Sejarah Baru! Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Kunjungi Stasiun Klaten
Kereta Rel Listrik (KRL) relasi Solo-Jogja berhenti di Stasiun Klaten, beberapa waktu lalu. (Istimewa/PT KAI Daops VI Yogyakarta)

Solopos.com, KLATEN - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo alias Jokowi, diyakini menjadi presiden kali pertama yang berkunjung ke Stasiun Klaten, Senin (1/3/2021). Setelah berkunjung ke Stasiun Klaten, Jokowi langsung menuju ke Merapi Resto Klaten untuk santap siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, Jokowi telah meresmikan KRL Jogja-Solo. Selanjutnya, Jokowi menjajal KRL Jogja-Solo rute Stasiun Tugu Jogja hingga Stasiun Klaten.

Baca Juga: 21 Tahun di DPRD, Setyo Sukarno Rasakan Sensasi Berbeda Pada Hari Pertama Jadi Wabup Wonogiri

Begitu tiba di Stasiun Klaten, Presiden Jokowi dan rombongan makan siang di Merapi Resto Klaten. Saat di Stasiun Klaten, Jokowi mengenakan pakaian berwarna putih. Jokowi juga mengucapkan terima kasih ke manajemen stasiun.

"Tadi pesannya cuman terima kasih. Gitu aja. Sekali dalam sejarah," kata Kepala Stasiun Klaten, Sutopo, kepada Solopos.com, Senin (1/3/2021).

Rencana Batal

Setelah makan siang di Merapi Resto, Jokowi sempat dijadwalkan berkunjung ke Pasar Kraguman, Kecamatan Jogonalan. Belakangan diketahui, Jokowi membatalkan rencana itu karena bertakziah ke Jogja.

"Saya tadinya juga dengar Pak Jokowi mau lewat di sini. Saya pengennya Pak Jokowi mampir ke Pasar Kraguman. Dahulu kan Pak Jokowi sempat mampir di depan pasar sini. Tapi, Pak Jokowi tidak jadi ke sini," kata salah seorang pedagang buah di Pasar Kraguman, Jogonalan, Partini, 68.

Baca Juga: Ditinggal Suami Berenang, Wanita Nogosari Meninggal Tenggelam di Umbul Pengging Boyolali

Terpisah, Camat Jogonalan, Sutopo, mengaku belum mengetahui jadwal Jokowi yang ingin mampir di Pasar Kraguman. Sebaliknya, Jokowi dikabarkan juga mengecek ke Stasiun Srowot.

"Dari kecamatan enggak tahu agenda pak presiden. Tapi informasi yang kami peroleh, infonta mampir ke Srowot juga. Itu hanya informasi. Kami pun tak tahu kebenarannya," katanya.



Berita Terkini Lainnya








Kolom