Kategori: Jatim

Update! Positif Covid-19 Madiun Naik 100%, Seluruh Kasus Baru Santri Temboro


Solopos.com/Abdul Jalil

Solopos.com, MADIUN — Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Madiun naik 100% pada Selasa (5/5/2020) dan didominasi santri Ponpes Temboro atau Klaster Temboro. Saat ini, jumlah kasus Covid-19 sebanyak delapan kasus dari sebelumnya empat kasus.

Empat kasus baru ini merupakan berasal dari satu klaster, yaitu Pondok Temboro, Magetan. Sebelumnya empat santri Temboro ini telah menjalani rapid test dan hasilnya reaktif atau positif.

Pemkab Madiun Akan Tes Ulang 94 Santri Temboro Yang Negatif Covid-19

Bupati Madiun, Ahmad Dawami, mengatakan ada tambahan kasus baru di Kabupaten Madiun yaitu sebanyak empat pasien. Mereka yang positif Covid-19 ini merupakan santri Ponpes Temboro yang pulang kampung ke Madiun beberapa waktu lalu.

“Kemarin ada 104 santri yang mengikuti rapid test, 11 di antaranya reaktif. Kemudian yang reaktif ini menjalani tes swab dan hasilnya empat santri positif Covid-19,” kata dia, Selasa malam.

Kasus Baru Covid-19 Di Malaysia Kebanyakan Impor Dari Indonesia, Termasuk Temboro

Kaji Mbing, sapaan Bupati Madiun, menyampaikan dengan adanya tambahan empat santri Temboro, jumlah pasien positif Covid-19 menjadi delapan orang. Dari delapan pasien positif itu, tiga di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan telah kembali ke rumah masing-masing.

Delapan kasus Covid-19 ini tersebar di lima kecamatan yaitu Kebonsari, Kecamatan Geger, Dagangan, Mejayan, dan Kecamatan Saradan.

Prediksi Akhir Pandemi Covid-19 Indonesia Mundur, dari Juni ke Oktober

Pemudik

Selain 4 kasus baru positif, Bupati menyampaikan kasus-kasus Covid-19 lainnya di Kabupaten Madiun. Orang dalam risiko sebanyak 676, orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 304, dan pasien dalam pengawasan (PDP) 32.

“Saat ini pemudik yang datang ke Madiun ada sekitar 20.000 orang. Itu sebagian ada yang jadi OPD dan PDP,” ujarnya.

Dengan munculnya kasus baru Covid-19 dari santri Ponpes Temboro, Kaji Mbing berharap masyarakat Kabupaten Madiun tetap tenang namun waspada. Masyarakat juga diminta untuk mematuhi protokol kesehatan seperti mengenakan masker, jaga jarak aman, dan mencuci tangan pakai sabun.

Cuap-Cuap Kemenhub Soal Penumpang Positif Covid-19: Penularan Tak Cuma di KRL

Sebelumnya, 104 santri Pondok Temboro pulang kampung ke Kabupate Madiun. Saat datang untuk pertama kali, seluruh santri itu menjalani rapid test. Hasilnya ada 10 santri yang reaktif. Sedangkan sebanyak 94 santri lainnya dinyatakan non-reaktif.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Soelistyo Widyantono, mengatakan akan melakukan rapid test kali kedua kepada 94 santri Pondok Temboro. Ke-94 santri itu dinyatakan non-reaktif pada tes pertama.

Kenangan Ganjar Bersama Didi Kempot, Mudik Hingga Ambyar Bareng Jokowi

Malaysia

Kabupaten Madiun bukan satu-satunya yang memiliki kasus Covid-19 dari kalangan santri Temboro. Di negeri Jiran, Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) menyampaikan terdapat 94 kasus baru Covid-19 di Malaysia dan banyak di antara mereka yang baru datang dari Temboro.

Sebanyak 72 di antaranya merupakan kasus yang melibatkan pelajar dan warga Malaysia yang baru pulang dari Indonesia. Dengan demikian, hanya 22 kasus yang berasal dari penularan di dalam negeri.

Tambahan 6 Kasus Positif Covid-19 DIY, dari Klaster Jemaah Gereja Jogja

Klaster Ponpes Al Fatah di Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, menjadi sorotan sejak April lalu. Sebelum santri asal Madiun, klaster ini menyebabkan 43 mahasiswa Malaysia yang baru pulang dari Ponpes Temboro positif Covid-19.

Dikabarkan Detik.com, Senin (20/4/2020), sebanyak 22.467 santri Pondok Pesantren Al Fatah di Desa Temboro, Magetan, dipulangkan pada 6 April 2020. Dari semua santri, ada yang berasal dari 16 negara lain dan ikut dipulangkan.

Share
Dipublikasikan oleh
Adib Muttaqin Asfar