Pelatih Bayern Munchen, Carlo Ancelotti. (Reuters / Michaela Rehle)

Solopos.com, MUNICH - Ketua Dewan Direksi Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge, mengaku menyesal telah memecat Carlo Ancelotti pada September 2017 lalu. Menurutnya, keputusan itu terlalu terburu-buru.

Ancelotti ditunjuk sebagai pelatih Bayern pada awal musim 2016/2017. Di musim itu, dia sukses membawa Bayern menjuarai Liga Jerman. Namun, karier Ancelotti tak bertahan lama. Dia kemudian didepak pada awal musim depannya.

Ancelotti kemudian direkrut Napoli untuk mengisi kekosongan kursi pelatih kepala setelah ditinggal Maurizio Sarri. Pelatih berjuluk Don Carlo itu lantas membawa Napoli menjadi runner up Liga Italia di bawah Juventus. Hingga kini, ia masih dipercaya oleh Napoli.

Di sisi lain, Bayern justru terseok-seok setelah memecat Ancelotti. Pelatih anyar mereka, Niko Kovac, tak langsung membawa Bayern Cemerlang. Bahkan, Die Roten harus tersingkir di babak 16 Besar Liga Champions. Meski pada akhirnya, Kovac mampu membawa Bayern juara Liga Jerman.

"Ancelotti itu sosok yang hebat dan pelatih yang bagus. Tapi di musim kedua, hasil-hasilnya memang tiak seperti yang diperkirakan klub," ungkap Rummenigge seperti dikutip dari Football Italia, Jumat (11/10/2019).

"Carlo adalah seorang teman dan orang yang luar biasa kalem, bahkan di momen-momen yang paling sulit. Mungkin kami seharusnya menunggu sedikit lama sebelum memecatnya," imbuhnya.

"Saya hampir menangis setelah mengumumkan kabar itu. Dia membuktikan dirinya sebagai orang besar," tutup pria 64 tahun tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten