Tersangka Penjebolan Keraton Kartasura Tidak Ditahan, Cuma Wajib Lapor

Tersangka penjebolan benteng bekas Keraton Kartasura siap membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.

 Polisi memeriksa kondisi tembok benteng Keraton Kartasura yang rusak dijebol warga di Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (23/4/2022). (Antara/Mohammad Ayudha)

SOLOPOS.COM - Polisi memeriksa kondisi tembok benteng Keraton Kartasura yang rusak dijebol warga di Sukoharjo, Jawa Tengah, Sabtu (23/4/2022). (Antara/Mohammad Ayudha)

Solopos.com, SUKOHARJO — Tersangka kasus penjebolan tembok benteng eks Keraton Kartasura di Krapyak Kulon, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini belum ditahan. Penyidik PPNS Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jateng menyebut tersangka berinisial MK, adalah pemilik lahan di dalam benteng itu

Hingga kini pria itu tidak ditahan namun wajib lapor. Hal itu dibenarkan oleh kuasa hukum tersangka, Bambang Ary Wibowo. Dia menyebut MK merupakan singkatan nama kliennya, Muhammad Kosim Burhanudin.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

“Dari BPCB memang sudah ditetapkan untuk tersangkanya. Yaitu pemilik lahan Muhammad Kosim Burhanudin. MK itu kepanjangan dari itu, nama lengkap dari Pak Burhanudin itu,” ungkap kuasa hukum Burhanudin, Bambang Ary Wibowo, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (29/6/2022) malam.

Bambang Ary Wibowo menambahkan pihaknya telah mengajukan upaya penangguhan penahanan sehingga tersangka penjebolan benteng Keraton Kartasura itu tidak ditahan namun dikenakan wajib lapor.

“Kami selaku kuasa hukum sudah mengajukan penangguhan penahanan, terlapor melakukan wajib lapor setiap hari Kamis di Prambanan sampai menunggu perkembangan lebih lanjut,” lanjut dia.

Selain wajib lapor, kliennya tetap dikenakan aturan ketat seperti tidak diperbolehkan bepergian dalam batas tertentu. Dia juga mengatakan kondisi kliennya saat ini masih baik-baik saja.

Dia menyebut pihaknya telah siap membuktikan bahwa kliennya tidak bersalah, sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Baca juga: Penyidik Tetapkan 1 Tersangka Penjebolan Benteng Keraton Kartasura

“Kalau saat ini masih bekerja. Klien kami juga sudah menyerahkan semua proses kepada kuasa hukum dan kami saat ini juga sudah mengumpulkan data-data untuk memberikan pembelaan nanti, jadi jika nanti masuk persidangan kami sudah siap,” kata dia.

Dia mengungkapkan telah meminta alat bukti kepada DPRD Sukoharto serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo terkait kasus yang menimpa tersangka penjebolan benteng Keraton Kartasura.

“Sayangnya yang merespons positif dan saya mengapresiasi adalah teman-teman DPRD yang bahkan mengutus Staf Sekwan sampai datang ke kantor saya menyerahkan. Beda dengan Disdikbud sampai hari ini satu bulan lebih permintaan saya tidak tahu mau diterima atau tidak,” jelasnya.

Baca juga: FBM Desak Tersangka Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Ditahan

Bambang mengatakan dalam persidangan nanti akan dibuktikan ada tidak mens rea atau niat tersangka untuk melakukan perusakan. Karena menurutnya pada Pasal 105 juncto Pasal 66 UU Cagar Budaya menyebutkan “perusakan dengan sengaja.”

“Mau dibawa ke mana kami ikut, kami menghormati putusan PPNS mari kita buktikan. Kami juga tidak akan mempraperadilankan. Satu hal yang saya jadikan pembelaan adalah kalimat dari salah satu pejabat di Jawa Tengah. Bahwa kesalahan ini bukan hanya kesalahan dari masyarakat, tapi juga tanggung jawab pemerintah,” tutupnya.

Sidang 

Sementara itu, Penyidik PPNS BPCB Jateng, Harun Arrosyid, mengungkapkan penetapan tersangka setelah penyidikan yang dilakukan kepada 11 saksi oleh empat orang ahli hukum dan cagar budaya.

“Kalau ke Kejaksaan kami segera selesaikan untuk pemberkasan penyidikannya, Insyaallah segera. Salah satunya berkas adalah resume. Dua puluh item lebih itu,” kata dia saat dihubungi Solopos.com.

Baca juga: Kejagung Turun Tangan Periksa Kasus Perusakan Tembok Keraton Kartasura

Sementara ditanya terkait persidangan dia menyebut akan dilaksanakan segera tetapi dia belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut.

Soal alat berat berupa back hoe sebagai barang bukti dia menyebut sudah diamankan sesuai prosedur dan pihaknya siap menghadirkan barang bukti itu jika diminta. Namun, dia akan meminta petunjuk kejaksaan mengingat alat bukti cukup besar dan berat.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Umum Forum Budaya Mataram (FBM), BRM Kusumo Putro, mengapresiasi adanya penetapan tersangka kasus penjebolan benteng Keraton Kartasura itu, sekaligus mempertanyakan kenapa yang bersangkutan tidak ditahan.

“Saya mengapresiasi PPNS mempunyai keberanian untuk menetapkan tersangka. Seharusnya ini dilakukan penahanan. Karena dalam UU Cagar Budaya hukuman pidana penjara minimal satu tahun dan maksimal 15 tahun,” jelasnya saat ditemui di petilasan Keraton Kesultanan Pajang, Makamhaji, Kartasura, Rabu (29/6/2022).

Baca juga: Pembongkaran Tembok Keraton Kartasura, Ini Kronologi Versi Kuasa Hukum

Dia menyebut dengan tidak adanya penahanan kepada tersangka akan memungkinkan adanya bencana cagar budaya. Mengingat, banyak masyarakat yang akan menyepelekan tindak perusakan cagar budaya.

Tak hanya itu kasus perusakan tersebut telah menjadi perhatian publik sehingga masyarakat juga dirugikan jika tidak ada keterbukaan kasus.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Bermula Bakar Sampah, Lahan di Kebun Kosong Wonosari Klaten Terbakar

      Peristiwa kebakaran lahan kembali terjadi di Klaten.

      Wow! Seniman Boyolali Pamer Wayang dan Kain Merah Putih Raksasa

      Para seniman di Dusun Bulu, Desa Tegalgiri, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali menggelar pawai budaya untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Indonesia, Rabu (17/8/2022).

      Harga Perumahan di Wonogiri Masih Ada yang Murah Meriah Lo

      Wonogiri terus menjadi kawasan berkembang.

      Bursa Lukisan Perpusda Boyolali Jual Karya Mulai Rp500.000, Yuk Dibeli

      Komunitas seni Sapu Gerang Boyolali menggelar bursa lukisan di area parkir Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Boyolali selama sepekan, Sabtu-Sabtu (13-20/8/2022).

      Komandan Upacara HUT RI Ponpes Ngruki Sukoharjo: Momen Perbaikan Citra

      Komandan upacara yang juga alumnus Ponpes Al-Mukmin, Ngruki, Cemani, Sukoharjo, Ilham Muhajirin, 19, mengatakan upacara HUT Ke-77 RI menjadi perayaan ulang tahun ke-50 sekaligus momen perbaikan citra ponpes.

      Khidmat, Malam Tirakatan HUT ke-77 RI di RT 002 Klodran Indah Colomadu

      Pelaksanaan Malam Tirakatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di RT 002/RW 009 Perumahan Klodran Indah Colomadu Karanganyar berlangsung khidmat yang digelar secara offline.

      87 Penumpang Naik KRL Solo Balapan-Palur pada Hari Pertama Uji Coba

      KRL lintas Solo Balapan-Palur akhirnya mulai beroperasi tepat pada peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2022).

      7 Napi di LP Kelas II B Wonogiri Bebas saat HUT ke-77 RI

      Sebanyak 217 warga binaan pemasyarakatan (WBP) LP Kelas II B Wonogiri mendapat remisi kemerdekaan saat perayaan HUT ke-77 RI, Rabu (17/8/2022).

      Kali Pertama, Siapa Pencetus Upacara HUT RI di Ponpes Ngruki Sukoharjo?

      Upacara HUT ke-77 Republik Indonesia pertama di halaman Pondok Pesantren (ponpes) Al-Mukmin, Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Rabu (17/8/2022).

      Mangkunegaran di Tengah Sejarah Perkeretaapian Indonesia

      Pengangkatan Sri Paduka Mangkunagoro X sebagai Komisaris PT Kereta Api Indonesia (KAI) pada Agustus 2022 menjadi momentum untuk mengingat lagi sejarah perkeretapian di Indonesia yang dimulai pada 10 Agustus 1867. Mangkunegaran berperan penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia.

      HUT RI, Kegagalan Paskibra Solo Terbayar Lunas saat Penurunan Bendera

      Para anggota Paskibra Solo membayar lunas kegagalan mereka dengan keberhasilan pada upacara penurunan bendera peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Stadion Sriwedari.

      Upacara HUT RI Ponpes Ngruki Sukoharjo, Pertama sejak 50 Tahun Berdiri

      Upacara HUT ke-77 Republik Indonesia di halaman Pondok Pesantren (ponpes) Al-Mukmin, Ngruki, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Rabu (17/8/2022), menjadi yang pertama bagi mereka sejak 50 tahun berdiri.

      14 Unit RTLH di Klaten bakal Dibangun Rumah Baru, di Sini Lokasinya

      Lebih dari 1.508 unit rumah tak layak huni (RTLH) di Klaten menjadi sasaran bantuan stimulan rehab dari pemerintah.

      Pemkab Klaten Tak Gelar Karnaval saat HUT RI, Ini Gantinya

      Pemkab Klaten memilih tak menggelar karnaval budaya pada perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan RI tahun ini.

      Peroleh Remisi Kemerdekaan, Begini Komentar Warga Binaan di LP Klaten

      Sebanyak 182 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Klaten menerima remisi atau potongan hukuman pada HUT ke-77 Kemerdekaan RI tahun ini.