Solo Masih Darurat Corona, Kemenag Imbau Salat Tarawih Di Rumah Saja
Ilustrasi salat. (Solopos/dok)

Solopos.com, SOLO -- Kementerian Agama atau Kemenag Kota Solo mengimbau umat Islam melaksanakan kegiatan ibadah Ramadan termasuk salat tarawih di rumah selama masa darurat corona (Covid-19).

Hal tersebut tertuang dalam imbauan Kepala Kantor Kementerian Agama Solo Nomor: 941/Kk.11.31/02/BA.00/2020 tentang Ibadah Ramadan 1441 H/2020 M.

Imbauan itu tentang Perpanjangan Kedua, Peniadaan Sementara Kegiatan Peribadatan dan Keagamaan di Rumah Ibadat dalam Rangka Mencegah Penyebaran Wabah Corona Virus Disease.

Kepala Kemenag Solo, Musta’in Ahmad, menyampaikan peniadaan sementara kegiatan tersebut berlangsung hingga 25 Mei.

Ibu Rumah Tangga Karanganyar Positif Covid-19, Tak Ada Riwayat Perjalanan 

Kepala Kemenag Solo itu menyampaikan kegiatan ibadah dimaksud di antaranya, salat jamaah, Salat Jumat, tarawih, tadarus, sahur, dan buka bersama, serta majelis taklim, iktikaf, dan takbir keliling.

“Peniadaan sementara kegiatan peribadahan juga berlaku untuk gereja, vihara, kelenteng, dan tempat ibadah lainnya,” kata dia dalam rilis media yang diterima Solopos.com, Kamis (23/4/2029).

Mengenai Salat Idul Fitri, Musta'in  masih menunggu Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kemenag juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan disiplin guna mencegah risiko penyebaran Covid-19.

Kasus Ke-5 Positif Covid-19 Wonogiri: Perempuan Perantau Pulang Dari Jakarta

Kewaspadaan itu di antaranya dengan memakai masker dan menjaga jarak aman saat berinteraksi sosial. Sementara itu, Masjid Agung Keraton Solo mengikuti imbauan Kemenag dengan tidak menggelar salat tarawih berjamaah.

Masjid Agung

Ketua Takmir Masjid Agung, Muhtarom, mengatakan selain tarawih, kegiatan buka bersama, sahur bersama, dan iktikaf juga ditiadakan. "Demi kemaslahatan dan menghindari kemudaratan [penyebaran virus Corona], sementara waktu memang kami tidak memfasilitasi bagi mereka yang ingin tarawih di Masjid Agung," kata dia, Kamis.

Hasil Rapid Test Corona: 26 Orang Klaster Gowa di Sragen Positif 

Sosialisasi peniadaan salat tarawih berjamaah itu dilakukan dengan memasang papan pengumumuman besar di depan masjid. Selain itu juga menyampaikan pengumuman serupa di media massa dan media sosial.

“Kalau ada jamaah yang terlanjur ke masjid akan diberi pengertian dan diarahkan salat di rumah masing-masing,” jelas Muhtarom.

Ia menyebut pada momen Ramadan sebelumnya, jumlah jamaah yang salat tarawih di Masjid Agung bisa mencapai 1.500 per malam, sedangkan yang menjalani iktikaf mencapai 2.000-an orang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Jadwal Imsakiyah

Jadwal Imsakiyah Kota Solo, Sabtu 23 Mei 2020

Imsak

04.12

Subuh

04.22

Zuhur

11.37

Asar

14.57

Magrib

17.29

Isya

18.42



Ramadhan Kita

Pasang Baliho