Sudah Diizinkan Buka, Wisata OMAC di Klaten Masih Tutup Gegara Keramik & Jembatan Rusak
Loket karcis di Objek Mata Air Cokro (OMAC), Kecamatan Tulung, Klaten tertempel informasi objek wisata air itu masih tutup, Kamis (29/10/2020). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN — Objek wisata air Objek Mata Air Cokro (OMAC) di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah masih tutup meski sudah ada izin pembukaan wisata air seiring keluarnya surat edaran (SE) tentang Pembukaan Objek Wisata Tirta pada Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Klaten. Hal itu menyusul ada sejumlah kerusakan di objek wisata air yang dikelola Pemkab Klaten tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (DIsparbudpora) Klaten, Sri Nugroho, mengatakan belum dibukanya objek wisata air itu lantaran harus ada perbaikan di sejumlah sarana dan prasarana.

"Masih perlu perbaikan tentang sarana dan prasarananya. Keramik [kolam renang] banyak yang mengelupas dan itu butuh perbaikan," kata Nugroho saat dihubungi Solopos.com, Kamis (29/10/2020).

Kembangkan Motif Sanggit, Tim Pengabdian UNS Gandeng Perajin Batik Sragen

Lantaran ada kerusakan pada keramik di area waterboom tersebut, belum bisa dipastikan kapan OMAC buka lagi setelah tutup sejak pertengahan Maret 2020 lantaran ada pandemi Covid-19. "Masih kami koordinasikan dulu [untuk perbaikan]," kata Nugroho.

Kabid Pariwisata Disparbudpora Klaten, Ety Pusparini, juga membenarkan OMAC untuk sementara waktu belum dibuka bagi kunjungan wisata.

"Memang belum dibuka karena masih ada perbaikan yang belum dilaksanakan. Kolam renang kondisi keramiknya ada yang sudah mulai terkelupas. Kondisi jembatan gantung juga sudah rusak. Perlu penyikapan anggaran untuk proses perbaikannya," kata Rini.

Gegara Jual Tanah Kerukan Embung, Kades Sepat Sragen Tak Menyangka Jadi Tersangka

Informasi OMAC masih ditutup untuk wisata dipasang di beberapa lokasi seperti pintu loket karcis. Pada pintu masuk jembatan gantung, juga diberi penghalang dan tulisan berisi larangan melintasi jembatan gantung lantaran rusak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kerusakan keramik OMAC terjadi selama objek wisata air itu tutup karena pandemi Covid-19. Kerusakan keramik membahayakan bagi para pengunjung.

Sementara itu libur panjang pekan ini, ada sejumlah pengunjung yang kecele lantaran menyangka OMAC sudah buka seperti sejumlah objek wisata air lainnya di Klaten.

"Sejak pagi ini tadi banyak yang kecele. Ada rombongan bus wisata. Kemudian rombongan mobil pribadi, dan pesepeda. Sebagian hanya bisa duduk-duduk di tepi jalan karena tidak bisa masuk," kata salah satu warga di sekitar OMAC, Yanto.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom