Solo Istimewa, Tarik Banyak Pejabat Jakarta Datang

Pengamat politik, Agus Riewanto, menyebut faktor Presiden Jokowi menjadi salah satu alasan banyak pejabat yang berkunjung ke Kota Solo.

 Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bareng Kapolri, Panglima TNI, Kepala BNPB, dan Gubernur Jateng, meninjau vaksinasi di Balai Kota Solo, Sabtu (17/7/2021). (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

SOLOPOS.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bareng Kapolri, Panglima TNI, Kepala BNPB, dan Gubernur Jateng, meninjau vaksinasi di Balai Kota Solo, Sabtu (17/7/2021). (Solopos-Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO — Tingginya intensitas pejabat pusat yang datang ke Kota Solo mengindikasikan keistimewaan daerah ini dibandingkan daerah lain di Tanah Air.

Keistimewaan Solo di mata para pejabat pusat tidak lepas dari fakta kota ini yang merupakan daerah asal Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terlebih saat ini Solo dipimpin oleh Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik UNS Solo, Agus Riewanto, saat dihubungi Solopos.com melalui telepon seluler (Ponsel), Sabtu (24/7/2021). “Iya, [Solo] istimewa karena ada sejarah kotanya Presiden. Ada unsur populer politiknya,” ujar dia.

Baca Juga: 3 Pekan Berturut-Turut Panglima TNI Kunjungi Solo, Ada Apa Ya?

Agus berpendapat melakukan kunjungan kerja di Solo sangat strategis bagi para pejabat pemerintah pusat. Selain untuk melaksanakan tugas, ada aspek branding dan pencitraan yang mengena ketika seorang pejabat berkunjung ke Kota Bengawan.

Branding kena, citra meningkat, serta bisa mendapat perhatian Presiden. Artinya banyak keuntungan yang diperoleh dengan berkunjung ke Solo. Ada nilai pekerjaannya, punya nilai gengsi dan pencitraan. Jadi saling berkait,” terang dia.

Solo Pusat Perhatian

Lebih jauh Agus melihat Solo telah menjadi center of attention public baik skala nasional maupun internasional, beberapa waktu terakhir. Ketika sebuah kegiatan dilakukan di Solo, gaungnya bisa mencapai masyarakat nasional maupun dunia.

Baca Juga: IKA UNS Launching Kegiatan Gotong Royong Peduli Covid-19

“Solo itu kan perhatian publik nasional dan dunia. Sehingga apa pun yang terjadi di Solo gaungnya bisa sampai masyarakat internasional. Solo ini terkait PPKM Darurat Jawa-Bali juga sangat strategis karena berada di tengah-tengah,” sambung dia.

Berdasarkan catatan Solopos.com, sejumlah pejabat pusat ramai-ramai berkunjung ke Solo dalam beberapa bulan terakhir. Pada Juli 2021 ini saja Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo sudah dua kali ke Solo.

Mereka memantau Pos PPKM Darurat di Simpang Tiga Faroka dan melihat vaksinasi Covid-19 warga Solo. Pada Sabtu (17/7/2021) Panglima TNI dan Kapolri juga melepas rombongan Babinsa/Babinkamtibmas menyalurkan sembako.

Baca Juga: Pemerintah Beri Bansos untuk PKL, Warung Kecil dan Warteg Senilai Rp1,2 Juta, Ini Syaratnya!

Kendati sudah dua pekan berturut-turut berkunjung ke Solo, Panglima TNI kembali dijadwalkan berkunjung ke Solo pada Sabtu sore ini. Dia akan mengecek tempat isolasi terpusat di SMPN 25 Solo dan di SDN 06 Panularan, Laweyan, Solo.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Muhammad Rohani Gantikan Muh. Abdullah sebagai Anggota KPU Boyolali

Muh. Abdullah, yang dinilai telah melanggar kode etik setelah terlibat perkara kesusilaan.

Terowongan Gunung Pegat, Kokoh Berdiri Meski Berumur Hampir Seabad

Dari dalam terowongan disebut-sebut kerap mengeluarkan gas beracun serta pernah ada yang meninggal dunia

Buang Limbah Ciu Sukoharjo ke Anak Sungai Bengawan Solo, Pelaku Beralasan Hemat Biaya

Pelaku pembuangan limbah ciu ke anak Sungai Bengawan Solo di wilayah Sukoharjo mengaku buang limbah ke sungai karena lebih hemat biaya.

Konflik Internal Persis Solo, Michele Kuhnle Akhirnya Meminta Maaf

Mantan Humas Persis Solo Michelle Kuhnle melalui ibundanya menyampaikan permintaan maaf kepada manajemen PT PSS pimpinan Kaesang Pangarep.

Catat! 2.569 Pekerja di Solo Terdampak Covid-19

Sebanyak 2.569 di antaranya terdampak Covid-19, dengan perincian 2.460 dirumahkan dan sisanya mengalami PHK.

Masih Ada 1 Kasus Positif, Satgas Covid-19 Juwiring Klaten Belum Izinkan Pemancingan Buka

Satgas Covid-19 Kecamatan Juwiring, Klaten, belum mengizinkan tempat wisata pemancingan buka karena masih ada kasus positif yang belum sembuh.

Gelontor 25.000 Dosis, Menhub Berharap Bisa Bantu Atasi Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 Soloraya

Kementerian Perhubungan menggelontorkan 25.000 dosis vaksin Covid-19 untuk wilayah Soloraya salah satunya ke Boyolali.

Terungkap! Begini Alur Pembuangan Limbah Ciu yang Cemari Sungai Bengawan Solo

Dua pelaku yang tertangkap polisi Sukoharjo di Polokarto memeragakan alur pembuangan limbah ciu yang mencemari Sungai Bengawan Solo.

Wow, Atlet Judo Wonogiri Tak Pernah Gagal Tembus PON Sejak 1989

Sejak 1989, Wonogiri belum pernah absen mengirim atlet judo ke ajang Pekan Olahraga Nasional atau PON, termasuk tahun ini di Papua.

Pemkot Solo Perluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Warga KTP Luar Kota Boleh Mengakses

Pemkot Solo memperluas sasaran vaksinasi Covid-19 kepada warga ber-KTP luar Solo yang berdomisili di Kota Bengawan.

Karanganyar Punya Pabrik Produksi APD di Gondangrejo, Langganan Kemenkes dan RS di Indonesia

Kabupaten Karanganyar memiliki pabrik yang memproduksi alat pelindung diri (APD) berskala nasional, PT Natatex Jaya Garmindo.

Dikunjungi Kepala Bappenas, Bupati Karanganyar Curhat Pembangunan RSUD Enggak Kelar-Kelar

Bupati Juliyatmono meminta Kepala PPN/Bappenas membantu mengingatkan kementerian terkait soal penyelesaian pembangunan RSUD Karanganyar.

Pengerjaan Proyek Koridor Jl Juanda Solo Senilai Rp4,3 Miliar Molor, Kontraktor Didenda

Kontraktor pelaksana proyek koridor Jl Juanda Solo tahap II senilai Rp4,3 miliar dikenai denda sekitar Rp32 juta lantaran terlambat menyelesaikan pengerjaan proyek.

Tikus Pithi Disebut Organisasi Tak Jelas saat Lawan Gibran di Pilkada Solo, Tuntas Subagyo Berang

Tuntas Subagyo tersinggung dengan pernyataan Refly Harun yang menyebut Tikus Pithi sebagai organisasi tidak jelas saat melawan Gibran di Pilkada Solo.

Petugas DLHK dan Polisi Klaten Cek Air Saluran Irigasi yang Berubah Merah, Hasilnya?

Petugas dari DLHK dan Polres Klaten mengambil sampel air di saluran irigasi yang sebelumnya dikabarkan berubah warna menjadi merah.

Pemkab Sukoharjo Bantu Biaya Pendidikan Anak Pasutri Tinggal di Kolong Meja Wedangan Kartasura

Pemkab Sukoharjo akan memberikan bantuan biaya pendidikan kepada anak dari pasangan suami istri Cahyo Yulianto, 50 dan Wiwin Haryati, 48.