Tutup Iklan
Update Covid-19 Karanganyar, 1 Positif dari Klaster Pemudik
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan pernyataan tentang melarang masyarakat Karanganyar berhalalbihalal, Senin (18/5/2020). (Solopos/Sri Sumi Handayani)

Solopos.com, KARANGANYAR--Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten tambah satu dari Kecamatan Jatipuro dan sembuh satu dari Kecamatan Jaten.

Data yang dihimpun Solopos.com dari media sosial Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, hingga Rabu (8/7/2020) pukul 15.00 WIB, total komulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar adalah 51 kasus. Jumlah itu bertambah satu kasus apabila dibandingkan pada Selasa (7/7/2020), yakni 50 kasus.

Selain itu jumlah pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah satu. Semula pada Selasa hanya 33 orang menjadi 34 orang pada Rabu.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar sekaligus Bupati Karanganyar, Juliyatmono, membenarkan informasi itu. Satu kasus tambahan positif Covid-19 berasal dari klaster pemudik.

Pendaki Gunung Lawu Meninggal, Polres Karanganyar Periksa 5 Orang

Informasi yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten, pasien tersebut mudik dari Madura, Jawa Timur. Lelaki, 52, itu bolak balik Madura-Karanganyar dua kali. Kali pertama pada Juni dan kali terakhir pada awal Juli lalu.

"Iya dari klaster pemudik. Dari Madura, Jawa Timur. Juni pernah dari Madura sampai Jatipuro. Lalu balik ke Madura lagi. Awal Juli tanggal 2 itu balik lagi ke Jatipuro," kata dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu (8/7/2020).

Setelah beberapa hari di rumah, dia mengalami gejala batuk, pilek, disertai demam. Pasien tersebut memeriksakan diri di Puskesmas Jatipuro. Tetapi, kondisinya tidak membaik dan dirujuk ke Rumah Sakit Kasih Ibu. Saat berada di rumah sakit itu, pasien melakukan swab test Covid-19.

Batu Yoni, Batu Gudang, dan Watu Jaran Ditemukan di 3J Karanganyar

"Hasilnya positif Covid-19. Di Rumah Sakit Kasih Ibu. Dia itu bekerja sebagai pedagang di Madura. Informasi yang saya terima tidak ada penyakit penyerta," tutur dia.

Dinkes Karanganyar melakukan pelacakan terhadap kontak erat pasien lelaki klaster pemudik dari Madura itu. Hasilnya delapan orang melaksanakan swab test Covid-19.  Tahap satu diikuti enam orang dan tahap dua sebanyak dua orang. Tetapi, dia enggan menyebutkan siapa saja kontak erat yang dimaksud.

"Hasil pelacakan sudah di swab test Covid-19. Besok [Kamis] hasilnya keluar. Awalnya enam orang kemudian tambah dua orang. Bukan hanya keluarga dekat saja, tetapi yang pernah kontak dengan pasien," jelasnya.

Mahal, Ombudsman Jateng Sebut Rapid Test Jadi Komoditas Bisnis

 

Pasien Sembuh

Selain itu, satu orang pasien Covid-19 dari Kecamatan Jaten dinyatakan sembuh. Dia berstatus tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit di Solo.

Total kumulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Karanganyar hingga Rabu ini 51 orang. Dari jumlah itu, 14 orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Dari jumlah itu, tujuh orang dirawat di rumah sakit dan tujuh orang isolasi mandiri. Sisanya, pasien sembuh 34 orang dan meninggal tiga orang.

Istimewanya Sega Godog depan Makam Raja

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) hingga Rabu, yaitu 32 orang. Jumlah orang dalam pengawasan (ODP) hingga Rabu, yakni sepuluh orang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho