Setelah Gibran, DPP PDIP Beri Restu Menantu Jokowi di Pilkada Medan

PDIP resmi mengusung Mohammad Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Joko Widodo, untuk maju di Pilkada Medan 2020.

SOLOPOS.COM - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto menerima kunjungan silaturahmi bakal calon Wali Kota Medan Bobby Nasution, di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, Sabtu (28/12/2019). (Antara)

Solopos.com, JAKARTA -- PDIP resmi mengusung Mohammad Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Joko Widodo atau Jokowi, untuk maju di Pilkada Medan 2020.

Bobby resmi menjadi calon Wali Kota Medan didampingi oleh Aulia Rahman sebagai calon Wakil Wali Kota.

"Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Haji Aulia Rahman. Ya, selamat bergabung di PDI Perjuangan Mas Bobby, selamat atas kelahiran putra keduanya semoga berkah," kata Ketua Bidang Politik dan Keamanan PDIP, Puan Maharani, di Jakarta, Selasa (11/8/2020), seperti dikutip Bisnis.com.

Perjalanan Kasus Runtuhnya Bisnis Investasi Semut Rangrang di Sragen

Sementara itu, menantu Jokowi itu memastikan akan menjalani amanah tersebut dengan sebaik mungkin dan semuanya ditujukan untuk kepentingan rakyat. "Kami akan jalani amahan ini dengan segenap hari dan jiwa," ujarnya.

Sebelum PDIP, Bobby telah mengantongi restu untuk maju di Pilkada Medan dari Parati Nasdem. Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan partainya mendorong agar Bobby Nasution berkomunikasi dengan partai lain.

Tujuannya untuk meraup sebanyak-banyaknya dukungan, kalau bisa hingga menantu Jokowi itu melawan kotak kosong di Pilkada 2020.

Pendaki Asal Laweyan Solo Terpeleset di Gunung Sindoro Dini Hari, Begini Kondisinya

Semangat Melawan Kotak Kosong

"Kalau Bobby mau berkomunikasi dengan PDIP dengan Golkar, dengan partai lain dengan PKS dan sebagainya, dipersilakan. Bagus malahan," ujar Willy, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan Nasdem tidak membangun komunikasi dengan partai-partai lain untuk membangun koalisi. Menurut dia, kandidat yang harus aktif berkomunikasi untuk membangun koalisi.

Partai Nasdem bukan hanya akan menerima partai mana pun yang akan bergabung. Tetapi mendorong menantu Jokowi tersebut untuk menghimpun dukungan sebanyak-banyaknya. "Kalau bisa [lawan] kotak kosong malah, kenapa tidak," ujar dia.

Ambyar! Rumah Ambruk Saat Pernikahan, Pengantin Jadi Korban

Sebelumnya, soal restu DPP PDIP kepada menantu Jokowi itu sempat jadi sorotan. Hal itu karena saat pengumuman 45 rekomendasi Pilkada 2020, Jumat (17/7/2020), PDIP belum merilis siapa yang bakal diusung di Pilkada Medan.

Padahal, di saat yang sama, restu PDIP untuk putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, di Pilkada Solo sudah diumumkan. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto hanya mengatakan keputusan untuk menantu Jokowi di Pilkada Medan masih menunggu momentum.

"Politik itu melihat momentum, jadi pakai hitung-hitungan juga. Maka hari ini kami pakai simbolik 45, kami mulai dari timur menuju ke barat, matahari terbit dari timur, Bung Karno Sang Putra Fajar," kata Hasto dalam konferensi pers, Jumat (17/7/2020).

Berita Terbaru

Mendagri Larang Pengumpulan Massa saat Penetapan Calon Kepala Daerah

Solopos.com, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melarang pengumpulan massa saat tahapan penetapan dan pengundian nomor...

Gerakan Coblos Kotak Kosong Mulai Menggeliat di Sragen

Solopos.com, SRAGEN - Target angka partisipasi 77,5% untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)...

Pilkada Sukoharjo: Tim Pemenangan Etik-Agus Laporkan Sejumlah Akun Medsos Ke Polisi, Kenapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Tim pemenangan pasangan calon bupati-calon wakil bupati Pilkada Sukoharjo 2020, Etik Suryani-Agus Santosa atau Etik-Agus melaporkan...

KPU Wonogiri Imbau Tim Pemenangan Paslon Bentuk Satgas Covid-19

Solopos.com, WONIGIRI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri mengimbau kepada kedua paslon bupati dan wakil bupati Wonogiri pada pilkada...

Pemkab Klaten Klaim Belum Ada Laporan Pelanggaran Netralitas PNS di Pilkada

Solopos.com, KLATEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mengaku belum pernah memperoleh laporan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) atau...

DPS Pilkada Solo 2020: Perempuan Lebih Banyak Ketimbang Laki-Laki

Solopos.com, SOLO -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo mengumumkan daftar pemilih sementara atau DPS Pilkada Solo 2020 sebanyak 419.287...

Pilkada Solo: Paslon Bajo Bidik Nomor Urut 01, Ini Alasannya

Solopos.com, SOLO -- Tim pemenangan pasangan cawali-cawawali dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo, membidik nomor urut 01...

Calon Tunggal dan Kotak Kosong akan Diperlakukan Setara di Pilkada Sragen

Solopos.com, SRAGEN—Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2020 tidak boleh berat sebelah dalam sosialisasi antara pasangan calon bupati-calon wakil...

Kekayaan Cabup Boyolali Said Hidayat Hampir Rp4 Miliar, Tanpa Utang Lho!

Solopos.com, BOYOLALI -- Calon bupati tunggal di Pilkada Boyolali, Mohammad Said Hidayat (Said), tercatat memiliki kekayaan senilai hampir Rp4...

Jika Jadi Wali Kota Solo, Ini Kata Gibran Soal Program 3WMP Andalan Rudy

Solopos.com, SOLO -- Pasangan Wali Kota Solo dan Wakil Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo, terkenal...