Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito (kiri) menerima penyerahan hasil Bulan Dana PMI 2019 dari ketua panitia Wawan Ernawan (tengah) disaksikan Ketua PMI Kota Magelang Sumartono (kanan), Selasa (12/11/2019). (Antara-Humas Pemkot Magelang)

Solopos.com, MAGELANG — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Magelang menghimpun dana Rp333.625.000 melalui kegiatan Bulan Dana PMI selama Juli-September 2019. Anga itu melampaui target Rp250 juta

Ketua Panitia Bulan Dana PMI 2019 Kota Magelang Wawan Ernawan dalam rilis diterima yang diterima Kantor Berita Antara, Rabu (13/11/2019), mengatakan PMI Kota Magelang akan menerima penghargaan dari PMI Jateng karena keberhasilan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kita akan mendapat penghargaan dari PMI Jawa Tengah kalau ada kenaikan 25% dari tahun lalu atau sebesar Rp304 juta. Kenyataannya kita bisa mencapai Rp333.625.000,” ujarnya.

Serah terima hasil kegiatan Bulan Dana PMI 2019 Kota Magelang berlangsung di Pendapa Pengabdian Rumah Dinas Wali Kota Magelang, Selasa (12/11/2019). Ia menyebut keberhasilan itu tak lepas dari dukungan semua pihak, tanpa terkecuali kesediaan masyarakat dalam menyumbangkan dananya dan kerja keras panitia.

Ia mengatakan dana yang dihimpun akan digunakan untuk kegiatan-kegiatan kemanusiaan, seperti membantu masyarakat yang terkena bencana alam.  “Ini sudah menjadi konsekuensi kita sebagai makhluk sosial dan bermasyarakat untuk saling membantu antarsesama,” kata Wawan yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Kota Magelang itu.

Secara simbolis, dana diserahkan kepada Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dengan disaksikan segenap anggota forpimda dan tamu undangan. Selanjutnya, dana diserahkan Sigit kepada Ketua PMI Kota Magelang Sumartono.

Sigit mengapresiasi kinerja Panitia Bulan Dana PMI 2019 Kota Magelang karena berhasil melampaui target.  Ia menilai ketua panitia memiliki tangan dingin sehingga mampu meraih hasil terbaik.

“Selama saya memimpin di Kota Magelang, hanya ada sekali Bulan Dana PMI tak mencapai target. Saat itu memang kondisi masyarakat sedang sulit. Setelah itu, kita selalu melampaui target,” katanya.

Dia menegaskan dana yang dihimpun harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan masyarakat.  Ketika masyarakat membutuhkan, katanya, PMI segera terjun ke lapangan untuk membantu.

Belum lama ini, PMI Magelang ikut membantu keluarga korban kebakaran rumah di daerah Pasar Telo. Berkat gotong royong masyarakat pula, rumah yang terbakar itu sekarang sudah berdiri kembali.  “Selain pemerintah dan PMI hadir, masyarakat pun kerja sama membantu korban,” katanya.

Sigit meminta pihak-pihak terkait agar siap dengan berbagai antisipasi terkait dengan mulai musim hujan. “Ungkapan sedia payung sebelum hujan benar-benar harus diterapkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten