SOLOPOS.COM - PMI Klaten dan sukarelawan saat melakukan penyemprotan di pabrik garmen di Delanggu, Klaten, Jumat (4/9/2020). (Solopos.com-Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Anggota PMI Klaten dan sukarelawan menyemprotkan cairan disinfektan di pabrik garmen di Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Klaten, Jumat (4/9/2020).

Selain menyemprotkan disinfektan di pabrik garmen di Mendak, Delanggu, itu anggota PMI Klaten juga mengedukasi pentingnya menaati protokol pencegahan Covid-19 di sekitar pabrik garmen tersebut.

Promosi Strategi Telkom Jaga Jaringan Demi Layanan Telekomunikasi Prima

Berdasarkan pantauan Solopos.com, anggota PMI dan sukarelawan langsung masuk ke lingkungan pabrik garmen, Jumat (4/9/2020) pukul 08.00 WIB.

Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Sragen, Uang Rp5 Juta dan Perhiasan Ludes

Di lokasi tersebut, tim penyemprot disinfektan langsung melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh kompleks pabrik garmen di Klaten itu.

Di sisi lain, satu unit mobil PMI Klaten keluar dari kompleks pabrik. Mobil yang dilengkapi dengan pengeras suara itu mengelilingi lingkungan di dekat pabrik.

Seorang anggota PMI mengimbau ke seluruh masyarakat di sekitar pabrik agar menaati protokol pencegahan Covid-19. Hal itu seperti memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan pakai sabun, dan lainnya.

Ternyata Gondhez's Punya Hubungan Spesial dengan Geng Joxzin Jogja

Sepanjang penyemprotan berlangsung, aparat keamanan juga berjaga di kompleks pabrik garmen.

Memberikan Informasi ke Manajemen Pabrik

Di lokasi itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Klaten, Agus Suprapto terlebih dahulu memberikan informasi ke manajemen pabrik bahwa pabrik garmen yang memiliki 1.338 karyawan itu harus ditutup selama tiga hari, Jumat-Minggu (4-6/9/2020).

"Ini sebenarnya kegiatan rutin PMI Klaten menyemprot disinfektan di fasilitas umun setiap Jumat. Kebetulan, hasil rapat koordinasi (rakor) di Gusgas PP Covid-19 diputuskan harus dilakukan penyemprotan di pabrik sini, kami langsung menyemprot kawasan ini. Kami juga mengedukasi ke masyarakat agar selalu menaati protokol pencegahan Covid-19," kata Ketua PMI Klaten, Purwanto Anggono Cipto, saat ditemui wartawan di sela-sela penyemprotan, Jumat.

10 Berita Terpopuler : Fakta Unik Nunggal Preman Solo Pimpinan Gondhez's

Sebagaimana diketahui, pabrik garmen di Mendak, Delanggu wajib ditutup, Jumat-Minggu (4-6/9/2020), sesuai dengan hasil rakor Gusgas PP Covid-19 Klaten.

Diberitakan, penambahan pasien positif Covid-19 di Delanggu mencapai 18 orang dalam sehari, yakni Rabu (2/9/2020). Di luar angka tersebut, penambahan pasien positif Covid-19 di tingkat Kabupaten Klaten mencapai 66 orang. Sebanyak 31 orang dari jumlah tersebut diduga terpapar virus corona dari klaster pabrik garmen di Mendak, Delanggu, Klaten.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya