Tepergok Mencuri, Maling di Plupuh Sragen Babak Belur Dihajar Massa
Ilustrasi Pencurian (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SRAGEN – Seorang maling babak belur dihakimi massa. Maling itu tepergok hendak membawa kabur sepeda motor, ponsel, dan dompet milik korban, Senin (1/6/2020), di kawasan Plupuh, Sragen.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, kasus pencurian bermula ketika pelaku yang diketahui bernama Rico Bangun alias Soleh, 25, mondar-mandir di depan rumah Aryadi, 26. Rumah sasaran itu berada di Dukuh Wonosido, RT 15, Desa Sidokerto, Plupuh, sekitar pukul 07.15 WIB.

Pelaku yang diketahui sebagai warga Ngemplak, Boyolali, kemudian masuk rumah lalu mengambil ponsel dan dompet. Tidak puas dengan dua barang yang diambilnya, Rico berusaha membawa kabur sepeda motor Honda Vario berpelat nomor AD 4697 AAE milik korban. Kebetulan, kuncinya masih menggantung di sepeda motor.

Hampir Sepekan 0 Kasus, Hari Ini Pasien Positif Covid-19 Wonogiri Tambah 2

Nahas, aksi maling di Plupuh, Sragen, itu ketahuan saat menyalakan mesin di luar rumah. Si pemilik rumah langsung keluar dan mencegat maling tersebut.

“Pelaku sempat mendorong sepeda motor itu keluar rumah. Begitu menghidupkan mesin, pemilik rumah langsung ke luar. Dia sempat mencegat pencuri itu pergi dengan membawa kabur sepeda motornya,” terang Kapolsek Plupuh, AKP Sunarso, kepada Solopos.com, Selasa (2/6/2020).

Perkelahian

Kapolsek Plupuh menambahkan, pelaku dan maling sempat terlibat perkelahian. Pemilik rumah lantas berteriak meminta tolong ke warga sekitar.

“Sempat ada perkelahian di sana. Pelaku mau ambil pisau. Namun, dia sempat dipiting oleh pemilik rumah yang terus berteriak minta tolong warga sekitar. Seketika warga sekitar berhamburan keluar rumah lalu menghajar pelaku hingga babak belur,” sambung AKP Sunarso.

Kelamaan Pakai Masker Bikin Wajah Iritasi? Begini Cara Mengatasinya

Polisi yang mendapat laporan perkelahian antara maling dan massa di Plupuh, Sragen, langsung menuju lokasi. Namun, kondisi pencuri itu sudah babak belur dihakimi massa.

Darah bercucuran dari wajahnya. Pukulan dan tendangan bertubi-tubi telah membuat pelipis mata kirinya bengkak.

Maling itu sempat mendapat perawatan di Puskesmas Plupuh, Sragen. Setelah menjalani rawat jalan, pencuri itu diserahkan ke Ruang Tahanan Polres Sragen.

“Lukanya lumayan parah setelah diamuk warga. Sementara temannya berhasil kabur. Sekarang kami masih mengejar teman dia,” terang Sunarso.

Pemilik Toko Bangunan di Karanganom Klaten Positif Covid-19


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho