Harian Umum Solopos edisi Senin (16/11/2019).

Solopos.com, SOLO — Achmad Purnomo dan Gibran Rakabuming Raka bersaing memperebutkan rekomendasi DPP PDIP. Jika Gibran mulai sering blusukan, Purnomo aktif menghadiri undangan masyarakat.

Purnomo yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Solo itu percaya diri (pede). Dia mengaku tak gentar dengan langkah rivalnya, Gibran, yang sering blusukan untuk merebut simpati warga Kota Bengawan.

Kabr mengenai dinamika politik menjelang Pilkada Solo 2020 itu maih menjadi sorotan utama di Harian Umum Solopos edisi hari ini, Senin (16/12/2019). Berita tersebut bisa disimak selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Selain itu, ada pula ulasan mengenai aparat Polda Jawa Timur yang berhasil mengamankan belasan supercar bodong.

13 Supercar Diduga Bodong Dikandangkan di Mapolda

Polda Jawa Timur melakukan serangkaian razia terhadap mobil mewah yang diduga tidak patuh administrasi dan pajak. Polisi membawa dua mobil Ferrari, Porsche, dan Aston Martin.

Total ada 13 mobil mewah yang dikandangkan Polda Jawa Timur. Dalam razia terbaru, Polda Jawa TImur (Jatim) merazia dua Ferarri warna abu-abu dan merah, Porsche warna abu-abu, dan Aston Martin warna abu-abu.

Baca selengkapnya di: E-Paper Solopos.

Sedangkan di halaman Soloraya, ada ulasan tentang operasional Jalan Lingkar Kota Wonogiri. Ada pula kabar dari peringatan ulang tahun kedua Sendang Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar.

2020, JLK 020, JLK Beroperasi Penuh

Jalan Lingkar Kota (JLK) Wonogiri yang dibangun sejak 2010 dipastikan beroperasi secara penuh pada 2020. Kini, jalan beton sepanjang 15,594 kilometer (km) masih dalam tahap penyelesaian tahap akhir di sejumlah ruas.

Pantauan Espos, JLK sudah dilewati pengguna jalan untuk memangkas jarak tempuh dari Selogiri ke Wonogiri bagian selatan maupun timur. Kendati bisa dilintasi, volume kendaraan yang melintas masih sedikit.

Baca secara lengkap di: E-Paper Solopos.

Mahesa Krida, Simbol Sejarah Pertanian Warga Plesungan

Delapan orang mengenakan pakaian serba hitam dan topeng kepala kerbau dan seorang lagi yang mengenakan topeng raksasa berjalan bersama menuju salah satu tanah luas di Sendang Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar pada Sabtu (14/12/2019).

Tiba-tiba datang seorang pria berperawakan gempal sembari memainkan pecut yang ada di tangannya. "Cetar.. cetarr..cetarr…," suara pecut tersebut nyaring terdengar. Pria yang berperan seperti penggembala itu terus berjalan sembari mengelilingi rombongan orang berkepala kerbau tadi sambil terus memainkan pecutnya.

Simak secara lengkap di: E-Paper Solopos.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten