Didi Kempot. (Antara-Zabur Karuru)

Solopos.com, SOLO -- Penyanyi campursari asal Solo, Jawa Tengah (Jateng) Didi Kempot kembali naik daun setelah ia dijuluki sebagai Lord Didi Kempot The Godfather of Broken Heart (Bapak Patah Hati).

Pemilik nama asli Didi Prasetyo ini mengawali kariernya sebagai pengamen jalanan yang kemudian hijrah ke Jakarta pada 1985.

Namun, beberapa fans Didi Kempot yang sering disapa dengan Sobat Ambyar penasaran dengan asal mula kata Kempot pada nama Didi Kempot.

Dalam program Perspektif yang ditayang Metro TV, Selasa (27/11/2019) lalu, Didi Kempot mengungkap asal mula nama Kempot yang dia sandang. Acara yang dipandu oleh Robert Harianto juga penasaran dengan nama Kempot tersebut.

Ultimatum untuk Pemain Persis Solo: Mangkir Latihan Perdana Langsung Coret!

Didi Kempot mengatakan Kempot merupakan kepanjangan dari Kelompok Penghuni Trotoar. Istilah tersebut dia gunakan karena awalnya dia bekerja sebagai pengamen bersama teman-temannya.

Awas! Tatap Layar Smartphone Seharian Bisa Buta

"Kempot itu kelompok penghuni trotoar karena ngamen," ungkap Didi Kempot.

Didi menambahkan nama Kempot dia gunakan saat mengadu nasib di Jakarta.

Dianggap Tak Bergizi, Ternyata Kerupuk Tingkatkan Risiko Kegemukan

"Nama itu [Kempot] ketemu di Jakarta, di Bundaran Slipi, di Palmerah. Karena berkelompok-kelompok dengan teman-teman, kita pakai istilah itu," tambahnya.

Pria kelahiran 31 Desember 1966 itu mengaku sudah menggunakan Kempot sebagai nama belakang sejak awal rekaman di studio pada 1989.

Ada Kampung Perawan di Jabar, Apa Isinya Cuma Perawan?

Dia gunakan nama Kempot agar terlihat keren seperti halnya nama-nama musisi lainnya, misalnya Iwan Fals.

"Pertama kali direkam oleh studio, saya pakai istilah itu Kempot. Kan dulu ada Iwan Fals, Doel Sumbang, Gombloh, dan Didi Kempot, kan mantep," tuturnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten