Round Up: JoMan Kasih Dukungan Nyapres, Ganjar Ngaku Sibuk Mikir Covid-19

Dua kelompok sukarelawan, Ganjarist dan Jokowi Mania (JoMan) kini menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo untuk nyapres. Namun, sejauh ini Ganjar masih acuh dengan dukungan itu.

 Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Daroji (kiri) dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat diwawancari wartawan saat penyerahan bantuan 60 ton oksigen di Kantor Pemprov Jateng. (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

SOLOPOS.COM - Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Daroji (kiri) dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat diwawancari wartawan saat penyerahan bantuan 60 ton oksigen di Kantor Pemprov Jateng. (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SOLO — Sukarelawan pendukung Jokowi, Jokowi Mania alias JoMan, terang-terangan menyatakan dukungannya buat Ganjar Pranowo. Dianggap sebagai The Next Jokowi, Ganjar mendapat support penuh dari JoMan yang siap mengerek elektabilitas Gubernur Jateng itu sebagai capres 2024.

Ganjar sendiri menganggapi dukungan JoMan itu secara acuh tak acuh. Ia mengaku dirinya saat ini masih sibuk mengurusi Covid-19.

“Oh, saya ngurus Covid,” ucap Ganjar singkat saat dimintai tanggapannya terkait deklarasi dukungan JoMan, Kamis (16/9/2021).

Baca juga: Tak Khawatir Soal Dukungan JoMan untuk Ganjar, PPP: Mereka Bukan Jokowi

Ganjar pun langsung menghindar dan meninggalkan kerumunan wartawan untuk menuju ruangannya. Sambil berlari Ganjar juga menyatakan tidak pernah melakukan komunikasi dengan kelompok sukarelawan pendukung Presiden Jokowi tersebut.

“Tidak, tidak pernah,” jawab Ganjar.

Selama ini, Ganjar memang terkesan acuh setiap ditanya perihal dukungan sejumlah kelompok terkait pencalonannya sebagai presiden pada Pilpres 2024.

JoMan menggadang-gadang Gubernur Jateng itu sebagai The Next Jokowi. Pernyataan dukungan kepada Ganjar Pranowo itu dengan gamblang disampaikan Ketua Joman, Immanuel Ebenezer, Kamis (16/9/2021).

Ketua Joman Immanuel ebenezer
Ketua JoMan, Immanuel Ebenezer. (detik.com)

“Akar rumput memang menghendaki Ganjar jadi The Next Jokowi. GP (Ganjar Pranowo) punya potensi besar untuk jadi presiden,” ujar pria yang akrab disapa Noel itu.

Menurut Noel, selain berprestasi dan berpengalaman, Ganjar juga dinilai mirip dengan Jokowi yang dekat dengan akar rumput.

“Surveinya juga sangat bagus. Kita bisa lihat berbagai survei yang menjagokan dia, Ganjar selalu masuk 2 besar ,” ucapnya.

“Alasan yang prinsipil dan substansial adalah kita butuh sosok yang bisa menjaga legacy Presiden Jokowi ke depan nanti 2024. Karena banyak program program Jokowi yang menurut kita di periode kedua ini kurang maksimal, dan yang kita khawatirkan nanti program program itu terkendala karena ada kepemimpinan baru yang tidak paham tentang nawacita itu sendiri.”

Baca Juga: Ganjar Sebut Masih Ada 1 Kabupaten yang Jual Jabatan, Mana Hayo?

Siap Kerek Ganjar

Untuk membuka jalan menuju kursi RI 1, JoMan akan menggelar berbagai aktivitas untuk menaikkan popularitas Ganjar Pranowo. Dia juga memastikan akan memperkuat elektoral Ganjar dengan kinerja akar rumput.

“Yang penting elektoral kuat dulu melalui kerja kerja akar rumput. Setelah itu, bangun komunikasi dengan partai politik. Kalau electoral kuat, partai akan bersaing merebut Ganjar tentu semua seizin restu Ketua Umum PDI Perjuangan,” lanjutnya.

“Alasan yang prinsipil dan substansial adalah kita butuh sosok yang bisa menjaga legacy Presiden Jokowi ke depan nanti 2024. Karena banyak program program Jokowi yang menurut kita di periode kedua ini kurang maksimal, dan yang kita khawatirkan nanti program program itu terkendala karena ada kepemimpinan baru yang tidak paham tentang nawacita itu sendiri,” kata Ketua JoMan, Immanuel Ebenezer alias Noel, saat dihubungi, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: LHKPN 100 Persen, Ganjar Pranowo Didaulat Beri Motivasi Ratusan Kepala Daerah

Selain itu, Noel menilai Ganjar sebagai sosok yang mampu menterjemahkan arahan Jokowi. Ganjar, juga disebut sosok yang diterima publik dan memiliki elektoral yang tinggi.

Noel juga mengaku optimistis dengan pilihannya terhadap Ganjar di Pilpres 2024. Bahkan menurutnya Ganjar bisa disandingkan dengan Prabowo Subianto.

“Ya nggak apa, kalau seandainya misalnya Ganjar dengan Prabowo, atau Ganjar dengan Erick Thohir, atau dengan dari TNI Mas Andhika [Jenderal TNI Andika Perkasa]. Semua anak bangsa di republik ini punya potensi memimpin bangsa ini. Karena untuk menuju 2024 nanti kita punya patriot bangsa yang luar biasa, ada Sandiaga Uno, ada Tuan Guru Bajang, ada Dedi Mulyadi, mereka punya potensi semua. Dan kita mau 2024 nanti yang bertarung adalah gagasan, gagasan dan program,” tuturnya.

Ganjarist

Seperti diketahui, sebelum JoMan menyatakan dukungannya, sudaha ada sekolompok sukarelawan yang lebih dulu mendukung Ganjar menjadi capres. Mereka adalah Ganjarist, akrnonim dari Ganjar Pranowo Menuju Indonesia Satu.

Ganjarist diklaim oleh ketua umumnya, Mazdjo Pray, merupakan kelompok relawan Ganjar yang diisi oleh orang-orang dengan berbagai latar belakang. Jumlahnya pun diklaim sudah ribuan orang.

Baca juga: Tren Kasus Covid-19 Jateng Meningkat, Ganjar Minta Dukungan Warga

Sukarelawan Ganjarist elektabilitas ganjar pranowo
Sukarelawan Ganjarist mendeklarasikan diri di Hotel Neo+, Selasa (1/6/021). (detik.com)

“Kami menyepakati untuk mengusung Pak Ganjar Pranowo sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang kira-kira paling kompatibel yang bisa melanjutkan apa yang sudah dikerjakan oleh Pak Jokowi. Ini saatnya berarti harus ada kandidat yang lebih fresh, lebih punya kapabilitas yang kira-kira kompatibel dengan Pak Jokowi,” ujar Mazdjo Pray, dalam jumpa pers di Hotel Neo+ pada Selasa (1/6/2021).

Bukan Buatan Ganjar

Mazdjo mengaku Ganjarist bukan dibentuk oleh Gubernur Jateng tersebut. Melainkan inisiatif dari para relawan yang rata-rata memiliki latar belakang aktivis yang dulu ikut mendukung Jokowi dalam Pilpres lalu. Menurut Mazdjo, Ganjar mustahil membuat kelompok relawan pendukung mengingat baru-baru ini diterpa kisruh politik.

“Kami berkumpul di sini terdiri atas berbagai unsur. Tapi rata-rata background kami adalah aktivis relawan pada saat Pak Jokowi mengikuti kontestasi tempo hari. Ada juga beberapa teman dari pengusaha, ada juga teman-teman dari profesional lainnya,” katanya.


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 24 Oktober 1929, Kehancuran Wall Street

Beraneka peristiwa yang terjadi pada 29 Oktober dari berbagai penjuru dunia terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Senin, Sukmawati Soekarnoputri Jalani Ritual Pindah Agama Hindu

Sukmawati Soekarnoputri bakal menjalani sejumlah ritual saat upacara Sudhi Wadani atau pindah ke agama Hindu di Kota Singaraja, Bali.

Posisi Berangkulan, Mayat Sejoli di Tasikmalaya Bikin Geger

Penemuan mayat sepasang lelaki dan perempuan atau sejoli di Tasikmalaya menggegerkan warga karena ditemukan dalam kondisi berangkulan.

Aktivitas Gunung Berapi Jadi Pemicu Rentetan Gempa Salatiga-Ambarawa?

Rentetan gempa atau gempa swarm terjadi di wilayah Kota Salatiga-Ambarawa sepanjang Sabtu (23/10/2021).

Aksi Mantan Kapolsek Parigi Terungkap dari Chat Mesra Lewat WA

Aksi mantan Kapolsek Parigi, Iptu IDGN, yang diduga memerkosa anak tersangka kasus pencurian ternak, S, 20, sebanyak dua kali terungkap melalui chat mesra di WhatsApp.

Elektabilitas Ganjar Naik Terus, PDIP Malah Sebut Survei Bukan Patokan

Elektabilitas Ganjar Pranowo kini menyamai Prabowo Subianto menurut survei Litbang Kompas. PDIP menyebut pemimpin bangsa tidak ditentukan oleh survei.

Selain Dipecat, Kapolsek Parigi yang Lakukan Perkosaan Juga Dipidana

Kapolda Sulteng pastingan proses pidana Kapolsek Parigi yang memperkosa anak dari tersangka pencurian ternak jalan terus.

Buruan Daftar! Kemenaker Buka Beasiswa 1000 Talenta Santri

Kemenaker membuka pendaftaran Beasiswa 1000 Talenta Santri bagi santri di seluruh Indonesia dalam bentuk program pelatihan.

Sidik Pinjol yang Bikin Ibu Wonogiri Bunuh Diri, Bareskrim Sita Rp20 M

Bareskrim Polri menyita Rp20 miliar dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Solusi Andalan Bersama yang diduga menaungi pinjol ilegal yang membuat ibu di Wonogiri bunuh diri.

Polisi Tangkap Bos Pinjol Pemicu IRT di Wonogiri Gantung Diri

Polisi menangkap bos perusahaan pinjol ilegal yang diduga menyebabkan IRT di Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah meninggal gantung diri karena tidak kuat menahan teror pinjol ilegal.

Anggotanya Diduga Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf

Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng), Irjen Polisi Rudy Sufahriadi, meminta maaf kepada masyarakat buntut kasus Kapolsek Parigi yang memerkosa anak tersangka.

Diduga Perkosa Anak Tersangka, Kapolsek Parigi Dipecat Tidak Hormat

Kapolsek Parigi, Iptu IDGN, yang diduga memerkosa anak tersangka diberhentikan secara tidak hormat setelah menjalani sidang kode etik, Sabtu (23/10/2021).

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Sudah Dapat Izin Paundra?

Putri Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri pindah agama Hindu, apakah sudah mendapatkan izin dari GPH Paundrakarna, sang anak?

UU PDP Jaminan Kejelasan Hukum Korban Pinjol

UU PDP bisa mengatur dengan kekuatan hukum yang jelas tentang warga harus mengadu ke mana atau kepada siapa ketika menjadi korban kebocoran data pribadi.

Kehebohan Beragama Belum Menjadi Jalan Kebudayaan

Kehebohan beragama belum menjadi jalan pembebasan menuju kerja bersama seluruh elemen bangsa mewujudkan peradaban dan kehidupan yang lebih baik di semua aspek kehidupan.

10 Berita Terpopuler : Kera Serbu Rumah - Resepsi Boleh Ada Penyanyi

Serangan kera liar di permukiman warga Kebakkramat hingga aturan resepsi pernikahan di Solo masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.