Seleksi CPNS Klaten: 2.926 Pelamar Berpeluang Lolos Administrasi, 822 Tidak Memenuhi Syarat

Sebanyak 2.926 pelamar dinyatakan memenuhi syarat sehingga berpeluang mengikuti tahapan berikutnya, yakni seleksi kompetisi dasar (SKD).

 Ilustrasi peserta seleksi penerimaan CPNS melakukan registrasi. (Antara-Sumarwoto)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi peserta seleksi penerimaan CPNS melakukan registrasi. (Antara-Sumarwoto)

Solopos.com, KLATEN -Sebanyak 2.926 pelamar CPNS di Kabupaten Klaten berpeluang besar lolos seleksi administrasi. Hingga sekarang, tahapan seleksi CPNS di Klaten masih memasuki masa sanggah hasil seleksi administrasi CPNS.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Pemkab Klaten membuka lowongan 154 formasi CPNS, beberapa waktu lalu. Dari jumlah pelamar, panitia penyelenggara telah menyeleksi berkas administrasi yang sudah dikirimkan para pelamar CPNS.
Hasil seleksi administrasi sementara yang telah diumumkan, Senin (2/8/2021), sebanyak 2.926 pelamar dinyatakan memenuhi syarat sehingga berpeluang mengikuti tahapan berikutnya, yakni seleksi kompetisi dasar (SKD).

Baca Juga: Sempat Buka 2,5 Bulan, Museum Sangiran Tutup Lagi

Sebaliknya, sebanyak 822 orang dinyatakan tak memenuhi syarat (TMS) saat seleksi administrasi. Terdapat beberapa penyebab para pelamar tergolong TMS. Di antaranya, tidak melengkapi meterai, tidak sesuai klasifikasi pendidikan, tidak mengirim transkip nilai, dan lainnya.
“Pengumuman seleksi administrasi kan sudah, Senin kemarin. Dari 154 formasi, jumlah pelamar CPNS di Klaten mencapai 3.748 orang. Data sementara, sebanyak 2.926 pelamar yang memenuhi syarat. Saat ini masih berlangsung masa sanggah terhadap pengumuman itu [4-6 Juli 2021]. Sudah ada ratusan pelamar yang memanfaatkan masa sanggah selama dua hari ini. Hasil masa sanggah tersebut diumumkan 15 Agustus mendatang,” kata Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Klaten, Slamet, kepada Solopos.com, Kamis (5/8/2021).
Slamet mengatakan formasi CPNS yang dibuka Pemkab Klaten didominasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes). Hal itu seperti, dokter, perawat, bidan, apoteker, dan lainnya.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Sembuh di Klaten Meningkat, Ternyata Ini Kuncinya

“117 itu ada di Dinkes Klaten. Selebihnya [37 formasi] berada di dinas lainnya. Dari formasi yang ada, tiga dokter spesialis tak ada pelamarnya. Perinciannya, dokter spesialis jantung, radiologi, bedah mulut,” katanya.
Hal senada dijelaskan Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pengadaan dan Pengembangan Pegawai Bidang Pengembangan dan Diklat BKPPD Klaten, Tamtama. Masa sanggah hasil pengumunan seleksi administrasi CPNS Klaten sudah berlangsung dua hari.
“Masa sanggahnya, 4-6 Agustus 2021. Selama dua hari ini, sudah ada ratusan pelamar yang memanfaatkan masa sanggah,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Gibran soal Gaji Wali Kota Solo: Bukannya Tidak Diambil, Tapi...

Gibran Rakabuming Raka mengakui gaji sebagai Wali Kota Solo memang tidak besar dan ia tetap mengambilnya untuk sejumlah keperluan.

Digitalisasi dan Inovasi Jadikan Bisnis Makin Sehat, Makin Cepat, Makin Dekat

Berkat digitalisasi di masa pandemi sejumlah pelaku usaha mengaku bisnis mereka makin sehat, makin cepat, makin dekat.

Tertabrak Truk di Jalan Solo-Sragen, Pasutri Meninggal, Anak Patah Tulang

Pasutri yang memboncengkan seorang anak laki-laki meninggal dunia akibat tertabrak truk di jalan Solo-Sragen wilayah Masaran, Sragen.

Jemput Rezeki, 6 Dalang Boyolali Ngamen Bareng dari Rumah ke Rumah Warga

Sejumlah dalang dari Boyolali ngamen dari rumah ke rumah warga yang mau nanggap demi menjemput rezeki dan mengobati kerinduan penggemar.

Pemkot Solo Fasilitasi Pengajuan QR Code PeduliLindungi, Begini Prosedurnya

Pemkot Solo membantu memfasilitasi kalangan pelaku usaha dan kantor instansi yang ingin mendapatkan QR Code PeduliLindungi.

Berbulan-Bulan Tutup, Pengelola Objek Wisata Air Klaten Kewalahan Biayai Perawatan

Pengelola objek wisata air di Kabupaten Klaten khawatir tak lagi bisa menanggung biaya perawatan jika tak segera menerima pengunjung.

Pemkab Sragen Beli Lahan Rp9 Miliar untuk Bangun Kantor, Legislator Soroti Urgensinya

Pemkab Sragen membeli lahan seharga Rp9 miliar untuk membangun gedung perkantoran baru pada 2022 mendatang.

Banyak Pemohon BPUM di Wonogiri yang Tak Lolos, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyak pemohon BPUM di Kabupaten Wonogiri yang tak lolos karena adminitrasi yang disetorkan tidak sesuai dengan ketentuan.

RSUD Ngipang Solo Bakal Dibangun 6 Lantai, Apa Saja Fasilitasnya?

Pemkot Solo berencana mengembangkan RSUD Ngipang dengan membangun gedung setinggi enam lantai di lahan belakang rumah sakit.

Pelaku Perusakan SDN di Wonosamodro Boyolali Belum Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Pelaku kasus perusakan bangunan SDN 2 Gunungsari, Wonosamodro, Boyolali, belum terungkap setelah penyelidikan sekitar tiga pekan.

Ngeri! Penambang Pasir Sragen Kerap Temukan Tengkorak Manusia di Bengawan Solo

Sejumlah penambang pasir di Kedungupit, Sragen, kerap menemukan tengkorak manusia saat melakukan aktivitas penambangan.

Waduuuh! Ratusan Pemohon BPUM di Wonogiri Terindikasi Usahanya Abal-Abal

Ratusan pemohon program bantuan untuk pelaku usaha mikro (BPUM) 2021 di Kabupaten Wonogiri terindikasi usahanya abal-abal.

Ketua Tikus Pithi Ingin Rombak Sistem Pendidikan dengan Penjurusan Anak Sejak Dini

Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, menilai sistem pendidikan nasional perlu dirombak denga mengakomodasi penjurusan sejak dini.

Dahsyatnya Bakso Tumpeng Merapi Glodogan Klaten, Lelehan Sambelnya Meledak di Mulut

Warung di Glodokan, Klaten Selatan, Klaten, menjual bakso unik dengan bentuk seperti tumpeng dan lelehan sambel seperti lava Gunung Merapi.

Cegah Klaster Sekolah di Solo, Pemkot Gelar Swab Acak Saat PTM

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyasar puluhan sekolah yang menggelar pertemuan tatap muka (PTM) terbatas untuk uji swab antigen acak.

Memasuki Musim Hujan, Waspadai Penyakit Ini di Wonogiri

Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai beberapa penyakit yang akan muncul.