Ganjar Tak Diundang Halabihalal PDIP Jateng, Rudy Tak Datang

Ketua DPC PDIP Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku tak hadiri Halalbihalal PDIP Jateng meski diundang. Tapi, itu bukan karena Ganjar Pranowo tak diundang.

 Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat diwawancarai wartawan seusai kegiatan penanaman pohon di Sungai Bengawan Solo dalam rangka HUT PDIP dan ulang tahun Megawati Soekarnoputri, Minggu (23/1/2022) siang. (Solopos/Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat diwawancarai wartawan seusai kegiatan penanaman pohon di Sungai Bengawan Solo dalam rangka HUT PDIP dan ulang tahun Megawati Soekarnoputri, Minggu (23/1/2022) siang. (Solopos/Kurniawan)

Solopos.com, SOLO — Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, mengatakan ketidakhadiran Ganjar Pranowo dalam halalbihalal DPD PDIP Jawa Tengah (Jateng) baru-baru ini bukan karena ada persoalan. Melainkan karena tidak diundang.

Ia sendiri tak datang pada acara tersebut meski diundang. Pria yang akrab disapa Rudy ini mengaku ada acara lain di saat yang sama.

PromosiKisah Pilu Medusa, Wanita Cantik Jelita yang Dikutuk Berambut Ular

“Kalau menurut informasi kan tidak diundang. Dan undangannya jelas kok bunyinya, halalbihalal Ketua, Sekretaris DPC, Ketua DPRD, dan Bupati, Wali Kota, Wakil Bupati, Wakil Wali Kota, kota/kabupaten,” terang dia kepada wartawan, Jumat (13/5/2022).

Sementara soal ketidakhadirannya di acara tersebut, Rudy beralasan halalbihalal di DPC PDIP Jateng bersamaan dengan agenda yang tak bisa ditinggalkan.

“Itu kan tidak jadi persoalan bagi saya dan bagi siapa pun. Saya juga tidak bisa hadir karena saya juga pas waktu itu juga silturahmi dengan teman-teman pengurus anak ranting yang ada di kecamatan yang mau ke rumah,” urai dia.

Baca Juga: Gubernur Ganjar Tanggapi Aksi Crazy Rich Jepara! Ini Katanya

Dengan kondisi seperti itu akhirnya Rudy izin tidak datang dalam acara halalbihalal DPD PDIP Jateng. “Saya mohon izin. Bukan karena Pak Ganjar ndak hadir, tidak. Tapi karena memang saya izin untuk tidak hadir,” imbuh dia.

Ihwal isu yang berkembang bahwa ketidakhadiran Ganjar dalam halalbihalal DPD PDIP Jateng sebagai tanda semakin renggangnya hubungan antara Gubernur Jateng dengan PDIP, Rudy menampik pendapat tersebut.

“Oh ndak. Kalau renggang itu tidak. Lah dengan adanya dua-duanya elektabilitas tinggi, itu sebetulnya menguntungkan PDIP. Tinggal Ketua Umum nanti memutuskan pasti mempertimbangkan hal hal seperti itu,” papar dia.

Dua pihak dengan elektabilitas tinggi yang dimaksud Rudy yaitu PDIP dan sosok Ganjar Pranowo. Perbedaan pendapat yang ada menurut dia jangan sampai berbuntut perpecahan. Sebab perbedaan pendapat itu bisa dituntaskan.

Baca Juga: Semangati Kader, Puan Target PDIP Hattrick Menang Pemilu

“Elektabilitas Pak Ganjar tinggi, PDIP tinggi. Jangan sampai PDIP ini pecah karena gara-gara perbedaan pendapat. Perbedaan pendapat bisa diselesaikan dalam satu ruang yang namanya rumah partai dan rumah rakyat,” ujar dia.

Rudy juga menyatakan menghangatnya perbincangan ihwal tak hadirnya Ganjar dalam halalbihalal DPD PDIP Jateng tak membuat kader di akar rumput bingung.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

+ PLUS Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Berita Terkini

2 Menteri Jokowi Ini Diam-Diam Telah Blusukan ke Klaten, Ada Apa Ya?

Sebanyak dua menteri di era Presiden Joko Widodo alias Jokowi diam-diam blusukan ke Klaten dalam waktu kurang dari satu pekan terakhir.

Sejarah Pabrik Teh Kemuning, Awalnya Didirikan 2 Warga Belanda

Pabrik teh pertama di Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar didirikan oleh dua bersaudara asal Belanda, Van Mander Voot. Dalam perjalanannya, pabrik dan perkebunan tehnya bergonta-ganti kepemilikan.

BPCB Jateng: Penjebolan Tembok Keraton Kartasura Masuk Tindak Pidana

Acara gelar perkara tersebut dihadiri oleh PPNS BPCB Jawa Tengah, Kepala BPCB Jawa Tengah dan Korwas Polda Jawa Tengah yang usai sekitar pukul 13.20 WIB.

Beda Cara Pengolahan, Beda Jenis Teh yang Dihasilkan

Ditentukan cara pengolahannya, teh secara umum dibagi menjadi empat jenis yakni teh hitam, teh hijau, teh oolong dan teh putih.

Petani Klaten Pernah Coba-Coba Tanam Kacang Hijau, Hasilnya Mengagetkan

Kementerian Pertanian (Kementan) menargetkan swasembada kedelai pada 2026. Di sisi lain, Sejumlah petani masih menyimpan keresahan di tengah pemerintah menggenjot produktivitas kedelai.

Mbok Karti, Pelopor Penjual Teh Tradisional di Kemuning Ngasgoyoso

UMKM teh rumaha di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, baru berkembang signifikan dalam 10 tahun terakhir. Usaha ini dipelopori seorang wanita yang dikenal dengan nama Mbok Karti.

Sempat Tutup 2 Tahun Saat Pandemi, Begini Kondisi Umbul Susuhan Klaten

Pengunjung di tempat pemandian Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah menurun drastis selama pandemi Covid-19.

Aksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Aksi pertarungan antara manusia dengan hewan sebagai tontonan publik layaknya gladiator pernah berlangsung di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur pada abad ke-17 hingga awal abad ke-20, berjuluk Rampokan Macan yang diduga menjadi salah satu penyebab menyusutnya populasi hingga punahnya harimau Jawa.

Pernikahan Adik Jokowi-Ketua MK, Ganjar Dapat Undangan? Ini Kata Rudy

Ketua DPC PDIP Solo, F. X. Hadi Rudyatmo, menyampaikan pendapat apakah Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, akan diundang saat pernikahan adik Presiden Jokowi-Ketua MK pada Kamis (26/5/2022).

Sampah Meluber di Tengah Jalan Usai CFD di Solo, Begini Respons DLH

DLH Kota Solo merespons keberadaan bak sampah plastik yang isinya meluber di tengah Jl. Slamet Riyadi Solo, Jawa Tengah seusai pelaksanaan Solo Car Free Day (CFD) pada Minggu (22/5/2022).

Jukir Ngepruk Tarif Parkir di CFD Solo, Dishub: Tak Boleh Sembarangan

Dishub Kota Solo akan menindak tegas oknum juru parkir nakal yang terindikasi ngepruk tarif mahal di CFD.

Investor Swasta Lirik Potensi Wisata Wonogiri, Ini Respons Bupati Jekek

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, merespons kehadiran investor swasta di bidang wisata untuk ikut membangun destinasi wisata di wilayah tenggara Provinsi Jawa Tengah itu.

Video Viral Wali Kota Gibran Punguti Sampah di CFD Solo

Aksi Wali Kota Gibran Rakabuming Raka memunguti sampah di kawasan CFD Solo viral di media sosial.

Mantan Bupati Wonogiri Oemarsono Dimakamkan di Tanah Kelahiran Sragen

Jenazah mantan Bupati Wonogiri, Oemarsono, dimakamkan di tanah kelahiran Dukuh Cungul RT 035, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah pada Senin (23/5/2022).

Ada Keluhan Mata, Rumah Sakit Mata Solo Siap Layani Kapan Pun

Rumah Sakit Mata, yang berada di Jl. Adi Sucipto No. 169 Solo tersebut terus berupaya memberikan layanan prima untuk masyarakat