Sadis! Wanita Tua Ini Diperlakukan Kasar Oleh Anaknya Sendiri

Anak dari Mbah Tawen ini dikenal sangat emosional, diceritakan setelah Mbah Tawen memasak, dirinya kerap disuruh keluar oleh anaknya karena sang anak jijik melihat dirinya makan.

 Kondisi Mbah Tawen yang diperlakukan kasar oleh anaknya (Instagram/@pemalang.hits)

SOLOPOS.COM - Kondisi Mbah Tawen yang diperlakukan kasar oleh anaknya (Instagram/@pemalang.hits)

Solopos.com, PEMALANG — Ibu adalah sosok yang berkarakter mulia, khususnya dalam hal merawat anak. Karena itu sudah sepatutnya seorang anak memberikan rasa hormat dan kasih sayang kepada sang ibu.

Namun ibu di Kabupaten Pemalang ini justru mendapat  perlakuan yang tidak semestinya. Melalui  pantauan Solopos.com di laman Instagram @pemalang.hits, Rabu (16/6/2021), seorang wanita tua yang dikenal dengan nama Mbah Tawen ini mendapatkan perlakuan yang kurang baik dari anaknya.

Baca Juga : Mendiang Aktor Senior Legendaris Ini Asli Pemalang

Berdasarkan informasi yang tertulis di laman Instagram tersebut, Mbah Tawen tinggal bersama satu anaknya di sebuah rumah kecil yang berada di Desa Kalimas, Kecamatan Radudongkal, Kabupaten Pemalang.

Anak dari Mbah Tawen ini dikenal sangat emosional, diceritakan setelah Mbah Tawen memasak, si mbah kerap disuruh keluar oleh anaknya karena sang anak jijik melihat Mbah Tawen makan. Jadi Mbah Tawen akan memulai makan setelah anaknya selesai makan.

Selain itu, anaknya juga kerap mencaci maki dirinya dan memperlakukannya sangat kasar. Dalam video tersebut terlihat kondisi Mbah Tawen yang sudah kelelahan dengan ekspresi kesedihan yang terlihat dari raut wajahnya.

Baca Juga : Tradisi Gendong Manten dan Buang Unggas Juga Ada di Pantura

Video yang dibuat dari seorang content creator di akun TikTok dengan nama akun @ovienovie15 ini mengatakan bahwa banyak yang mengajak untuk berdonasi karena merasa iba dengan kondisi Mbah Tawen yang diperlakukan  semena-mena oleh anaknya sendiri.

Sang pemilik akun menampilkan nomor rekeningnya dalam video unggahannya untuk membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin berdonasi dan berbagi kasih untuk Mbah Tawen ini. Video ini ramai di platform Tiktok dengan respons puluhan ribu dari para netizen.

Salah satu netizen yang berkomentar dengan nama akun @bagakara_ menuliskan “Maaf sebelumnya, kalo di open donasikan emg jadi solusi terbaik? Kembali lagi ke masalah si anak ibu terlalu kasar dan bertingkah seenak nya sendiri, jadi kalo menurut saya kalo dgn cara open donasi kurang efektif mohon maaf kalo pemikiran terburuknya yg ada si uang hasil donasi yang di kasih ke ibu bisa aja direbut/di ambil secara paksa oleh anaknya itu dan di pergunakan untuk hal² kesenangan anaknya , untuk next nya mungkin cari solusi yg bisa bikin ibu itu bahagia entah harus jauh dari anaknya , itu si mungkin saranya maaf kalo salah kata/mungkin saran ini TDK sependapat”

Baca Juga:Nikmatnya Sate Loso Pemalang, Resep Warisan Nenek Moyang

Namun komentar ini disanggah netizen lain dengan nama akun @irawan_blackscorpio yang menulis “mungkin dr donasi tsb bisa di berikan dlm bentuk kebutuhan pokok, tidak harus bentuk uang, yh krn kalo dlm bentuk uang kita menyadari bagaimana si anak dr nenek tsb itu sprti apa, kalo dlm bentuk kebutuhan pokok kn si anak gx bisa gunain buat seneng2, mungkin ada saran lain lagi monggo.”

Video yang  diunggah di laman Instagram sejak 11 Juni 2021 ini telah mendapatkan respons ‘like’ lebih dari 1.000 dan puluhan komentar dari para netizen.

Berita Terkait

Berita Terkini

Waduh! 9 Daerah di Jateng Endemis Penyakit Kaki Gajah, 6 di Pantura

Sembilan kota dan kabupaten di Jawa Tengah tercatat menjadi daerah endemis filariasis atau dikenal sebagai penyakit kaki gajah.

Banyak Anak Jateng yang Jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19, Jumlahnya Bikin Sedih

Perlu adanya sinergi berbagai potensi masyarakat untuk menyelamatkan masa depan anak-anak terdampak Covid-19.

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, 8 SD-SMA di Blora Batal PTM

Kasus di delapan sekolah di Blora itu bukan merupakan klaster penyebaran Covid-19, karena ditemukan saat screening sebelum PTM.

Petani Jambu Air Di Grobogan Ini Namanya Mirip Nama Penyanyi Indonesia

Pembeli datang ke kebun jambu air di Desa Watupawon, Kecamatan Penawangan, Grobogan, petik langsung sambil selfi atau swafoto.

Ini Lho, Bandar Arisan Online Salatiga Tertangkap

Bandar arisan di Salatiga yang dicari karena membawa kabur uang hingga miliaran rupiah milik peserta akhirnya ditangkap polisi.

Unik! Kuliner Soto Bancar Khas Purbalingga Topping Bakso & Saus Kacang

Kuliner khas Purbalingga berupa Soto Bancar memiliki keunikan dengan sajian soto lainnya, yakni tambahan saus kacang, bakso, dan kerupuk merah putih dalam penyajiannya.

UKSW dan TNI Gelar Vaksinasi Massal Bagi Pelajar dan Masyarakat Umum

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kerja sama dengan TNI Komando Daerah Militer IV/Diponegoro menggelar vaksinasi massal di Balairung Universitas

Ganjar Pranowo Emoh Mikir Jadi Capres: Pilpres Urusan Bu Mega

Ganjar Pranowo menegaskan bahwa urusan capres pada Pilpres 2024 merupakan kewenangan Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP.

Idza Priyanti, Mantan Dirut Perusahaan Transportasi Tegal yang Kini Jadi Bupati Brebes

Idza merupakan wanita kelahiran Tegal, 9 Januari 1971. Dirinya merupakan Bupati petahana yang memimpin salah satu kabupaten di kawasan pantai utara (pantura) Jawa Tengah sejak 2012.

Ini Daftar Objek Wisata di Jateng yang Wajib Tunjukkan Aplikasi PeduliLindungi

Sudah ada 4 destinasi wisata di Jateng yang mewajibkan wisatawan yang berkunjung menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

Bandel Buang Limbah di Bengawan Solo, 31 Perusahaan Kena Sanksi

Sanksi administrasi karena terbukti masih membuang limbah yang tidak memenuhi baku mutu di aliran Sungai Bengawan Solo.

Sakti! Bakul Gorengan di Magelang Ini Balik Masakannya Dengan Tangan

Seirabg penjual gorengan di Magelang mendadak viral setelah aksinya membalik masakannya dengan tangan kosong.

Baznas Banjarnegara Kembali Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Rp773 Juta

Pada penyaluran dana kali ini untuk bantuan fakir miskin, menyasar 58 desa yang masuk kategori tertinggal. Per desa dipilih 10 orang sehingga total 580 orang.

KA Kedungsepur dan KA Lokal Cepu Beroperasi Lagi, Ini Syarat Naiknya…

Beroperasinya KA Kedungsepur dan KA Ekonomi Lokal Cepu itu setelah mendapat izin dari Direktorat Jenderal Kereta Api (DJKA).

Kebakaran Kandang Ayam di Tegowanu Grobogan, 20.000 Ayam Terpanggang

Kebakaran kandang ayam milik Suparno, 59, warga Desa Medani, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, terjadi Rabu (22/9/2021).

Ketan Pencok, Berawal dari Coba-Coba hingga Jadi Ikon Kuliner Brebes

Ketan pencok merupakan makanan yang menjadi oleh-oleh khas Brebes saat melewati jalur tengah Jawa Tengah atau jalur Tegal-Purwokerto.