Taat Protokol Kesehatan, Budi Utomo Jadi Ponpes Siaga Candi Pencegahan Covid-19 Solo

Ponpes Budi Utomo, Kadipiro, Solo, dikukuhkan sebagai ponpes siaga untuk pencegahan Covid-19 karena taat menerapkan protokol kesehatan.

SOLOPOS.COM - Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjutak (kanan) beserta Pimpinan Pondok Pesantren Budi Utomo, M Thayibbun (tengah), dan Dandim 0735 Solo Letkol Inf Wiyata Aji, mengecek seluruh kelengkapan alat protokol kesehatan Ponpes Budi Utomo pada Jumat (16/10/2020) lalu. (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO -- Pondok Pesantren atau Ponpes Budi Utomo, Kadipiro, Solo, dikukuhkan sebagai Ponpes Siaga Candi dalam pencegahan Covid-19 berkat ketaatan menerapkan protokol kesehatan.

Ponpes Budi Utomo itu menjadi ponpes kedua yang masuk dalam kategori Tangguh Covid-19 Kota Solo. Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak meninjau ponpes itu beserta jajaran Forkopimda pada Jumat (16/10/2020).

Kapolresta turut mengecek seluruh kelengkapan protokol kesehatan seluruh bagian pondok. "Ponpes ini sebagai jawaban untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dalam lingkungan pesantren. Alhamdulillah, kerja sama dengan Kodim 0735/Solo dan Gugus Tugas Kota Solo berjalan efektif hingga dapat mencanangkan program ini," papar Kapolresta Solo kepada wartawan, Minggu (18/10/2020) siang.

Siswi SMK Di Ngawi Gugat Omnibus Law UU Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi, Siapa Dia?

Berdasarkan pengecekan itu, Kapolresta mengatakan protokol kesehatan Ponpes Budi Utomo Solo seluruhnya berjalan baik. Bahkan, pemakaian alat-alat makan pondok tidak bergantian.

Memperhatikan Jarak

Setiap alat makan sudah ada nama santri. Ia menambahkan dalam kelas juga sudah memperhatikan jarak antarpelajar dan pengecekan suhu tubuh wajib sebelum masuk kelas.

Ia menyebut pelaksanaan protokol kesehatan Ponpes Budi Utomo menjadi salah satu yang terbaik di Solo. "Kami akan menyasar seluruh pesantren Solo. Sehingga aktivitas pesantren berjalan dengan baik dan sehat. Ada 33 ponpes lain yang akan kami canangkan," imbuh Kapolresta.

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Pimpinan Ponpes Budi Utomo, M Thayibbun, menyampaikan Ponpes Budi Utomo sangat ketat dalam pelaksanaan protokol kesehatan dalam seluruh kegiatan seperti salat hingga pembelajaran.

Ia menambahkan beberapa santri sudah mulai kembali ke pondok. Untuk itu, ponpes menyediakan ruang karantina bagi santri yang baru datang.

Satgas Solo Kesulitan Melacak Pelanggan Warung Soto Kepatihan Kulon Yang Pemiliknya Positif Covid-19

"Kami berkoordinasi dengan Puskesmas Kadipiro untuk memantau para santri yang sedang menjalani karantina. Belum seluruh santri kembali, namun tetap mengikuti pembelajaran secara daring," ujarnya.

Ia menjelaskan dari 600-an santri, sudah ada sekitar 100 santri yang kembali ke pondok. Jumlah itu berasal dari wilayah Soloraya.

Berita Terbaru

Tiga Hari Kasus Covid-19 di Solo Melonjak 118 Orang, Pengetatan Diperpanjang

Solopos.com, SOLO—Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menyebut Surat Edaran (SE) terkait pembatasan anak di bawah usia 15 tahun...

Protokol Kesehatan di Lokasi Pelipatan Surat Suara Pilkada Boyolali

Solopos.com, BOYOLALI -- KPU Boyolali memastikan proses pelipatan surat suara Pilkada 2020 Kabupaten Boyolali, sesuai protokol kesehatan. Sejumlah warga...

Pemdes Sendang Wonogiri Hanya Layani Warga Bermasker

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Desa (Pemdes) Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri memberlakukan protokol pencegahan penularan Covid-19 dengan ketat kepada...

Libur Panjang Akhir Tahun, Wali Kota Solo Minta Warga Tak Mudik Dulu

Solopos.com, SOLO — Libur panjang akhir tahun dikhawatirkan bakal berdampak pada kenaikan persebaran virus SARS CoV-2. Presiden Joko Widodo (Jokowi)...

Inspiratif! Warga Tangen Sragen Gotong Royong Bantu Keluarga yang Positif Covid-19

Solopos.com, SRAGEN — Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah melakukan gerakan satu...

Lewat Wastafel & Hand Sanitizer Otomatis, SMP Birrul Walidain Sragen Kampanye Protokol Kesehatan

Solopos.com, SRAGEN — Wastafel dan hand sanitizer merupakan salah satu perangkat protokol kesehatan untuk membersihkan tangan dari segala virus...

Duh! Warga Sukoharjo Mulai Cuek, Pelanggar Aturan Wajib Pakai Masker Meningkat

Solopos.com, SUKOHARJO -- Warga Sukoharjo mulai cuek terhadap aturan wajib memakai masker. Fenomena ini terjadi setidaknya dalam sebulan terakhir....

Kisah SAR RSM Karanganyar, Rela Membantu Pemerintah Menekan Covid-19 Tanpa Imbalan

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sukarelawan memiliki peran besar dalam upaya menekan persebaran Covid-19 di Karanganyar. Meskipun tidak mendapatkan timbal balik...

Milad Momen RS PKU Muhammadiyah Solo Prioritaskan Covid-19

Solopos.com, SOLO — Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Rabu (18/11/2020) lalu, memperingati milad ke-93 yang bersamaan dengan peringatan milad ke-108...

Gencar Operasi Masker, Forkopimca Colomadu Gandeng Ibu-Ibu

Solopos.com, KARANGANYAR — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Colomadu menggandeng ibu-ibu yang tergabung dalam Sanggar Senam RM7 menyelenggarakan operasi...