Kategori: Klaten

Terbanyak di Wonosari, Ini Persebaran Kasus Covid-19 Klaten


Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso

Solopos.com, KLATEN – Kecamatan Wonosari menjadi daerah dengan jumlah persebaran kasus positif Covid-19 terbanyak di Klaten. Mereka mayoritas masuk ke dalam klaster Gowa.

Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Klaten mengumumkan penambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19, Rabu (29/4/2020). Keduanya merupakan alumni peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan.

Dengan penambahan dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 itu, jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di rumah sakit menjadi 15 orang. Sementara, total warga Klaten terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 17 orang dengan dua orang dinyatakan sembuh.

Dari 15 pasien yang kini dirawat terbanyak berasal dari Kecamatan Wonosari (5 orang). Persebaran kasus positif Covid-19 lainnya yang masih dirawat yakni Juwiring (3 orang), Ngawen (2 orang), dan Jogonalan (1 orang). Selain itu ada, Kalikotes (1 orang), Karanganom (1 orang), Klaten Utara (1 orang), Manisrenggo (1 orang).

Sementara, kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Klaten didominasi dari klaster Gowa sebanyak sembilan orang. Terbanyak juga berasal dari Kecamatan Wonosari.

Resep Semur Ayam Kecap Spesial untuk Sahur

Camat Wonosari, M. Nur Rosyid, mengatakan jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari Wonosari sebanyak lima orang. Persebaran kasus Covid-19 di Wonosari Klaten ada di dua desa yakni Jelobo dan Duwet. Dari lima orang tersebut, empat orang merupakan alumni peserta Ijtima Ulama di Gowa.

Satu pasien terkonfirmasi positif lainnya merupakan istri salah satu pasien terkonfirmasi positif di Jelobo yang masuk dalam kategori klaster Gowa.

Kasus Impor

Terkait satu pasien terkonfirmasi positif yang diumumkan gugus tugas kabupaten Rabu, Nur Rosyid menjelaskan warga berinisial HP itu berasal dari wilayah Desa Duwet.

“Dia selama ini di rumah melakukan isolasi mandiri. Untuk tindak lanjutnya, kami masih menunggu koordinasi dengan puskesmas melakukan tracing serta langkah-langkah selanjutnya,” jelas dia saat dihubungi Solopos.com, Rabu.

Pelatih Fisik Persis Solo Target Khatam Alquran 2 Kali

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Klaten, Cahyono Widodo, melalui rilis dari Humas Setda Klaten menyatakan penambahan kasus itu termasuk kategori impor. Sebab, pasien tertular saat melakukan perjalanan ke Gowa, Sulawesi Selatan pada 18-23 Maret lalu.

Selanjutnya, tim gugus tugas melakukan pelacakan kepada orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif itu untuk segera dilakukan rapid test.

Share
Dipublikasikan oleh
Cahyadi Kurniawan