Vidya Rafika Gagal di Babak Kualifikasi, Indonesia Tanpa Medali Menembak Olimpiade Tokyo 2020

Vidya Rafika merupakan atlet pertama Indonesia yang lolos menuju Olimpiade di cabang olahraga menembak tanpa menggunakan status wildcard.

 Vidya Rafika gagal lolos ke final cabang olahraga menembak Olimpiade Tokyo 2020. (Instagram/@vdyarfka)

SOLOPOS.COM - Vidya Rafika gagal lolos ke final cabang olahraga menembak Olimpiade Tokyo 2020. (Instagram/@vdyarfka)

Solopos.com, TOKYO – Atlet menembak Indonesia, Vidya Rafika, gagal di babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Vidya Rafika menempati posisi akhir dalam babak kualifikasi nomor 50m tiga posisi rifle putri yang berlangsung di Asaka Shooting Range pada Sabtu (31/7/2021) siang WIB.

Vidya Rafika harus puas menempati posisi 37 yang menjadikannya posisi terakhir. Dia mengoleksi poin total 1137-31x. Namun sayangnya dia tidak dapat melanjutkan perjalanannya karena hanya top delapan yang lolos ke babak final.

Dalam pertandingan tersebut, peringkat pertama dikuasai wakil dari Rusia, Zykova Yulia, dengan torehan poin 1182-78. Lalu di peringkat kedua diisi oleh atlet Amerika, Maddalena Sagen, dengan poin 1178-70. Kemudian disusul dengan Beer Joly asal Jerman diurutan ketiga, dengan hasil poin 1178-60x.

Baca Juga: Hebat! Anthony Ginting Melaju ke Semifinal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

Dengan hasil tersebut, perjuangan Vidya di Olimpiade harus terhenti sampai di sini. Ini adalah kesempatan terakhir Vidya Rafika untuk bisa menyumbang medali bagi Indonesia.

Sebelumnya, pada 27 Juli lalu, dia sempat bertanding di nomor 10m rifle putri. Namun dirinya juga gagal di kualifikasi karena menempati posisi 35 dengan torehan poin 622,0.

Perlu diketahui, Vidya Rafika mendapatkan kesempatan tampil di Olimpiade Tokyo 2020 melalui penampilannya dalam gelaran Kejuaraan Menembak Asia 2019 di Qatar. Dalam ajang tersebut, dia berhasil meraih poin 625,4 dan menempati posisi 14.

Baca Juga: Cetak Sejarah di Olimpiade Tokyo 2020, Pebulu Tangkis Guatemala Kevin Cordon Ternyata Diasuh Pelatih Indonesia

 

Cetak Sejarah

Dengan meraih tiket tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Vidya Rafika mencatatkan sejarah untuk cabang olahraga menembak asal Indonesia. Dia merupakan atlet pertama Indonesia yang lolos menuju Olimpiade di cabang olahraga menembak tanpa menggunakan status wildcard.

Dengan ini, Indonesia tinggal menyisakan harapan di tiga cabor untuk mendulang medali di Olimpiade. Ketiganya adalah bulu tangkis, atletik, dan angkat besi.

Pada ajang bulu tangkis, Indonesia sudah memastikan satu medali lewat ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Selain itu, ada ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dan tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting.

Baca Juga: Luar Biasa! Greysia/Apriyani Tembus Final Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo 2020

Sedangkan di cabor atletik ada nama Lalu Muhammad Zohri yang akan turun pada nomor 100 meter putra. Sementara di angkat besi ada Nurul Akmal yang akan bertanding di nomor 87 kg putri.

Berita Terkait

Berita Terkini

PSIS Semarang Kantongi Kelemahan Arema FC

PSIS Semarang memuji Arema FC merupakan salah satu tim di Liga 1 yang memiliki kedalaman skuat yang cukup baik.

Sering Sindir AHHA PS Pati, Gibran Malah Absen di Laga Pembuka Liga 2

Gibran Rakabuming Raka sedang ada agenda di Jakarta saat Liga 2 dibuka, Minggu malam.

IBL 2022 Dimulai 11 Januari, Luhut Merestui

IBL 2022 akan diikuti oleh 16 tim yang merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah kompetisi bola basket profesional Indonesia.

Serasa Klub Liga 1, Persebi Boyolali Lakukan Swab Antigen Setiap Akhir Pekan

Tes swab antigen rutin digelar setiap akhir pekan untuk mengantisipasi munculnya klaster Covid-19.

Bus Baru Persis Solo Dikebut Jelang Kick-off Liga 2, Ini Penampakannya

Bus baru Persis Solo memiliki warna dominan merah-hitam sesuai ciri khas tim.

Jelang Liga 2, Suporter Persis Solo Pajang Foto Skuat hingga Kirim Karangan Bunga

DPP Pasoepati menggelar doa bersama dan pemasangan poster pemain Persis di Museum Titik Nol Pasoepati, Nusukan.

Hasil Lengkap Liga Italia Pekan Kelima: Sempurna, Napoli ke Puncak

Napoli menjadi satu-satunya tim yang berhasil melewati rangkaian lima laga pertama musim ini dengan kemenangan.

Persis Solo Siapkan 3 Desain Jersey Penuh Filosofi

Bryan Barcelona mengatakan setiap desain jersey memiliki filosofi tersendiri yang berkaitan dengan sejarah Persis maupun identitas tim sebagai klub dari Solo.

PSSI Mediasi Klub Liga 2 Penunggak Gaji Pemain, Begini Respons Persis Solo

Hasil mediasi bakal menjadi dasar PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menolak atau mengizinkan klub tersebut mengikuti Liga 2 musim ini.

Dibilang Gibran Menguasai Kungfu, Ini Tanggapan AHHA PS Pati

Saiful Arifin menilai ucapan yang dilontarkan Gibran lebih menggambarkan pada ungkapan ketakutan sebelum Persis Solo vs PSG Pati.

Bikin Heboh Gegara Sebut Tim Milik Atta Halilintar Kuasai Kungfu, Gibran: Koyo Ra Tau Bal-Balan Wae

Gibran menyinggung pihak-pihak yang melihat naiknya tensi antara Persis Solo dengan AHHA PS Pati dari kacamata negatif

Puji Persis Solo, AHHA PS Pati Tak Gentar Hadapi Laga Pembuka Liga 2

Pelatih AHHA PS Pati FC, Ibnu Graham, mengakui pertandingan melawan Persis Solo yang dihuni pemain-pemain bintang akan sulit.

Derbi Mataram Persis Solo Vs PSIM Jogja Digelar di Stadion Manahan, Begini Pesan Tegas Gibran

Pertandingan sepak bola Grup C Liga 2 tahun 2021 di Stadion Manahan Solo akan dimulai pada Minggu (26/9/2021).

Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis yang Idap Kanker Paru-paru

Ini dia sederet profil atau biodata dari legenda bulu tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin, yang sedang berjuang melawan kanker paru-paru.

Hasil Lengkap Sepak Bola Tadi Malam: Piala Liga Inggris, Liga Spanyol, Liga Italia, dan Liga Prancis

Real Madrid kembali ke puncak klasemen Liga Spanyol dengan 16 poin dari enam laga setelah menang besar 6-1 atas Real Mallorca.

Polda Jateng Beri Izin Persis Jadi Tuan Rumah Liga 2, Tapi..

Polda Jateng memberi lampu hijau kepada Persis Solo untuk menjadi tuan rumah laga penyisihan Liga 2 musim 2021.