Sempat Takziah ke Malang, Pasien Covid-19 di Ponorogo Meninggal
Ilustrasi pemakaman pasien terjangkit Covid-19. (Detik.com)

Solopos.com, PONOROGO – Seorang warga Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, meninggal dunia karena Covid-19, Jumat (2/10/2020) malam. Pasien ini sebelumnya memiliki riwayat takziah ke Malang.

“Saya sampaikan kabar duka bahwa pasien nomor 429 dari wilayah Kecamatan Ponorogo meninggal dunia,” kata Plt. Bupati Ponorogo, Soedjarno, Sabtu (3/10/2020).

Pasien ini sempat menjalani perawatan selama enam hari di rumah sakit dengan keluhan demam dan batuk. Pemakaman dilakukan sesuai protokol pemakaman jenazah Covid-19.

Mak Pet! Listrik di Madiun Raya Mati Serentak

Sesuai hasil tracing, pasien asal Ponorogo ini pada tanggal 22 September lalu bersama satu orang anaknya pergi takziah ke Malang. Saat di Malang, pasien ini berkontak dengan anggota keluarganya yang juga ternyata terpapar Covid-19.

Anak pasien ini juga terkonfirmasi positif Covid-19 dan kini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dengan adanya satu pasien meninggal dunia itu, akumulasi pasien meninggal di Ponorogo mencapai 16 orang.

Api Abadi Mrapen di Grobogan Bakal Dihidupkan Kembali, Begini Caranya

Soedjarno menuturkan pada Jumat kemarin juga ada penambahan dua pasien positif. Keduanya merupakan warga Kecamatan Ponorogo.

Satu orang merupakan pasien suspek yang dirawat di RS dan satu pasien lagi dari hasil uji swab mandiri karena akan bepergian ke Sulawesi Utara.

“Pada hari yang sama juga ada penambahan pasien sembuh. Yakni pasien nomor 334, 342, 351, 415, dan 418,” ujarnya.

Inilah Wujud Ular Bandotan yang Gigit Tangan Warga Sumberlawang Sragen hingga Melepuh & Menghitam

Dengan adnaya tambahan dua pasien ini, akumulasi kasus positif Covid-19 di Ponorogo mencapai 435. Dengan pasien sembuh 338 orang dan pasien yang masih menjalani isolasi sebanyak 81 orang.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom