Rudy Ikut Donor, DPC PDIP Solo Himpun 221 Kantong Darah

DPC PDIP Solo mengadakan aksi donor darah dan berhasil menghimpun 221 kantong dari pengurus dan kader. Aksi dipimpin langsung oleh FX Hadi Rudyatmo yang juga menjadi donor.

 Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, diambil darahnya saat aksi gotong royong kemanusiaan donor darah DPC PDIP Solo di Pucangsawit, Jebres, Senin (16/5/2022) siang. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, diambil darahnya saat aksi gotong royong kemanusiaan donor darah DPC PDIP Solo di Pucangsawit, Jebres, Senin (16/5/2022) siang. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — Ratusan pengurus dan kader DPC PDIP Solo mengikuti aksi kemanusiaan donor darah di Pendapa RW 009 Pucangsawit, Jebres, Senin (16/5/2022) siang hingga sore.

Kegiatan itu dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional sekaligus membantu menjaga ketersediaan persediaan darah di PMI Solo.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Aksi dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, yang memang gemar mendonorkan darah dan ikut menyumbang. Ketua Panitia Donor Darah DPC PDIP Solo, YF Sukasno, mengatakan semula aksi itu ditargetkan hanya mendapatkan 200 kantong darah.

Namun pada praktiknya jumlah peserta aksi donor darah DPC PDIP Solo itu membeludak dan berhasil mengumpulkan 221 kantong darah. “Dapat 221 kantong,” ujarnya kepada Solopos.com, Senin.

Sukasno secara khusus mengapresiasi partisipasi anggota Komunitas Juang DPC PDIP Solo, sehingga target perolehan darah pada aksi donor darah itu bisa terlampaui.

Baca Juga: Ganjar Tak Diundang Halabihalal PDIP Jateng, Rudy Tak Datang

“Terima kasih kepada anak-anak Komunitas Juang yang telah mengikuti aksi kemanusiaan ini. Juga seluruh peserta kegiatan gotong royong donor darah,” katanya.

Sedangkan Rudy dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada pengurus PAC, ranting, anak ranting, serta Satgas PDIP yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut. Mantan Wali Kota Solo dua periode itu juga mengapresiasi masyarakat umum yang ikut aksi donor darah DPC PDIP Solo itu.

Tanggapan PMI

“Setitik darah kita akan sangat berguna bagi masyarakat yang membutuhkan. Saat ini PMI sangat membutuhkan, untuk itu mari kita tetap gotong royong tanpa ada sekat warna kulit dan keyakinan. Kegiatan ini akan kita lanjutkan nanti pada Bulan Bung Karno, Juni, dengan target 2.000 pendonor,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Hanya Ganjar dan Rudy, Gibran Juga Absen Halalbihalal PDIP Jateng

Terpisah, CEO PMI Solo, Sumartono Hadinoto, mengaku sangat terbantu dengan sumbangan 200 lebih kantong darah dari DPC PDIP Solo. Menurutnya, selama ini DPC PDIP Solo sudah rutin melakukan aksi donor darah.

Tidak hanya dari unsur partai politik, banyak elemen masyarakat Solo yang selama ini rutin melakukan aksi donor darah. “Stok darah di PMI Solo saat ini aman. Apalagi setelah ada sumbangan 200 kantong darah lebih dari PDIP Solo,” terangnya via telepon Whatsapp, Senin.

Sumartono menjelaskan ada 20 lebih rumah sakit di Solo dan sekitarnya yang selama ini menjadi mitra PMI Solo. Sampai saat ini kebutuhan darah untuk rumah sakit tersebut bisa dipenuhi.

Baca Juga: Malam-Malam Gibran, Rudy Dan FPDIP Solo Adakan Pertemuan, Ada Apa Ya?

“Rata-rata kami bisa menyediakan 13.000 kantong darah setiap bulannya, sehingga masuk terbesar ketiga di Indonesia,” urainya. Setelah ini, Sumartono mengatakan giliran Lanud Adisoemarmo yang mendonorkan darah.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

+ PLUS Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

Di banyak negara berkembang di Asia dan Afrika, bahkan negara maju seperti di Jepang, becak masih menjadi sarana transportasi. Restorasi Meiji menjadi momentum sejarah lahirnya becak sebagai sarana transportasi di Jepang.

Berita Terkini

Aman! Seluruh Bus Bumel yang Mengaspal di Wonogiri Laik Jalan

Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri memastikan Bus Bumel yang masih beroperasi di Kabupaten Wonogiri laik jalan.

Jan Ethes Cucu Presiden Jokowi Tengah Libur Sekolah, Banyak Bermain?

Cucu Presiden Jokowi, Jan Ethes Srinarendra, yang baru lulus dari Taman Kanak-Kanak kini tengah menikmati libur sekolah. Apa saja aktivitasnya?

UMKM di Sragen Ini Temukan Teknik Menggoreng yang Hemat Migor 30 Persen

Pelaku UMKM jamur krispi di Sragen berhasil menemukan teknik menggoreng hemat minyak goreng. Teknik ini meraih juara I dalam lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) 2022 yang digelar Pemkab Sragen.

Update PMK Sukoharjo: 800 Kasus Terjangkit, 1.300 Ternak Sudah Divaksin

Jumlah total jatah vaksin PMK yang diterima Sukoharjo ada 2.100 dosis, dengan prioritas penyuntikan di zona hijau.

Terkuak! Penyebab Air Sungai Berbusa di Karangdowo Klaten

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengecek ke lokasi alur sungai di Dukuh Jetis, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo yang sempat berbusa, Rabu (29/6/2022) sore.

Berduaan di Kamar Hotel Klaten, Sejoli Remaja Ini Alasan Mampir Mandi

Sebanyak enam pasangan tak resmi terjaring razia tim gabungan, Kamis (30/6/2022). Dari keenam pasangan itu, ada satu pasangan yang masih usia remaja.

Alasan Makam Mbah Lenguk Tak Dipindah Saat Pasar Jamu Nguter Dibangun

Makam Mbah Lenguk ada di ujung lorong Pasar Jamu Nguter Sukoharjo yang terlindungi bangunan mungil mirip rumah lengkap dengan pintu kayu.

Koki Janda Semua, Warung Makan di Sukoharjo Ini Masakannya Suedeep!

Koki di warung makan Rudy 21 di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, semuanya berstatus janda.

Klaten Hari Ini: 30 Juni 2014, Pernah Ditemukan Ayam Terinfeksi Kolera

Delapan tahun lalu, tepatnya 30 Juni 2014, Solopos.com menurunkan berita tentang temuan ayam potong terinfeksi penyakit kolera yang dijual bebas di Pasar Kota Klaten.

Ngangeni Lur! Ini Nama Bus Bumel Trayek Solo-Wonogiri

Bus bumel trayek Solo-Wonogiri pernah berjaya pada era 1980 hingga awal tahun 2000. Namun sekarang, bus bumel berpotensi tergilas roda zaman.

Ironis, Sejumlah SD Inklusi di Karanganyar Tak Punya Guru Inklusi

Sejumlah SD inklusi di Karanganyar tak memiliki guru inklusi. Persoalan ini muncul setelah kewenangan pengelolan SLB ditarik pemerintah provinsi.

Naik Rp200.000/Ekor, Segini Harga Kambing Jelang Iduladha Di Kota Solo

Harga kambing yang dijual sejumlah pedagang di Pasar Hewan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, naik hingga Rp200.000 per ekor menjelang Iduladha.

Bawang Merah Langka dan Mahal di Boyolali, Kulakan Pun Harus Rebutan

Pedagang mengaku untuk mendapatkan bawang merah juga penuh dengan perjuangan.

Jelang Pemilu 2024, Ormas Karanganyar Diajak Lawan Berita Berita Hoaks

Aparat penegak hukum di Karanganyar meminta organisasi masyarakat atau ormas di Bumi Intapari itu mengambil peran dalam memerangi berita hoaks menjelang Pemilu 2024.

Tersangka Penjebolan Keraton Kartasura Tidak Ditahan, Cuma Wajib Lapor

Tersangka penjebolan benteng bekas Keraton Kartasura siap membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.