Survei UI: Minat Mudik Masyarakat saat Wabah Corona Masih Tinggi

Hasil survei yang dilakukan Universitas Indonesia menyebutkan minat masyarakat untuk mudik Lebaran 2020 masih tinggi saat pandemi corona.

 Ilustrasi mudik. (Solopos/Whisupaksa Kridhangkara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi mudik. (Solopos/Whisupaksa Kridhangkara)

Solopos.com, DEPOK -- Survei yang dilakukan oleh peneliti Universitas Indonesia (UI) menyebutkan minat mudik masyarakat saat pandemi virus corona masih tinggi.

Dalam survei tersebut, UI melibatkan 3.853 responden dengan rentang usia 15-60 tahun ke atas.

Round Up Corona Soloraya: Tambah 3 di Solo, 2 Sukoharjo, 1 dari Tenaga Medis

Peneliti yang tergabung dalam Tim Panel Sosial ini, terdiri dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), UI, Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB). Kemudian, juga melibatkan Politeknik Statistika Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, U-INSPIRE, Jurnalis Bencana dan Krisis Indonesia. Dan didukung oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dari hasil survei tersebut sebanyak 43,78% responden masih minat mudik saat pandemi corona. Dan sisanya 56,22 persen menjawab tidak mudik.

Hanya Dengan Rp2,5 Juta, Anda Bisa Mengisolasi Diri 14 Hari Di Hotel Ini

Dengan persantase tersebut, UI mengklaim minat masyarakat masih tinggi untuk melakukan mudik saat Lebaran 2020 mendatang.

"Hasil survei tersebut menunjukkan masih banyak penduduk yang merencanakan mudik saat libur Lebaran di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda ini. Berkenaan dengan keputusan mudik, sebanyak 69,06% responden menjawab mudik untuk keperluan Idul Fitri, dan sejumlah 60,88% responden akan berangkat pada waktu cuti bersama Idul Fitri,“ kata salah satu peneliti dari Fakultas Psikologi UI Dicky Pelupessy, Rabu (15/4/2020).

Wabah Covid-19, Politikus Aljazair Minta Puasa Ramadan Ditunda

3 Rekomendasi

Dalam keterangan resminya yang ditayangkan pada situs resmi UI, Dicky bersama peneliti lainnya mengirimkan tiga rekomendasi kepada pemerintah terkait minat masyarakat yang masih tinggi melakukan mudik saat pandemi corona.

Adapun tiga rekomendasi tersebut adalah sebagai berikut:

Veronica Koman Kirim Dokumen 63 Tapol Indonesia ke PBB

1. Kampanye mengubah rencana masyarakat untuk tidak mudik Lebaran sebagai upaya mengurangi risiko penularan Covid-19.
2. Pengaturan dan antisipasi pergerakan masyarakat dari provinsi asal menuju provinis dan kabupaten atau kota tujuan mudik.
3. Pengaturan dan antisipasi moda transportasi yang akan digunakan oleh masyarakat, terutama mobil, pesawata, dan kereta api. Tiga transportasi tersebut menjadi pilihan utama saat mudik.

Dicky berharap pemerintah tegas untuk melarang masyarakat untuk mudik. Hal ini bertujuan agar memutus rantai penularan Covid-19 yang ada di masyarakat.

Manasik Ditiadakan, Calon Jemaah Haji Wonogiri Ikuti Bimbingan Online

Ia juga menilai kebijakan yang diterapkan saat ini, yakni pembatasan atau karantina wilayah tidak cukup untuk memerangi Covid-19 ini.


Berita Terkait

Berita Terkini

Polisi Tangkap Anggota Ormas Bekasi Sebut Orang Betawi Bodoh

Polisi menangkap anggota salah satu organisasi masyarakat (ormas) di Bekasi, VVL, 49, karena menyebut Orang Betawi Bodoh.

Buat Poster Kewirausahaan, Mahasiswa UNS Sabet 2 Gelar di Aection 3.0

Mahasiswa prodi Pendidikan Sejarah UNS Surakarta, Fiska Amanda Mulia, menyabet dua gelar pada Poster Competition di gelaran Akmapesa Economic Competition (Aection) 3.0 IPB.

Analisis Gagalnya Celeng Perjuangan di Media Sosial

Artinya, percakapan lebih banyak berpusat pada klaster-klaster itu, bukan pada akun-akun yang memperkuat narasi "celeng perjuangan".

Lansia Singapura Divonis 12,5 Tahun Penjara, Coba Perkosa WNI

Seorang pria lansia di Singapura berusia 68 tahun mencoba memperkosa PRT asal Indonesia yang bekerja di rumahnya.

Jadi Landasan Transformasi, UNS Raih Poin Tertinggi IKU 2020/2021

Setiap lembaga atau instansi pemerintah wajib merumuskan IKU dan menjadikan hal itu sebagai prioritas utama.

Menko Airlangga Ajak Anggota ASEAN Membangun Ekonomi Digital

Menko Airlangga menekankan kondisi pandemi telah mengakselerasi proses transformasi digital di dunia termasuk di ASEAN.

Jaga Transparansi Dana Haji, BPKH Adakan Diseminasi

BPKH gelar diseminasi pengawasan haji untuk menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana haji.

Wussss...Angin Puting Beliung Landa Karangpandan

Belasan rumah di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, rusak ringan setelah wilayah tersebut disapu angin puting beliun.

Teknologi Tak Dapat Gantikan Peran Guru dalam Mendidik

Mesin tidak dapat sepenuhnya menggantikan pendidik manusia dalam memberikan pengajaran kepada siswa.

Yusril Sebut Mubazir Jika Benih Lobster Dilarang Diekspor

Yusril Ihza Mahendra menyebut larangan mengekspor benih lobster adalah hal yang mubazir mengingat kebijakan budidaya lobster di dalam negeri tak jelas.

Pilu Pengakuan Anak Tersangka Ditiduri Kapolsek, Dijanjikan Ayah Bebas

S mengaku selama hampir dua pekan Iptu IDGN terus membujuknya dengan iming-iming sang ayah selaku tersangka akan dibebaskan.

Yusril Gugat Aturan Larangan Ekspor Benih Lobster, Ini Alasannya

Yusril Ihza Mahendera meminta MA mencabut larangan mengekspor benih lobster. Yusril menjadi kuasa hukum PT Kreasi Bahari Mandiri dan beberapa nelayan kecil di Nusa Tenggara Barat (NTB).

10 Berita Terpopuler: Kecelakaan Bos Indomaret hingga Cerita Paundra

Direktur PT Indomarco Prismatama, Yan Bastian, menjadi korban meninggal dalam kecelakaan Tol Cipularang, Sabtu (16/10/2021), menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Senin (18/10/2021).

Yuni Meneriakkan ”dengan Lembut” Suara Perempuan yang Tak Terdengar

Cerita Yuni adalah kisah dengan basis eksplorasi tentang anak-anak dan remaja yang menghadapi misteri hidup dan mati.

Tinggal 2 Bulan, Bupati Sukoharjo Optimsitis MPP Rampung Sesuai Target

Meski tinggal tersisa dua bulan waktu pengerjaan dengan progres baru 38%, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, optimistis pembangunan Mal Pelayanan Publik bisa rampung tepat waktu.