Sekelumit Pahit Manis Perjuangan Membangun Fancy Chocolate
Rika Pujiastuti P.W dengan produknya Fancy Chocolate (istimewa)

Solopos.com, SOLO--Hidup itu penuh dengan pilihan. Setiap pilihan memiliki konsekuensi tersendiri. Untuk menentukan pilihan tak hanya ditentukan oleh benda materi namun terkadang keputusan akhir adalah mendengarkan suara hati.

Begitu juga pengalaman hidup yang dilalui Rika Pujiastuti P.W, warga Jl.Pandanaran 93 Boyolali ini. Setelah menjalani karier kurang lebih 15 tahun di sejumlah perusahaan, Rika dihadapkan pada pilihan untuk melanjutkan karier atau fokus membesarkan anak kembarnya.

“Background saya kan teknologi pangan. Saya dulu bekerja di departemen riset dan development. Namun akhirnya saya memutuskan untuk berhenti bekerja karena saya punya kembar ingin fokus mengurus mereka,” ujar Rika ketika dihubungi Solopos.com, Jumat (16/10/2020).

Rika  memulai usaha di rumahnya sekitar tahun 2016 dengan membangun laboraturium kecil-kecilan yang dia bangun dari dana hasil menabung selama dia bekerja.

Jumlah Pemilih Pilkada Sukoharjo 2020 Berkurang 1.949 Orang, Berapa Totalnya?

Dia membuat formula minuman cokelat yang saat ini sedang digandrungi masyarakat. Membuat formula minuman adalah keahliannya. Namun untuk mendapatkan formula yang diinginkan Rika mengaku memerlukan proses yang tidak mudah.

“Untuk membuat formula biasanya saya butuh waktu khusus dan tidak boleh diganggu,” ujar perempuan kelahiran Boyolali 27 April 1980 ini. Setelah mendapatkan formula yang diinginkan dia pun melakukan uji mencoba atau test case kepada masyarakat.

“Saya biasanya melakukan dengan cara membawa produk saya yang saya sandingkan dengan produk minuman coklat yang sudah dikenal. Jadi saya berpenampilan seperti SPG itu di acara car free day, menawarkan minuman-minuman itu yang saya taruh di gelas tanpa menunjukkan merek ya. Saya tanyakan kepada orang-orang gimana rasanya minuman ini? Lebih enak mana? Setiap respons orang yang minum kemudian dicatat oleh saudara saya,” jelas Rika.

Jasa Meracik Formula

Contoh produk dari Fancy Chocolate (istimewa)
Contoh produk dari Fancy Chocolate (istimewa)

Saat ini Rika menjual produk ke pasaran dengan merek Fancy Kembar Jaya atau Fancy Chocolate dengan varian Fancy Belgian Chocolate dan Cokelat Jahe.
Produk tersebut dijual dalam berbagai macam kemasan dan harga, Fancy chocolate kemasan 1.000 gram dijual dengan harga Rp70.000; Fancy chocolate 500 g seharga Rp40.000;Fancy chocolate 250 g dijual Rp25.000; dan Fancy Cokelat Jahe 250 g seharga Rp42.000.

Menurut Rika, minuman fancy produknya lebih murah dibandingkan minuman cokelat sejenis atau dengan produk terkenal lainnya. Dia berharap produknya bisa terjangkau oleh masyarakat luas dengan tetap menggunakan bahan-bahan yang berkualitas.

Selain menggunakan bahan baku lokal, Rika juga menggunakan bahan baku impor. Dibantu dengan tiga karyawan, Rika telah menjual produknya melalui agen dan reseller yang tersebar di Solo, Jogja, Bekasi, hingga Jakarta.

“Namun yang di Jakarta sementara setop dulu, mungkin karena di sana masih banyak toko dan restoran yang tutup karena dampak pandemi Covid-19,” ujar Rika.

Tak hanya penjualan offline, Rika juga menjual produknya secara online melalui media sosial Facebook Monster Bubble dan Instagram @minumancoklatfancy. Selain juga melalui platform e-commerce shopee dan blibli.com.

Boyongan Pedagang Pasar Klewer Solo Timur Dimeriahkan Kirab, Sempat Picu Kerumunan

Tak hanya membuat dan menjual produk sendiri, istri dari Yohan Pujianto ini juga menerima jasa untuk membuat atau meracik produk premium untuk customer yang minta dibuatkan formula sendiri.

“Jadi bila ada yang ingin minta dibuatkan formula minuman saya bisa. Nanti tinggal minta keinginan seperti apa, rasanya gimana konsumen bisa menentukan. Nanti konsumen akan memberikan merek sendiri. Jadi ada perjanjian sebelumnya,”ujar Rika.

Hingga saat ini Rika mengaku sudah membuat ratusan formula minuman. Dia pun mendapat dukungan dari kolega-kolega yang dikenalnya dulu semasa dia masih berkarier di perusahaan.

Saat ini, Rika punya keinginan yang masih terus dia perjuangkan yakni meningkatkan branding mereknya. “Membangun awareness masyarakat terhadap sebuah produk itu kan tidak mudah, butuh waktu dan perjuangan. Jadi saya sedang berusaha agar produk saya lebih dikenal luas oleh masyarakat,”ujarnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom