Tutup Iklan

Viral 2 Legislator Karaoke di Ruang Kerja, Begini Tanggapan Ketua DPRD Solo

Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo, mengaku sudah meminta keterangan dua anggotanya yang berada di video karaoke di ruang kerja berdurasi tiga menit sembilan detik, yang beredar melalui WhatsApp (WA).

 Tangkapan layar video dua anggota DPRD Solo, Roro Indradi Sarwo Indah dan Hartanti bernyanyi di Ruang Komisi II DPRD Solo.

SOLOPOS.COM - Tangkapan layar video dua anggota DPRD Solo, Roro Indradi Sarwo Indah dan Hartanti bernyanyi di Ruang Komisi II DPRD Solo.

Solopos.com, SOLO — Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo, mengaku sudah meminta keterangan dua anggotanya yang berada di video karaoke di ruang kerja berdurasi tiga menit sembilan detik, yang beredar melalui WhatsApp (WA).

Mereka yaitu Roro Indradi Sarwo Indah dan Hartanti, legislator dari Fraksi PDIP DPRD Solo. “Sudah, saya sudah sampaikan ke yang bersangkutan. Tapi memang kejadiannya seperti itu. Jadi tidak ada acara khusus untuk karaoke,” ujar dia diwawancara wartawan, Selasa (27/7/2021) siang.

Baca Juga: Video 2 Anggota DPRD Solo Asyik Karaoke di Ruang Kerja Beredar Via WA

Budi yang juga dari FPDIP menjelaskan kegiatan bernyanyi yang dilakukan Hartanti dan Roro bukan khusus karaoke. Melainkan sebatas kegiatan selingan di sela-sela kegiatan rapat-rapat DPRD Solo. Kebetulan hari itu juga sedang ada anggota DPRD yang tasyakuran. Selain itu aksi karaoke dilakukan pada saat jam istirahat siang atau jeda rapat.

“Jadi kalau kemarin ada yang viral, apa ada anggota DPRD yang karaoke di ruangan itu kan sebenarnya kejadiannya tidak seperti itu, apa, murni karaokean. Jadi pas rapat-rapat di komisi sudah selesai kemudian ada salah satu anggota DPRD yang kebetulan pas tasyakuran pas makan siang. Jadi sudah selesai rapat-rapat dengan mitra kerja,” terang dia.

Budi menyatakan di Gedung DPRD Solo tidak ada fasilitas karaoke. Alat yang digunakan untuk berkaraoke Hartanti dan Roro menurut dia merupakan fasilitas untuk rapat. “kita di ruangan-ruangan kan enggak ada fasilitas itu. Adanya proyektor itu. Dan mikrofonnya kan mikrofon untuk rapat. Jadi secara khusus karaokenan enggak. Karena kegiatan rapat-rapat komisi sudah selesai, waktunya siang hari pas longgar, dan sedang ada anggota DPRD yang tasyakuran,” kata dia.

Baca Juga: Wow! Bocah 13 Tahun Ini Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020

Menurut Budi tidak ada unsur pelanggaran atas apa yang dilakukan Roro dan Hartanti bernyanyi di sela kegiatan kedinasan. “Kalau secara kode etik di DPRD enggak ada. Itu spontan saja itu,” urai dia. Disinggung apakah ada sanksi, Budi tidak secara lugas menjawab. Dia hanya menilai mestinya dokumentasi kegiatan seperti itu tidak perlu dibagikan ke luar, sehingga menyebar luas.

Sebab Budi menerangkan penilaian orang bisa menjadi beraneka ragam ketika melihat video itu. Apalagi di tengah kondisi serba sulit yang dirasakan masyarakat beberapa waktu terakhir. “Berkaitan dengan hal-hal semacam itu tidak perlu di-share kemana-mana. Karena mungkin orang penilaiannya lain. Apalagi di tengah kondisi seperti ini. Tapi secara khusus tidak ada niatan untuk berkaraoke,” sambung dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kemah Bela Negara di Delingan Karanganyar Digelar Luring Tapi Terbatas

Kemah Bela Negara nanti akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Pelajar di Boyolali Juga Masuk Sasaran Vaksinasi Desa

Vaksinasi untuk pelajar dilakukan melalui pendekatan desa untuk mendukung rencana pembelajaran tatap muka di Boyolali.

SDN 1 Wonogiri Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Deklarasi Sekolah Ramah Anak untuk mempertegas SDN 1 Wonogiri konsisten mengaplikasikan pembiasaan yang ramah anak.

Gibran Soal Prostitusi Gay di Nusukan Solo: Tak Ada Toleransi!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tidak akan menoleransi pelanggaran hukum termasuk praktik prostitusi gay di Nusukan.

Prostitusi Gay di Nusukan Solo Terbongkar, Ini Kata Warga Sekitar

Warga sekitar tempat indekos yang jadi lokasi prostitusi gay di Nusukan, Solo, mengaku tidak tahu ada penggerebekan oleh Polda Jateng.

Waduh, Mayoritas Pasar di Sragen Ternyata Rawan Kebakaran

Untuk antisipasi potensi kebakaran, pedagang diimbau lebih berhati-hati dan bila memungkinkan dilakukan simulasi kebakaran pasar.

Percepatan Vaksinasi di Wonogiri Terkendala SDM Vaksinator dan Internet

Joko Sutopo menyiapkan langkah strategis untuk merampungkan vaksinasi sesuai target, seperti penjadwalan ulang, kesiapan SDM vaksinator, data, dan stok vaksin.

Ngeri Lur! Eks Terminal Kartasura Jadi Lokasi Pesta Miras dan Esek-Esek

Lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang mangkrak bertahun-tahun malah disalahgunakan untuk pesta miras dan mangkal PSK.

Pengakuan Pria Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga: Merasa Terganggu

Aaksi nekat bakar mobil tetangga tersebut dilakukan AN secara sadar tanpa melibatkan pihak lain dan tidak berkaitan dengan peristiwa di mana pun.

Asyik! 8 Mobil Listrik Bergaya Klasik Siap Antar Turis Keliling Solo

Pemkot Solo dapat bantuan delapan unit mobil listrik bergaya klasik untuk mengantar wisatawan blusukan tempat wisata di Kota Solo.

PTM di Wonogiri Tunggu Vaksinasi Siswa dan Guru Rampung

Wonogiri akan menggelar PTM jika seluruh murid dan guru selesai divaksinasi dan fasilitas pendukung memenuhi syarat.

Jumlah Petani Muda Makin Banyak

Gerakan menarik kaum muda di Kabupaten Klaten agar mau berkecimpung di dunia pertanian makin masif, salah satunya dilakukan Komunitas Petani Muda Klaten.

Jejak Limbah Ciu Hilang Tersapu Hujan, Kali Samin Sukoharjo Bersih Lagi

Air Kali Samin yang sempat berubah hitam karena tercemar limbah ciu dari sentra industi ciu Mojolaban dan Polokarto, Sukoharjo, kembali bersih.

Rp4 M Insentif Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Karanganyar Belum Dibayar

Anggaran insentif pemulasaraan jenazah Covid-19 ini akan ditagihkan melalui Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Karanganyar.

Harga Cabai dan Bawang Putih di Wonogiri Naik Tipis

Cabai merah besar, cabai keriting, rawit hijau, dan hijau besar di Wonogiri naik harga selama beberapa pekan terakhir.

145 Siswa 2 SMP di Sragen Mendadak Dites Antigen, Hasilnya...

Tes swab antigen kepada pelajar SMP dimulai Senin untuk antisipasi munculnya klaster sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM).