Terduga Pembunuh Perempuan Muda di Kebumen Ternyata Sang Kekasih

R diketahui tinggal di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang tidak lain merupakan kekasih korban.

 Ilustrasi kasus pembunuhan. (Whisnupaksa Kridangkara/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kasus pembunuhan. (Whisnupaksa Kridangkara/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SEMARANG – Polisi menangkap seorang remaja yang diduga sebagai pelaku pembunuhan perempuan berinisial FAW, 14, yang jasadnya ditemukan di ladang di Desa Kaliputih, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Remaja yang ditangkap tersebut berinisial R, 17, yang tak lain kekasih FAW.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah Kombes Pol.Djuhandani di Semarang, Kamis, mengatakan R diketahui tinggal di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang tidak lain merupakan kekasih korban.

Baca Juga: Geger! Mayat Perempuan Misterius Ditemukan Warga Kebumen, Ini Cirinya

Ia menjelaskan peristiwa itu bermula ketika korban bertemu dengan pelaku bersama rekan-rekannya di Waduk Wadaslintang.

“Korban dan pelaku kemudian memisahkan diri dari rombongan di Desa Ketengan,” katanya seperti dikutip Solopos.com dari Antara.

Saat memisahkan diri dari rombongan itulah, lanjut dia, pelaku membunuh korban.

Ia menyebut pelaku melilitkan tali ke leher korban yang kemudian dipukul dan ditendangi hingga tewas.

Baca Juga: Horor, Pria di Kebumen Ngamuk Bacok tetangga, 1 Meninggal dan 5 Luka-luka

Pelaku kemudian mengambil telepon seluler dan sepeda motor korban, sementara jasadnya dibuang di ladang di Desa Kaliputih

“Ponsel korban dijual, sementara sepeda motor korban dipakai pelaku,” katanya.

Menurut dia, tersangka ditangkap di rumahnya di Wonosobo.

Sumber: Antara

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

+ PLUS Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

Kelainan genetik yang berujung meninggalnya bayi seusai dilahirkan merupakan salah satu dampak buruk dari hasil hubungan sedarah atau inses.

Berita Terkini

Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

Kelainan genetik yang berujung meninggalnya bayi seusai dilahirkan merupakan salah satu dampak buruk dari hasil hubungan sedarah atau inses.

Iduladha di Indonesia & Arab Saudi Berbeda, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Di bawah ini terdapat penjelasan ilmiah terkait perbedaan Hari Raya Iduladha di Indonesia dan Arab Saudi menurut Kementerian Agama RI.

Mengembalikan Musik Metal ke Jantung Klenengan

Rencana konser grup band rock progresif Dream Theater dan rencana penyelenggaraan lagi Rock in Solo pada 2022 layak disebut ikhtiar mengembalikan musik metal ke jantung klenengan.

Kenapa Iduladha 2022 di Indonesia dan Arab Saudi Berbeda?

Kira-kira kenapa Hari Raya Iduladha di Indonesia dan Arab Saudi jatuh pada tanggal yang berbeda? Ini jawaban dan penjelasan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Ridwan Kamil dan Komunikasi Politik Menuju 2024

Pengelolaan citra atau image management yang dilakukan oleh Ridwan Kamil terlihat unik.

Bayi Hasil Hubungan Inses Kakak-Adik Meninggal Setelah Dilahirkan

Bayi laki-laki dengan kelainan genetik hasil hubungan inses antara kakak dan adik kandung di Dustlik, Uzbekistan, meninggal dunia dua jam setelah dilahirkan.

Narasi Kontra Polarisasi di Tengah Manuver Politik

Politikus dan cendekiawan berulang kali memperingatkan bahaya polarisasi, terutama yang berbasis keagamaan, terhadap demokrasi Indonesia.

Jangan Biarkan Taman Siswa Lenyap dari Ingatan

Sayang jika Taman Siswa sampai lenyap dari ingatan. Perlu ada gerakan penyelamatan Taman Siswa.

Taman Siswa dan Sisa-Sisa Romantisisme

Tanggal 3 Juli 2022 tepat seabad Perguruan Nasional Taman Siswa berdiri. Pada 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantara mendirikan perguruan nasional tersebut di Kota Jogja. Kini tersisa romantisisme dari idealisme Taman Siswa.

Peugeot e-Expert Hydrogen Kendaraan Van Serba Listrik

Peugeot menguji coba kendaraan listrik jenis van angkut berbahan bakar Hydrogen e-Expert, yang dilengkapi teknologi elektrifikasi

Keren! Mahasiswa ITNY Raih Juara II Lomba Cipta Puisi Nasional

Mahasiswa FTSP ITNY, Deandra Marhaendra, berhasil meraih Juara II dalam Lomba Cipta Puisi Nasional.

Sejarah Hari Ini: 3 Juli 1608, Kota Quebec Kanada Didirikan

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah dari tahun ke tahun pada 3 Juli.

30 Hari Muhibah Budaya Jalur Rempah Berujung Spirit Majapahit

Nusantara adalah negeri yang diberkahi. Negeri yang dipilih Tuhan sebagai tempat pertama di bumi untuk menumbuhkan rempah.

Wow, Per Tahun, Orang Indonesia Gunakan 182,7 Miliar Kantong Plastik

masyarakat dunia diperkirakan membuang 5 triliun sampah kantong plastik setiap tahunnya.

Cuaca Buruk di Jakarta, Pesawat Berputar-putar & Transit di Palembang

Pesawat yang menuju ke Jakarta sempat mengalami kendala pendaratan akibat cuaca buruk.

Praktik Baik SDGs Desa Butuh Inovasi dan Kreativitas

Praktik baik implementasi Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa membutuhkan inisiatif, inovasi, kreativitas, dan kepeloporam dengan model berpikir yang tidak biasa atau out of the box.