Tracing Kasus Covid-19, Lebih Dari 10.800 Sampel Swab di Boyolali Telah Diambil
Ilustrasi tes swab Covid-19. (Reuters/Lim Huey Teng)

Solopos.com, BOYOLALI -- Program testing, tracing, treatment (3T) untuk penanganan Covid-19 di Boyolali terus berjalan. Hingga awal pekan ini tercatat sudah ada lebih dari 10.800 sampel swab di Boyolali yang diambil untuk diperiksa.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, mengatakan pengambilan sampel swab tersebut dilakukan untuk testing. "Sampai dengan Senin [26/10/2020] sudah mengambil 10.817 sampel. Dari jumlah itu yang merupakan sampel diagnosa ada 10.165 sampel," kata dia belum lama ini.

Modal Nekat! Niat Rampas Taksi Online Di Solo, Pemuda Sumatra Ini Ternyata Enggak Bisa Nyetir

Dari sampel diagnosa itu, sebanyak 1.049 sampel hasilnya positif dan sisanya negatif. "Dari data itu, positive rate untuk Boyolali sekitar 10,32%," kata dia.

Selain sampel diagnosa, Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali juga mengambil sampel swab evaluasi dari para pasien. Total ada sekitar 652 sampel. Sedangkan untuk tracing atau pelacakan dilakukan pada orang berisiko tertular atau yang berpotensi menjadi sumber penularan.

Begini Respons Pekerja Seni Wonogiri Setelah Pemkab Izinkan Hajatan dengan Hiburan

Berdasarkan data per 28 Oktober 2020, total suspek ada 2.666 orang, discarded ada 1.638 orang dan probable ada 80 orang. Kemudian untuk kasus konfirmasi ada 1.089 orang, atau bertambah 3 orang dari Senin (26/10/2020).

Treatment, kegiatan ditujukan untuk mengobati atau mencegah penularan. Dari total 1.089 kasus konfirmasi, 82 orang di antaranya masih dirawat. Kemudian 73 orang menjalani isolasi mandiri. Sedangkan 890 orang sudah dinyatakan sembuh dan 44 orang meninggal dunia.

Kabupaten Wonogiri Kembali ke Zona Oranye, Bagaimana Nasib Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka?

Untuk mencegah terjadinya penularan semakin luas, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk patuh menjalankan protokol kesehatan. Mulai dari tertib bermasker saat beraktivitas di luar rumah atau saat berinteraksindengan orang lain, rutin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dengan orang lain dan sebagainya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom