Salatiga Kembangkan Padi Jenis Baru, Ampuh Cegah Stunting
Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, saat memberikan sambutan pada acara penanaman padi Inpari Nutri Zinc di Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Selasa (24/11/2020). (Semarangpos.com-Humas Pemkot Salatiga)

Solopos.com, SALATIGA -- Pemerintah Kota atau Pemkot Salatiga tengah mengembangkan padi jenis baru. Varietas padi yang diberi nama Inpari Nutri Zinc itu disebut ampuh mencegah stunting alias pertumbuhan anak tak optimal karena gizi kurang.

Padi Inpari Nutri Zinc ini sebenarnya merupakan bantuan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah (Jateng). Padi varietas baru itu mulai ditanam di Salatiga, Selasa (24/11/2020). Penanam padi yang disebut ampuh mencegah stunting itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Salatiga, Yuliyanto; dan Wakil Wali Kota Salatiga, Muh Haris, di area persawahan milik Kelompok Tani Mardi Rahayu Kaliondo di Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir.

Yuliyanto mengatakan ada 75 kg benih padi Inpari Nutri Zinc yang ditanam di Salatiga. Benih itu ditanam di lahan seluas 3 hektare. "Selain padi Inpari Nutri Zinc, BPTP Jateng juga memberikan bantuan berupa 1.000 tanaman jeruk untuk dikembangkan di Salatiga," ujar dia.

Kasus Covid-19 Salatiga Tembus 551, Tenaga Kesehatan Kewalahan Tracing

Wali Kota menambahkan varietas padi Inpari Nutri Zinc diklaim memiliki banyak kandungan zinc yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan anak. Zinc juga dinilai bagus untuk daya tahan tubuh. "Kekurangan Zinc bisa mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh, produktivitas, dan kualitas hidup," tutur Yuliyanto.

Produksi Pertanian

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Salatiga, Nunuk Dartini, mengatakan penanaman padi Inpari Nutri Zinc juga dalam rangka meningkatkan produksi pertanian di Salatiga. Ia meminta masyarakat untuk ikut mempromosikan konsumsi beras Inpari Nutri Zinc yang memiliki kandungan gizi tinggi.

"Selain menanam dan mengembangkan padi jenis baru, kami juga meminta masyarakat mengampanyekan konsumsi beras zinc ini. Supaya nutrisi ibu-ibu hamil tercukupi dan bisa terhindar dari stunting," tutur Nunuk.

23 Tokoh Agama di Salatiga Dapat Insentif Rp1,35 Juta dari Pemkot

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPTP Balitbangtan Jateng, Joko Pramono, menyambut baik antusiasme Pemkot Salatiga mengembangkan padi Inpari Nutri Zinc. Ia juga memuji visi misi Pemkot Salatiga yang ingin mengembangkan potensi pertaniannya.

"Ke depan kami akan berkomitmen mendukung pembangunan pertanian di Salatiga. Pada 2021 nanti, padi Inpari Nutri Zinc bisa diperluas lagi, termasuk bibit-bibit yang lain untuk Salatiga. Semoga tidak ada refocusing anggaran," ujar Joko.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom