Sudah New Normal tapi Baru 3 Maskapai Terbangi Bandara Solo, Apa Saja?
Bandara Adi Soemarmo Solo. (Solopos/Dok)

Solopos.com, SOLO — Bandara Adi Soemarmo Solo sudah menerapkan protokol new normal, namun baru tiga maskapai yang beroperasi di bandara tersebut.

Tiga maskapai itu pun beroperasi dengan rute terbatas sejak Mei 2020. Tiga maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Solo adalah Garuda Indonesia, Citilink, dan Nam Air.

Dari tiga maskapai tersebut, Garuda Indonesia dan Citilink melayani rute Solo-Jakarta via Bandara Soekarno-Hatta (SOC–CGK) pergi pulang. Sementara Nam Air melayani rute Solo–Palembang dan Solo-Pontianak.

BPK: Hati-Hati Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional bisa Jadi Century Jilid II

“Sampai sekarang ini maskapai yang beroperasi di Bandara Adi Soemarmo ada tiga, yakni Garuda Indonesia, Citilink, dan Nam Air,” jelas Petugas Humas Bandara Adi Soemarmo Solo, Danardewi, kepada Solopos.com, Selasa (9/6/2020).

Sementara itu, besok Rabu (10/6/2020), masakapai Lion Air Group direncanakan mulai beroperasi secara nasional.

Sebelumnya, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan Lion Air Group memulai operasional penerbangan untuk layanan penumpang berjadwal domestik pada 10 Juni 2020.

Round Up Covid-19 Sukoharjo: 8 Kecamatan Zona Merah, Ada 7 Klaster Penularan

Persyaratan bagi Penumpang Maskapai

Maskapai anggota Lion Air Group antara lain Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), dan Batik Air (kode penerbangan ID).

“Bagi calon penumpang Lion Air Group yang akan bepergian mulai 10 Juni 2020 agar memerhatikan hal-hal berikut. Jika tes kesehatan yang digunakan rapid test, maka masa berlaku adalah 3 hari. Jika tes kesehatan yang digunakan Reverse Transcription–Polymerase Chain Reaction atau RT-PCR, maka masa berlaku ialah 7 hari,” papar dia dalam rilisnya.

Mulai 10 Juni, Lion Air Group Kembali Angkut Penumpang

Penurunan jumlah penumpang di Bandara Solo terjadi sejak April 2020. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Solo, Totok Tavirijanto, mengatakan jumlah penumpang pesawat udara komersial yang datang melalui Bandara Adi Soemarmo Solo pada April 2020 berjumlah 7.200 orang. Seluruhnya merupakan penumpang penerbangan domestik.

Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 80,97% dibandingkan bulan sebelumnya, yang tercatat berjumlah 37.830 orang.

“Penumpang yang berangkat dari Bandara Adi Soemarmo berjumlah 8.658 orang, seluruhnya merupakan penumpang penerbangan domestik. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 79,50% dibandingkan bulan sebelumnya, yang tercatat berjumlah 42.228 orang,” jelasnya.

Pengelola Sikapi Larangan Anak Masuk Mal di Solo, Siap Laksanakan tapi Bingung!

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom