Sragen Punya 192 BUMDes, Namun Baru 10 yang Berbadan Hukum

Baru 10 BUMDes di Sragen yang telah berbadan hukum. Ketiadaan status badan hukum membuat BUMDes tak bisa menjalin kemitraan dengan pihak ketiga.

 Para pengelola BUMDes dari berbagai desa di Sragen mengikuti forum sosialisasi usaha kemitraan dengan pihak ketiga yang difasilitasi DPMD di Aula Sukowati Setda Sragen, Jumat (17/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Para pengelola BUMDes dari berbagai desa di Sragen mengikuti forum sosialisasi usaha kemitraan dengan pihak ketiga yang difasilitasi DPMD di Aula Sukowati Setda Sragen, Jumat (17/6/2022). (Solopos.com/Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Belum semua desa di Kabupaten Sragen memiliki badan usaha milik desa (BUMDes). Dari 196 desa di Sragen, baru 192 desa yang memiliki BUMDes.

Dari jumlah itu yang sudah berbadan hukum baru 48 BUMDes dan baru 10 desa di antaranya yang mengantongi nomor induk berusaha (NIB). Data tersebut diungkapkan Direktur BUMDes Mojorejo Bangkit Sejahtera, Karangmalang, Sragen, Ady Sriyono, kepada Solopos.com, Sabtu (18/6/2022).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Ady menerangkan badan hukum itu syarat untuk mencari NIB. NIB sendiri fungsinya seperti surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan tanda daftar perusahaan (TDP). Dengan memiliki NIB maka BUMDes bisa bekerja sama dengan pihak ketiga.

Ady menerangkan proses mendapatkan NIB ini gratis, tetapi masih sedikit pengelola BUMDes yang mau mengurusnya.

Ia menyebut 10 BUMDes yang telah mengantongi NIB di antara Mojorejo, Karangmalang; Tangkil, Sragen Kota; Gebang, Masaran; dan Geneng Miri, Masaran. Selanjutnya BUMDes Jati, Sumberlawang; Jenalas, Gemolong; Kadipiro, Sambirejo; Sigit, Tangen; dan Karangmalang, Masaran.

Baca Juga: Ekspos Kasus Dugaan Korupsi BUMDes Berjo Digelar di Kejati Jateng

“BUMDes itu berdasarkan PP No. 11/2021 sudah merupakan badan hukum yang setara dengan perseroan terbatas dan yayasan,” jelas Ady, Sabtu (18/6/2022).

Ady mengakui selain banyak pengelola BUMDes enggan mengurus NIB, pemerintah desa sendiri juga pasif. Mereka memilih menunggu perintah dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sragen.

“Dalam pengurusan terkadang juga terkendala di tingkat desa karena untuk proses perizinan itu harus melalui mekanisme musyawarah desa (musdes),” katanya.

Sementara itu, Paguyuban BUMDes di Sragen difasilitasi DPMD Sragen mendapatkan penawaran kemitraan dari CV Alkafie Jaya Abadi, Jumat (17/6/2022). CV Alkafie Jaya Abadi adalah perusahaan yang bergerak di bidang pemasok ayam frozen. Dari 60 BUMDes yang diundang, hanya separuhnya yang datang.

Sekretaris Paguyuban BUMDes Sragen, Taris Dwi Rahmawan, menyampaikan kemitraan usaha ini bagus secara bisnis. “Bagi BUMDes kuncinya ada di kepala desa. Kami pun akan menyampaikan penawaran tersebut kepada kepala desa. Kalau kepala desa setuju maka bisa,” ujarnya.

BUMDes di Sragen rata-rata bergerak di bidang wisata, penyediaan jaringan Internet desa, pedagangan, dan jasa pembayaran.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Praktik Baik SDGs Desa Butuh Inovasi dan Kreativitas

+ PLUS Praktik Baik SDGs Desa Butuh Inovasi dan Kreativitas

Praktik baik implementasi Tujuan Pembangunan Desa Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Desa membutuhkan inisiatif, inovasi, kreativitas, dan kepeloporam dengan model berpikir yang tidak biasa atau out of the box.

Berita Terkini

Sang Legenda! Naik Damar Sasongko Solo-Sukoharjo Serasa Bus Perang

Bus perintis Solo-Jatipuro, Damar Sasongko, merupakan sang legenda di Sukoharjo yang memacu adrenalin penumpang karena serasa menumpang bus perang.

60 Mobil Ikuti Bhayangkara Autoshow di Wonogiri, Ini Keseruannya

Polres Wonogiri menggelar Bhayangkara autoshow yang diikuti 60 peserta mobil modifikasi dari sejumlah daerah di Tanah Air

Baru 6 Hari Dimakamkan, Tim Dokter Polda Jateng Autopsi Warga Sragen

Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama melalui Kanit Pidana Umum Polres Sragen Ipda Setya Pramana mengatakan autopsi ini atas permintaan keluarga karena adanya kecurigaan dan kejanggalan saat meninggal dunia.

Desain Bangunan Pasar Jongke Tak Berubah, Kios Akan Tampak dari Luar

Kepala Bidang Sarana Distribusi Perdagangan Dinas Perdagangan Solo, Joko Sartono menjelaskan kios Pasar Kabangan dan Jongke nanti kelihatan dari jalan.

Nostalgia Naik 7 Bus Legend Rute Solo-Sukoharjo, Sensasinya Hmm Mantap

Deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sampai saat ini masih cukup eksis meskipun jumlah penumpangnya terus menurun.

Gagal Diraih Solo, Ini Potensi 4 Kota Kreatif Unesco di Indonesia

Kota Solo dua kali gagal meraih predikat The Unesco Creative Cities Network (UCCN) atau Kota Kreatif Unesco. Di Indonesia, terdapat empat kota yang sudah dinobatkan sebagai Kota Kreatif Unesco.

Obati Rindu! CFD Klaten di Jl Mayor Kusmanto Diserbu Warga

Penyelenggaraan CFD perdana di Klaten setelah dua tahun tutup akibat pandemi Covid-19 diserbu warga.

Disebut Tak Punya Bumel, Ini Deretan Bus Kota Legend di Sukoharjo

Masih ingat dengan deretan bus perintis yang legend di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah?

Bulan Bakti IIDI, Bagikan 1.000 Telur untuk Anak-Anak di CFD

Sebanyak 1.000 telur dibagikan dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Istri Dokter Indonesia, yang mengusung tema dukung program prioritas nasional cegah stunting.

Warga Banjiri CFD Perdana di Jl. Mayor Kusmanto Klaten

Warga membanjiri kawasan jalan Mayor Kusmanto yang digunakan untuk area CFD.

Round Up Masalah PPDB SMA/SMK di Solo: Zonasi - Manipulasi Bikin Pusing

Sederet masalah mewarnai proses PPDB SMA/SMK di Kota Solo pada tahun ini.

Round Up Remaja Wonogiri Hilang - Hamil, Ayah Bayi Masih Misterius

Sosok ayah bayi dalam kandungan remaja Wonogiri yang hilang setahun lalu sampai saat ini belum diketahui dengan pasti.

Murah Banget! Harga Makanan di Warung Pak Solet Makamhaji Mulai Rp8.000

Harga makanan di warung makan Pak Solet, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, murah meriah, mulai Rp8.000 per porsi.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Bakal Hujan Lama

Prakiraan cuaca di Karanganyar hari ini, Minggu (3/7/2022), hujan akan turun sejak siang hingga malam.

Prakiraan Cuaca Sukoharjo Hari Ini Minggu 3 Juli 2022 Hujan Siang Malam

Inilah prakiraan cuaca untuk kawasan Sukoharjo pada hari Minggu (3/7/2022).

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Hujan Sejak Siang hingga Malam

Prakiraan cuaca di Sagen hari ini, Minggu (2/7/2022), hujan bakal turun dari siang hingga malam.