Saksi Kunci Kasus Ferdy Sambo, AKBP Arif Rahman Arifin Sakit

Arif Rahman hadir langsung di persidangan di Gedung TNCC Divisi Propam Polri namun tidak mengikuti sidang sampai dengan selesai karena alasan kesehatan belum stabil.

 Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah memberikan keterangan pers terkait perkembangan sidang etik lanjutan Ipda Arsyad Daiva Gunawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/9/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

SOLOPOS.COM - Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah memberikan keterangan pers terkait perkembangan sidang etik lanjutan Ipda Arsyad Daiva Gunawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/9/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Solopos.com, JAKARTA — Saksi kunci yang juga berstatus tersangka dalam kasus Ferdy Sambo, AKBP Arif Rahman Arifin, menderita sakit sehingga tidak bisa bersaksi penuh untuk mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Arsyad Daiva Gunawan, Senin (26/9/2022).

Ipda Arsyad Daiva Gunawan menjalani sidang kode etik karena terlibat menghalangi penyidikan kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“Hari ini tadi sekitar jam 11.00 WIB, sidang tersebut bisa dilaksanakan dan saksi atas nama AKBP AR, beliau bisa hadir,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah di Mabes Polri, Jakarta, Senin.

Nurul mengatakan Arif Rahman hadir langsung di persidangan di Gedung TNCC Divisi Propam Polri namun tidak mengikuti sidang sampai dengan selesai karena alasan kesehatan belum stabil.

Baca Juga: Dibandingkan Hotman Paris dengan Kasus Ferdy Sambo, Ini Kisah OJ Simpson

Sidang tetap berjalan meski AKBP Arif Rahman diizinkan pulang lebih dulu. Sidang berlanjut dengan memeriksa empat orang saksi lainnya, yakni Kompol AS, Kompol IR, AKBP RS dan Briptu RM.

“Karena kondisi kesehatan belum stabil, AKBP AR tidak bisa menyelesaikan (sidang) sampai dengan selesai. Namun sekitar satu jam yang lalu sidang dilanjutkan kembali tanpa saksi AR,” tambah Nurul.

Selain sebagai saksi kunci, Arif Rahman Arifin juga merupakan tersangka tindak pidana dugaan menghalangi penyidikan penembakan Brigadir J bersama dengan enam tersangka lainnya, termasuk Ferdy Sambo dan Brigjen Pol. Hendra Kurniawan.

??????Baca Juga: Hotman Paris: Perkara Ferdy Sambo adalah Kasus Impian bagi Pengacara

Dari tujuh tersangka, empat di antaranya telah menjalani sidang etik, yakni Ferdy Sambo, Kompol Chuck Putranto, Kompol Baiquni Wibowo, dan Kombes Pol. Agus Nur Patria.

Keempatnya dijatuhi sanksi etik pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) dan mengajukan banding. Sidang putusan banding terhadap Ferdy Sambo telah diputuskan pada Senin (19/9/2022), yang isinya menolak permohonan banding.

Tersisa tiga tersangka yang belum menjalankan sidang etik yakni Brigjen Pol. Hendra Kurniawan, AKBP Arif Rahman Arifin, dan AKP Irfan Widyanto.

Baca Juga: Dua Alasan Hotman Paris Menolak Menjadi Pengacara Ferdy Sambo

Dari 35 anggota Polri terduga pelanggar etik terkait kasus “Sambogate”, 15 orang di antaranya telah menjalani sidang etik.

Dari 15 personel yang telah menjalani sidang etik, 14 orang di antaranya sudah diputus sementara satu orang masih proses persidangan.

Hingga hari ini, masih terdapat 20 orang anggota Polri terduga pelanggar yang menunggu antrean untuk menjalani sidang etik.

Baca Juga: Hotman Paris Tolak Jadi Pengacara Ferdy Sambo Meski Dibayar Miliaran Rupiah

Sebelumnya, Jumat (23/9/2022), Kepala Divisi Humas (Kadivhumas) Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan Biro Pertanggungjawaban Profesi Divisi Profesi dan Pengamanan Polri telah menjadwalkan sidang etik untuk Brigjen Pol. Hendra Kurniawan.???????

Dedi mengatakan jadwal sidang etik menjadi kewenangan biro tersebut sehingga semua jadwal diatur sedemikian rupa karena hakim sidang etik hanya terdapat dua tim.

“Dua tim harus menyelesaikan berkas perkara 35 orang, yang sudah melaksanakan sidang sudah 15 orang, masih punya 20 orang lagi diselesaikan, harus dikejar secara maraton,” ujarnya.

Baca Juga: Bantu Ferdy Sambo, Iptu Januar Arifin Dihukum Jalani Pembinaan Mental

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Kemendikbud Luncurkan Sistem Seleksi Masuk PTN 2023, Ini Jadwalnya

      Ada tiga jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru pada 2023.

      RS UNS Buka Layanan Patologi Forensik

      Mulai 1 Desember 2022, Rumah Sakit (RS) UNS yang berkerja sama dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Tengah (Jateng), telah siap memberikan pelayanan patologi forensik.

      Cianjur Sudah Sering Hancur Diguncang Gempa

      Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merupakan zona rawan gempa yang telah sering kali rusak akibat bencana alam.

      Proyek IKN Nusantara, Menteri PUPR: 183 Investor dari Malaysia Berminat

      Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan 183 investor dari Malaysia berminat terhadap proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur.

      Deretan Penghuni Pertama IKN Nusantara

      Inilah deretan orang yang akan menjadi penghuni pertama Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 2024 mendatang.

      Besok, Siaran Televisi Analog di Soloraya Dihentikan

      Selain wilayah Soloraya, penghentian siaran analog pada 2 Desember 2022 juga dilakukan di wilayah Yogyakarta, dan Jabar.

      Profil Veronica Yulis Prihayati, Wanita Berpangkat AKBP dan Tugas di Baharkam

      Profil Veronica Yulis Prihayati merupakan istri KSAL Laksamana Yudo Margono dan menjabat ketua umum Jalasenastri TNI AL.

      Rekrutmen Bersama BUMN Batch 2 akan Dibuka, 30 Perusahaan BUMN Ikut Partisipasi

      Kementerian BUMN segera membuka Rekrutmen bersama bumn batch 2 dan diikuti 30 perusahaan BUMN.

      Mendagri Ungkap Daerah dengan Serapan APBD Rendah, Ini Daftarnya

      Sejumlah daerah serapan APBD masih rendah meski tahun anggaran 2022 tinggal sebulan selesai.

      14.000 Bayi Meninggal Setiap Tahun akibat Jumlah Dokter Jantung Minim

      Menkes mengatakan kelainan jantung bawaan menjadi penyebab kematian bayi tertinggi ketiga di Indonesia.

      Usul Kriteria Pemimpin Ditambah, Bahlil: Selain Rambut Putih, Berkepala Botak

      Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, memberikan saran tambahan kepada Presiden Jokowi terkait kriteria pemimpin pada Pilpres 2024, yakni berkepala botak.

      Hanya 20 Persen RSUD di Indonesia yang Bisa Pasang Ring Jantung

      Kemenkes akan mengalokasikan anggaran agar rumah sakit daerah tersebut memiliki dokter spesialis jantung.

      Gempita Piala Dunia Qatar, 400 Nyawa jadi Tumbal

      Qatar menggelontorkan dana paling besar sepanjang sejarah Piala Dunia, yakni senilai 200 miliar dollar AS atau setara Rp3,13 kuadriliun.

      Jokowi Sebut Maluku Utara Provinsi Paling Bahagia di Indonesia, Ini Alasannya

      Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi menyebut warga di Provinsi Maluku Utara menjadi yang paling bahagia di Indonesia.

      Belum Ditemukan, Pilot Helikopter Polri Diperkirakan Masih Terikat di Kokpit

      Ia menjelaskan, asumsi pertama pilot Helikopter NBO-105 Polri tersebut masih berada di dalam kokpit.

      Presiden Geram Uang APBD Rp278 Triliun Ngendon di Bank

      Tahun ini, menurut Presiden, uang APBD yang ngendon di bank mencapai Rp278 triliun.