Satpol PP Solo Selidiki Kafe Viral Gelar Nonbar Liga 2, bakal Ditutup?

Satpol PP Solo menyelidiki informasi yang viral mengenai acara nonbar pertandingan sepak bola Liga 2 di kafe/restoran.

 Ilustrasi nonton bareng pertandingan sepak bola. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi nonton bareng pertandingan sepak bola. (Sunaryo Haryo Bayu/JIBI/SOLOPOS)

Solopos.com, SOLO — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo tak akan segan-segan menutup kafe maupun restoran yang nekat menggelar nonton bareng atau nonbar sepak bola pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Kerumunan lebih dari lima orang jelas dilarang sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo yang terbit pada awal pekan lalu. Di samping itu, konsumen hanya diperbolehkan makan di tempat selama maksimal 60 menit.

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan, menanggapi viralnya acara nobar di salah satu kafe saat pertandingan Liga 2 Grup C antara Persis Solo melawan Putra Safin Group (PSG) Pati atau AHHA PS Pati FC, Minggu (26/9/2021).

Baca Juga: Bangga Produk UMKM Solo Masuk Uniqlo, Gibran sampai Live Instagram

Pendukung kedua tim maupun masyarakat umum sudah dilarang menonton langsung ke stadion. Namun, larangan datang ke stadion, bukan berarti mengizinkan mereka nonbar pertandingan Liga 2 di tempat umum Solo.

“Ya, aturannya jelas, kerumunan lebih dari lima orang tidak diizinkan. Kami boleh langsung membubarkan. Sementara ini kami belum mendapatkan laporan dari warga, kecuali informasi dari awak media atau media sosial,” katanya saat dihubungi Solopos.com, Selasa (28/9/2021).

Panggil Pengelola

Arif mengatakan akan menelusuri video acara nonbar sepak bola Liga 2 di Solo yang viral tersebut. Apabila kafe tempat berlangsungnya nonbar itu diketahui, Satpol PP akan langsung memanggil pengelola.

Baca Juga: Puluhan Mahasiswa Jateng Belajar Literasi Berita Bareng AMSI

Petugas bakal diterjunkan untuk bersiaga pada pertandingan-pertandingan berikutnya. Warga diminta proaktif apabila menemukan kejadian serupa.

“Penyelenggaraan hajatan kan biasanya dilaporkan masyarakat, kami juga ingin mereka bertindak serupa untuk nonton bareng. Kalau laporan umum, kafe yang ramai untuk karaoke atau pura-pura tutup itu. Mereka melihat dari banyaknya kendaraan di luar, tapi lampu kafenya mati. Kami akan lebih preventif lagi,” jelas Arif.

Baca Juga: Begini Kata Sosiolog UNS tentang Fenomena Pijat Plus-Plus di Solo

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengaku bakal memberikan sanksi kepada kafe yang menyelenggarakan nonbar Liga 2. “Ya, ada sanksi. Wong aturannya enggak boleh nonton bareng kok. Nanti kami tegur. Aturannya memang dilarang, enggak boleh. Enggak boleh nonton di stadion tapi nonton bareng, ya sama saja. Bakal kami tindak tegas, dilihat dulu,” ucap Gibran.

Ia mengaku sudah beberapa kali menyampaikan dan mengimbau masyarakat atau suporter agar menonton di rumah saja sebagai upaya mengantisipasi persebaran Covid-19 di Kota Solo.


Berita Terkait

Berita Terkini

Jorok! 25 Ton Sampah Dibuang Sembarangan di Sukoharjo Tiap Hari

Sebanyak 25 ton sampah ditengarai dibuang sembarangan setiap harinya di wilayah Sukoharjo. DLH setempat memetakan ada 10-an tempat buang sampah liar.

Kasus Covid-19 Klaster PTM Solo Tersebar di 8 Sekolah, Ini Perinciannya

Temuan kasus konfirmasi positif Covid-19 di kalangan siswa dan guru yang menggelar PTM di Kota Solo tersebar di delapan sekolah SD dan SMP.

3 Fasyankes di Sukoharjo Ini Layani Vaksinasi Tanpa Syarat Domisili

Tiga fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Sukoharjo melayani vaksinasi warga tanpa memandang domilisi selama sepekan ke depan.

Warga Bantaran Mojolaban Sukoharjo Ternyata Banyak Yang Belum Vaksin

Warga bantaran Sungai Bengawan Solo wilayah Mojolaban, Sukoharjo, antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 digelar Komunitas Omah Sambung dan Kodim Sukoharjo.

Solar Langka di Soloraya, Pertamina Tegaskan Tak Ada Pengurangan Kuota

Pertamina menyatakan tidak ada pengurangan kuota BBM bersubsidi jenis solar yang belakangan ini banyak dikeluhkan langka di wilayah Soloraya.

Puluhan Sapi Ikut Promosi Festival Kuliner Solo, Ternyata Ini Alasannya

Panitia Festival Kuliner Internasional Solo melibatkan para peternak sapi tunggang dari Boyolali dan Karanganyar dalam promosi agenda tersebut, Kamis (21/10/2021).

Jika Kondisi Darurat, Wonogiri Aktifkan Lagi Tempat Isoter

Pengaktifan kembali tempat isoter di Gedung PGRI menyesuaikan kasus Covid-19.

Tak Diizinkan Orang Tua, Sebagian Siswa SMP di Wonogiri Tak Ikuti PTM

Keikutsertaan siswa SMP dalam PTM terbatas tergantung keputusan siswa/orang tua/wali.

100.000-An Warga Solo Tak Punya Akta Kelahiran, Diduga Ini Penyebabnya

Ternyata masih banyak warga Solo yang belum memiliki akta kelahiran, jumlahnya mencapai 18% atau hampir 100.000 orang dari total penduduk Kota Bengawan.

Automatic Ozone Machine Bikin PTM di SDN II Butuhan Klaten Kian Nyaman

Dua siswa kelas V SDN II Butuhan, Delanggu, mampu membikin automatic ozone machine yang berfungsi membunuh virus dan bakteri dalam suatu ruangan (termasuk Covid-19).

Projo Fasilitasi 1.400 Dosis Vaksinasi di Banyudono Boyolali

 Banyudono dipilih menjadi lokasi sentra vaksinasi ini lantaran cakupan vaksinasi terbilang rendah.

Zona Hijau, Satgas Covid-19 Butuhan Klaten Tetap Gelar Operasi Yustisi

Operasi yustisi yang melibatkan pamong desa, polisi, sukarelawan, dan lainnya di Butuhan itu digelar setiap satu kali dalam sepekan.

Cerita Karyawan Pinjol Bikin IRT di Wonogiri Bunuh Diri: Gajinya Besar

Karyawan perusahaan pinjol ilegal yang diduga menyebabkan ibu-ibu di Wonogiri bunuh diri mengaku digaji besar dan mendapat fasilitas apartemen.

Mantap! Sukoharjo Ekspor Beras Mulai Tahun Depan

Pemkab Sukoharjo menargetkan bisa mulai ekspor beras yang ditanam menggunakan metode Indeks Pertanaman (IP) 400 pada 2022 mendatang.

Umbul Pelem Klaten Bayarkan Iuran BPJS Ketenagakerjaan Ratusan Warga

Umbul Pelem, Wunut, Klaten, membayarkan iuran jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada 650 kepala keluarga.

Selter Pasar Ikan Sumbang Transaksi hingga Rp1 Miliar di SGS 2021

Merchant sektor kuliner khususnya selter Pasar Ikan menyumbang transaksi hingga Rp1 miliar pada event SGS 2021 hingga Kamis (21/10/2021).