Tim Gabungan di Bulu dan Mojolaban Gencarkan Patroli Tegakkan Prokes

Sasaran patroli yakni menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas malam agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), terutama saat berada di luar rumah.

 Tim gabungan mengimbau masyarakat di Mojolaban, Sukoharjo, agar mematuhi protokol kesehatan. (sukoharjokab/go.id)

SOLOPOS.COM - Tim gabungan mengimbau masyarakat di Mojolaban, Sukoharjo, agar mematuhi protokol kesehatan. (sukoharjokab/go.id)

Solopos.com, SUKOHARJO — Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2 di wilayah Kabupaten Sukoharjo masih diperpanjang. Menindaklanjuti kebijakan itu, patroli dan imbauan protokol kesehatan malam hari masih dintensifkan di wilayah kecamatan di kabupaten bersemboyan Makmur, di antaranya di Mojolaban serta Bulu.

Patroli serta operasi yustisi gabungan untuk menegakkan PPKM Level 2 dilaksanakan pada malam hari oleh tim gabungan yang terdiri atas anggota Koramil 10 Mojolaban, Polsek Mojolaban beserta Satpol PP setempat. Sasaran patroli yakni menyampaikan imbauan kepada masyarakat Mojolaban yang masih beraktivitas malam agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), terutama saat berada di luar rumah.

PromosiPengisian Penjabat Kepala Daerah Rawan Korupsi dan Politisasi

Adapun kegiatan yang dilaksanakan tim gabungan dalam operasi yustisi di Mojolaban itu di antaranya menyambangi kerumunan warga dan mengimbau untuk tetap beraktivitas dengan aman, lengkapi diri dengan masker serta hindari kerumunan, serta mengingatkan para pedagang agar tetap menerapkan prokes di lingkungan usahanya.

Baca juga: Sedih, 2 Tahun Pemkab Sukoharjo Tak Peroleh PAD dari Sektor Pariwisata

“Kepada warga juga kami imbau agar mengurangi aktivitas malam yang tidak perlu, lakukan aktivitas malam di luar rumah jika hanya ada kebutuhan mendesak saja,” ucap Pelda Sukardi yang turut melaksanakan operasi yustisi pekan lalu, seperti dikutip dari laman sukoharjokab.go.id, Senin (17/1/2022).

Pengawasan dan Pemantauan Prokes

Sementara itu di Bulu, aparat gabungan baik dari Koramil 03 Bulu maupun dari Polsek Bulu intensif melaksanakan patroli malam sambil memberikan edukasi kepada segenap warga Bulu, Sukoharjo.

Setiap malam aparat gabungan melaksanakan patroli, selain untuk menjaga kondusivitas wilayah juga melaksanakan pengawasan dan pemantauan pelaksanaan prokes warga masyarakat, memastikan prokes tetap dilaksanakan dengan baik.

Baca juga: Asyik! BST Koridor 5 Sukoharjo Beroperasi Penuh per 17 Januari 2022

Seperti pada Jumat (14/1/2022) malam, sekitar pukul 20.00 WIB aparat menyambangi desa-desa di wilayah kecamatan Bulu, di antaranya di Desa Kamal, Puron dan Malangan. Saat menyambangi pos kamling warga desa, tim menemukan warga tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Selain itu petugas juga menghampiri rumah warga yang sedang melaksanakan hajatan. Ini menjadi tugas para aparat untuk mengingatkan bahwa pandemi ini belum berakhir, warga diminta tetap patuhi prokes dan tidak boleh lengah meski kasus Covid-19 tengah menurun.

“Masyarakat tidak boleh abai dan acuh tak acuh dengan protokol kesehatan akhir-akhir ini karena kasus tengah menurun, menganggap semuanya sudah terkendali dan dalam keadaan aman, sehingga lengah tidak melaksanakan protokol kesehatan, tidak boleh mengabaikan adanya kerumunan dan tindakan-tindakan pelanggaran prokes lainnya, ini menjadi tugas kita untuk mengingatkan dan mendisiplinkan kembali,” jelas Sertu Setiyono, Babinsa Koramil 03 Bulu.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Booster di Sukoharjo Dimulai 19 Januari 2022

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

IPAL Terpadu Limbah Ciu di Sukoharjo Diharapkan Segera Dibangun

Dampak yang dirasakan dari pembuangan limbah ciu yakni bau yang menyengat. 

Pedagang di Pasar Mebel Gilingan Solo Kesulitan Cari Lokasi Penyimpanan

Para pedagang Pasar Mebel Gilingan, Solo, mengaku bingung dan kesulitan mencari lokasi penyimpanan barang-barang dagangan mereka setelah kios dibongkar.

Ssttt... Rektor UNS Solo Beri Bocoran Kapan PTM Penuh Dimulai

Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho, memberikan bocoran kapan perkuliatan tatap muka atau PTM secara penuh akan dimulai setelah dua kuliah daring dan hybrid.

Teka-Teki Bantuan Hukum Rp795 Juta yang Jerat BUMDes Berjo Ngargoyoso

Dana bantuan hukum Rp795 juta dalam proyek pemugawan Telaga Madirda diduga jadi sumber penyimpangan di BUMDes Berjo yang merugikan negara. Kasus ini sedang ditangani Kejari Karanganyar.

Di Balik Mistis Alas Donoloyo Wonogiri dan Pohon Jati Ratusan Tahun

Alas Donoloyo Wonogiri yang telah berstatus Cagar Alam memiliki cerita mistis, salah satunya pantangan menebang pohon jati ratusan tahun di kawasan itu.

Revitalisasi Rawa Jombor Jalan Terus, Ini Harapan Penjaring Ikan

Revitalisasi Rawa Jombor, Kecamatan Bayat, Klaten, masih berjalan hingga sekarang, Selasa (17/5/2022).

Peserta Membeludak, Kejurkab Bulu Tangkis Sragen Diperpanjang

PBSI Sragen menggelar Kejurkab Bulu Tangkis yang diikuti 405 peserta dari berbagai daerah di Soloraya. Kejurkab ini memperebutkan piala Bupati Sragen.

Siswa SMP di Sukoharjo Bikin Eco Enzyme untuk Netralkan Limbah Ciu

Aksi penuangan eco enzyme untuk menetralisasikan lingkungan, mengingat aliran sungai di persawahan itu tercampur limbah ciu dari pabrik etanol setempat.

Warga Klaten Pemilik 9 Bidang di 5 Desa Terima UGR Tol Solo-Jogja

Proses pembayaran uang ganti rugi (UGR) lahan terdampak proyek tol Solo-Jogja di Klaten terus bergulir.

Kendaraan Listrik Wisata Solo Dan Sepur Kelinci Boleh Jalan, Tapi...

Kendaraan wisata berbasis listrik dari Pemkot Solo maupun sepur keinci sebenarnya boleh boleh beroperasi namun ada syarat yang harus dipenuhi.

Ternyata Banyak Juga, Ini Jumlah Kereta Kelinci di Klaten

Usaha mengoperasikan kereta kelinci di Klaten terus menjamur. Hingga sekarang, jumlah kereta kelinci di Klaten sudah lebih dari 200 unit.

Waspadai PMK, Disnakkan Sragen Gandeng Polisi Awasi Hewan Ternak

Disnakkan menggandeng Polres Sragen dalam melakukan pemeriksaan kesehatan hewan di masyarakat untuk mendeteksi ada tidaknya indikasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Tak Terawat, Area Bermain Anak di Utara SMAN 8 Solo Mirip Taman Mati

Taman dan area bermain anak-anak di kawasan Mojosongo, Jebres, tepatnya di utara SMAN 8 Solo kini kondisinya tak terawat hingga mirip taman mati.

Kereta Kelinci di Klaten Jadi Transportasi Favorit Warga untuk Tilik

Keberadaan kereta kelinci alias sepur kelinci dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.

Murah Pol! Segini Tarif Jarak Dekat dan Jauh Kereta Kelinci di Klaten

Keberadaan kereta kelinci alias sepur kelinci dinilai sangat membantu masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Di sisi lain, tarif untuk naik kereta kelinci di Klaten ternyata terbilang murah.

Jembatan Jurug: Saksi Modernisasi Masyarakat Kuli di Kota Bandar, Solo

Jembatan Jurug yang bakal direvitalisasi tahun ini menjadi salah satu saksi bisu modernisasi Kota Solo yang semula adalah kota bandar yang dihuni masyarakat kuli, menjadi kota kerajaan.