Sejumlah Manfaat Bawang Bombai yang Harganya Kian Mahal di Pasaran
Ilustrasi bawang bombai. (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Beberapa waktu terakhir harga bawang bombai di pasaran cenderung mahal dan susah dicari alias langka. Kalau pun ada, harga komoditas pangan tersebut yang biasanya berkisar Rp50.000 /kilogram (kg) melonjak hingga mencapai Rp100.000 per kg atau bahkan lebih. Baik pedagang maupun pembeli sama-sama mengeluhkan naiknya harga bawang bombai. Sebagian besar pembeli mengaku menyiasatinya dengan dengan membeli bawang merah dan bawang putih sebagai pengganti.

Belum lama ini, seperti dilansir solopos.com, di Pasar Bunder Sragen harga bawang bombai masih tinggi. Harga  yang semula hanya Rp23.000/kg meroket mencapai Rp140.000/kg. Harga ini menjadi yang tertinggi seusai penghentian impor akibat kasus virus corona yang merebak di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Para pedagang menuturkan mahalnya harga bawang bombai dipicu oleh langkanya pasokan yang diduga akibat wabah virus Corona. Langka dan mahalnya harga komoditas ini membuat masyarakat menjadi harus memutar otak untuk menggantinya dengan beberapa bahan bawang putih dan bawang merah.

Komoditas ini memang sering dimanfaatkan untuk memasak berbagai makanan. Berikut beberapa masakan yang kerap menyertakan bawang bombai di dalamnya.

1. Burger

Makanan yang dulunya disebut hamburger ini merupakan roti berbentuk bundar dan dibelah menjadi dua bagian. Untuk mengisi kekosongan ditengahnya, roti tersebut diselipkan dengan daging, lalu sayur-sayuran berupa selada, tomat, mentimun dan bawang bombai. Penggunaan bawang bombai pada burger diiris tipis-tipis untuk memberikan rasa krenyes dan gurih. Sebagai penambah rasa, burger diberi saus seperti mayones, saus tomat dan sambal serta mustard.

2. Capjay

Capcay merupakan masakan China yang berisi aneka sayuran, seperti wortel, kembang kol, kubis, kacang kapri, serta brokoli. Makanan ini kaya akan nutrisi seperti serat, protein, vitamin, asam folat namun rendah kalori sehingga sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh serta terhindar dari obesitas. Untuk menumis bumbu dalam masakan capjay, dibutuhkan bawang bombai sebagai penyedap rasa.

Virus Corona Diprediksi Bisa Bermutasi Dan Menyebar Lewat Udara

3. Fuyunghai

Fuyunghai juga merupakan masakan dari China. Makanan ini dibuat dari telur dadar yang dicampur dengan sayuran seperti kubis, wortel, dan kacang polong, lalu ditambah dengan daging atau seafood. Sebagai pelengkap dan penambah rasa, biasanya Fuyunghai disantap dengan tambahan saus asam manis. Komoditas ini juga ditambahkan saat menumis bumbu saos,

4. Spageti

Masakan asal Itali ini merupakan jenis pasta berbentuk panjang, tipis, silindris, dan padat. Seperti pasta pada umumnya, spageti terbuat dari gandum giling dan air. Spageti direbus lalu diberi saus dan daging sebagai toping. Saus dari spageti ad bermacam-macam, mulai dari bolognese, saus keju atau carbonara dan lainnya. Irisan bawang bombai ikut dimasukan ke dalam tumisan saus spageti guna menambah rasa lezat pada masakan.

Dari segi kesehatan berikut manfaat bawang bombai dilansir dari hallosehat.com, Jumat (13/3/2020).

1. Menjaga Kesehatan Jantung

Bawang bombai memiliki manfaat sangat baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah. Hal ini karena adanya kandungan kalium dalam bawang bombai yang memiliki efek penurun tekanan darah. Quercetin, salah satu jenis flavonoid dalam bawang bombai juga membantu kalium menjaga tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.

2. Mencegah Kanker

Komoditas ini merupakan sumber antioksidan yang berasal dari vitamin C yang sangat kuat. Kondisi inilah yang membuat komoditas ini memiliki kekuatan besar untuk menangkal radikal bebas pemicu kanker.

3. Menjaga Mood

Folat yang terkandung dalam bawang bombai ternyata mampu mengurangi gejala depresi. Folat bertugas untuk mengurangi proses pembentukan homosistein, senyawa yang bisa mencegah darah dan zat gizi mencapai otak secara optimal.

Dengan menekan produksi homosistein, ini artinya produksi zat kimia di otak seperti serotonin, dopamin, dan norepinefrin bisa diproduksi dengan lancar. Produksi zat kimiawi otak ini yang lancar membuat otak lebih optimal mengatur suasana hati, siklus tidur, dan juga nafsu makan.

227 Pasien Positif Corona, Ikatan Dokter Anak: Peningkatannya Luar Biasa

4. Menjaga Kekebalan Tubuh

Polifenol di dalamnya sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari radikal bebas. Berkurangnya tumpukan radikal bebas dalam tubuh dapat membantu mendorong sistem kekebalan tubuh menjadi semakin kuat. Menurut University of Maryland Medical Center, quercetin yang ada pada bawang bombai juga mampu mengurangi reaksi alergi dengan menghentikan tubuh memproduksi histamin, yang membuat Anda bersin, menangani, dan gatal.

5. Menjaga Fungsi Pencernaan

Oligofruktosa atau serat yang ada di  dalamnya membuat sistem pencernaan bekerja dengan baik. Serat ini mendorong pertumbuhan bakteri baik di usus. Oligofruktosa ini juga berperan untuk membantu mencegah dan mengobati diare.

6. Menjaga Kadar Gula Darah

Kromium dan sulfur di dalamnya membantu menurunkan gula darah dan memicu peningkatan produksi insulin. Studi dalam jurnal Environmental Health Insights menyatakan bahwa komoditas ini sangat berguna untuk orang-orang dengan diabetes.

Orang dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2 yang makan bawang bombai (berwarna merah) dalam penelitian ini menunjukan kadar gula darah yang lebih rendah hingga 4 jam ke depan. (Bunga Oktavia)



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom