Sepatu Aerostreet Klaten: Kualitas Internasional, Harganya Lokal

Kisah unik kali ini datang dari brand sepatu lokal asal Klaten, Aerostreet, yang menjual barang kualitas ekspor dengan harga murah.

Farodlilah Muqoddam - Solopos.com
Kamis, 19 Mei 2022 - 17:23 WIB

SOLOPOS.COM - Ilustrasi sepatu Aerostreet dari Klaten. (Shopee)

Solopos.com, KLATEN — Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, memiliki pabrik sepatu bermerek kualitas ekspor. Jagoan sepatu di Klaten ini bernama Aerostreet.

Berbeda dengan brand lainnya, Aerostreet menawarkan produk sepatu collectible items yang dapat dijangkau kalangan menengah ke bawah. Harga sepatunya rata-rata dibanderol Rp119.000.

Semua produk sepatu lokal itu bisa dibeli di market place seperti Shopee dan Tokopedia. Dalam kesempatan tertentu, Aerostreet Klaten rutin berkolaborasi dengan brand lain yang hampir selalu menggegerkan jagad maya. Biasanya, sepatu viral yang diproduksi sebanyak ribuan pasang itu akan ludes dalam hitungan menit.

Perjalanan Aerostreet menempatkan diri sebagai brand lokal dengan tagline #LokalTakGentar itu cukup panjang. Awalnya, brand lokal Klaten ini memulai usaha dengan menjual sepatu sekolah dengan model sederhana serba hitam. Sepatu sekolah ini didistribusikan melalui jaringan toko offline yang sudah dibangun oleh Kustaman sejak era 1980-an.

Dikabarkan Bisnis.com, Kamis (19/5/2022), Kustaman adalah seorang distributor produk sepatu, sandal, buku tulis, tas, dan perlengkapan sekolah yang memasok beragam produk tersebut ke toko-toko di Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Produk yang dijualnya menyasar segmen masyarakat menengah ke bawah.

Baca juga: Ini Kisah Lengkap KKN Rumah Kosong Klaten, Serem Lur!

Sepaatu Lokal

Pada 2015, dia mendirikan PT Adco Pakis Mas yang memproduksi sepatu sekolah yang ia beri nama Aerostreet. Sepetak lahan di Kabupaten Klaten dibangun menjadi pabrik sepatu yang seluruhnya menggunakan bahan-bahan lokal.

Didukung oleh jalur distribusi yang sudah mapan di Klaten, produk sepatu sekolah Aerostreet mudah diserap pasar. Apalagi harga yang ditawarkan juga terjangkau untuk segmen pasar menengah ke bawah. Permintaan juga relatif stabil karena setiap tahun ajaran baru semua siswa pasti membutuhkan sepatu.

“Kami biasanya berproduksi setahun untuk mengejar permintaan sepatu pada tahun ajaran baru,” ujarnya.

Baca juga: Terbanyak di Jawa Tengah, Segini Jumlah Masjid di Klaten

Hingga kemudian hadirlah pandemi Covid-19 pada awal 2020, yang kemudian diikuti oleh aturan pembatasan aktivitas. Sekolah dilaksanakan secara online dari rumah masing-masing, sehingga siswa tidak butuh membeli sepatu. Tumpukan sepatu yang sudah diproduksi menumpuk di gudang pabrik, juga mengendap di toko-toko para mitra.

Aerostreet Klaten hampir bangkrut. Di saat genting seperti itu, putra sulung Kustaman, Adhitya Caesarico, mengambil alih kendali. Ia mengganti haluan Aerostreet dari sepatu sekolah serba hitam menjadi sepatu fesyen beragam corak dan berwarna-warni.

Berita ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul: Aerostreet, Jagoan Sepatu Viral dari Klaten

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif