggaraan, Samsul Huda, mengatakan rapid test menjadi tahapan yang dilakukan untuk memastikan petugas penyelenggara dalam kondisi sehat alias tak terpapar Covid-19.

Dia belum mengetahui secara pasti berapa banyak hasil rapid test anggota penyelenggara Pilkada Klaten 2020 yang dinyatakan reaktif serta terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan tes usap.

Siang Bolong, Pria 31 Tahun Ini Coba Perkosa Gadis Remaja di Rumah Sakit

“Kami optimitis tidak akan mengganggu tahapan. Karena memang mayoritas dari mereka hasilnya negatif. Mereka yang positif langsung diminta melakukan isolasi mandiri,” kata Samsul.

Ketua KPU Klaten, Kartika Sari Handayani, juga mengatakan belum mengetahui secara pasti berapa banyak anggota penyelenggara pemilu yang dinyatakan reaktif hingga terkonfirmasi positif Covid-19. Dia juga memastikan meski ada yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, tahapan pilkada tak terhambat.

“Kalau sejauh ini laporan yang kami terima belum ada yang satu TPS seluruh petugas reaktif,” kata dia.

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng Telusuri Politik Uang Pilkada di Empat Kabupaten, Mana Saja?

Solopos.com, SEMARANG--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menelusuri dugaan praktik politik uang yang terjadi pada pilkada serentak...

Beda Quick Count KPU, Partai Demokrat Klaim Menang di Pilkada Rembang

Solopos.com, SALATIGA — Partai Demokrat mengklaim meraih kemenangan pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Padahal hasil...

Harta Rp22 Miliar, Sahrul Gunawan Hanya Punya 1 Mobil

Solopos.com, JAKARTA -- Calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, Sahrul Gunawan untuk sementara unggul dalam hitung cepat Pilkada Bandung...

Sahrul Gunawan: Gagal di Pemilu Legislatif, Berjaya di Pilkada Bandung

Solopos.com, JAKARTA -- Artis sekaligus penyanyi Sahrul Gunawan yang menjadi calon Wakil Bupati Bandung, Jawa Barat, untuk sementara unggul...

Tak Bertuan, 32.772 Lembar Formulir C Pemberitahuan Dikembalikan

Solopos.com, KLATEN – Sebanyak 32.772 lembar formulir model C pemberitahuan sebagai undangan bagi pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT)...

Keluarga Kalla Kalah dalam Pilkada Makassar?

Solopos.com, JAKARTA — Pemilihan umum kepala daerah di Kota Makassar diikuti empat pasangan calon yang memperebutkan kursi wali kota...

Partai Demokrat Sementara Menangi 44% Pilgub 2020

Solopos.com, JAKARTA — Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengklaim menang di empat dari sembilan provinsi...

Berkat Sosialisasi di Masjid, Partisipasi Pemilih Pilkada Wonogiri Tinggi

Solopos.com, WONOGIRI — Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mengklaim tingkat partisipasi pemilihan kepala daerah atau Pilkada Wonogiri 71,26 persen berdasar...

Sri Mulyani Ungkap Kunci Sukses Dongkrak Suara di Pilkada Klaten 2020

Solopos.com, KLATEN - Pasangan Sri Mulyani-Yoga Hardaya unggul atas lawan-lawannya berdasarkan hitung cepat Desk Pilkada Pemkab Klaten. Sri Mulyani...

Pilkada Klaten: Mulyo Unggul di 23 Kecamatan, ORI 2 Kecamatan, ABY-HJT 1 Kecamatan

Solopos.com, KLATEN – Pasangan calon bupati (cabup)-calon wakil bupati (cawabup) Klaten, Sri Mulyani-Yoga Hardaya atau Mulyo, menang di 23...