Terbanyak di Jawa Tengah, Segini Jumlah Masjid di Klaten

Kabupaten Klaten tercatat memiliki jumlah masjid paling banyak di Jawa Tengah, berapa sih?

 Masjid Al Aqsha di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Klatenkab.go.id)

SOLOPOS.COM - Masjid Al Aqsha di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. (Klatenkab.go.id)

Solopos.com, KLATEN – Kabupaten Klaten ternyata menjadi kabupten dengan jumlah masjid paling banyak di Jawa Tengah (Jateng).

Angka itu berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng yang dihimpun dari Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag).

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Berdasarkan data BPS Jateng yang diakses di laman Jateng.bps.go.id, Senin (16/5/2022), ada 2.929 masjid yang tersebar di kabupaten pimpinan Sri Mulyani tersebut.

Namun dengan jumlah masjid yang banyak, jumlah musala di Klaten justru lebih sedikit. BPS Jateng mencatat hanya ada 1.716 musala di Kabupaten Klaten.

Baca Juga: Bukan Demak atau Kudus, Ini Daerah dengan Kiai Terbanyak di Jateng

Sementara itu, daerah dengan masjid paling sedikit di Jateng adalah Kota Tegal, yaitu 157 unit masjid.

Sedangkan jumlah musala paling banyak berdasarkan data BPS Jateng ternyata ada di Kabupaten Grobogan yang mencapai 5.868 unit. Di sisi lain, jumlah masjid di Kabupten Grobogan tercatat ada 1.476.

Baca Juga: Kenapa Pati Dijuluki Kota Paranormal?

Di sisi lain, daerah di Jateng dengan jumlah musala paling sedikit ada di Kota Magelang, yaitu di angka 73. Namun angka-angka tersebut merupakan data BPS Jateng yang dimungkinkan masih banyak masjid dan musala yang masih luput dari pendataan.

Berikut daftar jumlah masjid dan musala di Jateng berdasarkan data BPS 2021 dengan Klaten menjadi yang terbanyak masjidnya:

jumlah masjid di klaten

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

+ PLUS Jadi Paru-Paru Dunia, Mangrove Juga Jamin Food Security Warga Pesisir

Upaya perlindungan mangrove sebagai ekosistem blue carbon tidak hanya mampu mengurangi emisi dan peningkatan simpanan carbon benefit tetapi juga memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkini

Ganjar Disomasi Terkait PPDB, Rudy: Malah Terkenal

Rudy, panggilan akrabnya justru menilai somasi terhadap Ganjar sebagai sesuatu yang bagus karena akan membuat Ganjar kian terkenal. 

Megawati Pusing Capres PDIP? Ini Kata Pengamat

Megawati Soekarnoputri diprediksi pusing memilih antara mementingkan internal partai atau mengikuti keinginan publik dengan mencapreskan Ganjar Pranowo. 

Prabowo, Anies dan Ganjar Maju Capres, Wapres dari Kelompok Islam

Ketiga capres yang diprediksi bakal bertarung adalah Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.

Pengunjung Grojogan Sewu Tawangmangu Naik 2 Kali Lipat

Saat ini jumlah pengunjung Grojogan Sewu naik dua kali lipat dibandingkan dengan hari-hari biasa.

Penerbangan Langsung dari Luar Negeri ke Solo Dikebut

Kemenparekraf bakal mempercepat layanan penerbangan langsung luar negeri ke Kota Solo.

Diminta Gibran, Sandiaga Siapkan Direct Flight dari Luar Negeri ke Solo

Menparekraf, Sandiaga Uno, menjanjikan akan mempercepat layanan penerbangan langsung dari luar negeri ke Kota Solo atas permintaan Gibran

Gibran: Percuma Promosi Pariwisata Tak Ada Direct Flight Luar Negeri

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, ingin ada penerbangan langsung atau direct flight dari luar negeri ke Solo seperti dulu.

Di Depan Rudy, KIB Solo Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Kota Solo siap mendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, sebagai calon presiden dalam Pemilu 2024.

Ruwatan di Gunung Lawu, Pusat Pemujaan Suci Masyarakat Jawa Kuno

Gunung Lawu, sama seperti gunung lainnya di Pulau Jawa dipercaya sebagai pusat kekuatan sakral dan pemujaan yang menghubungkan masyarakat Jawa kuno dengan dewa atau leluhur yang dianggap memiliki kekuatan gaib, sehingga kerap digunakan sebagai lokasi ruwatan.

Kota Solo 2 Kali Gagal Dapat Pengakuan UNESCO, Gibran: Proposale Elek

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, buka-bukaan kenapa kotanya dua kali gagal dapat pengakuan UNESCO sebagai Kota Kreatif.

Solo Gagal Masuk Jaringan Kota Kreatif UNESCO, Sandiaga Turun Tangan

Menparekraf Sandiaga Uno akan membantu Solo mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai kota kreatif.

Anak Tak Lolos PPDB, Ortu Minta Kelas Virtual Pasar Kliwon Ditambah

Warga Pasar Kliwon, Kota Solo, meminta kuota rombongan belajar (rombel) kelas virtual ditambah agar bisa menampung lebih banyak siswa asal kecamatan itu yang tak lolos PPDB SMAN 2022.

Calhaj Asal Solo Mulai Diberangkatkan ke Jeddah

Jemaah calon haji (calhaj) asal Kota Solo sudah mulai diberangkatkan ke Tanah Suci. Calhaj asal Kota Solo dibagi menjadi dua kelompok terbang atau kloter, yaitu 41 dan 42.

Penjualan Meningkat, Peternak Sukoharjo Malah Curhat Kurang Modal

Di tengah meningkatnya penjualan ternak untuk kurban di Kabupaten Sukoharjo, peternak justru curhat butuh modal.

Jejak Garam Rumahan Paranggupito Wonogiri dan Keunikan Pantainya

Kecamatan Paranggupito menjadi satu-satunya wilayah di Wonogiri, Soloraya, dan Jawa Tengah yang memiliki keunikan pesisir Pantai Selatan Pulau Jawa, dimana pernah ditemukan jejak pembuatan garam rumahan.