Rombongan Suporter asal Jogja Lintasi Colomadu, Sempat Bikin Macet

Rombongan konvoi suporter asal Jogja sempat bikin macet saat melintas di Colomadu, Karanganyar, dalam perjalanan pulang dari Solo.

 Jajaran Polres Karanganyar berjaga di Jl Adisucipto, Colomadu, Karanganyar, Jumat (15/10/2021) malam. (Istimewa/Polres Karanganyar)

SOLOPOS.COM - Jajaran Polres Karanganyar berjaga di Jl Adisucipto, Colomadu, Karanganyar, Jumat (15/10/2021) malam. (Istimewa/Polres Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR — Rombongan suporter sepak bola asal Jogja mendadak melintas di Jl Adisucipto, Colomadu, Karanganyar, dan sempat bikin macet arus lalu lintas, Jumat (15/10/2021) pukul 20.30 WIB.

PromosiPemerintah Yakin Nasib Restrukturisasi Garuda akan Berakhir Baik

Jajaran Polres Karanganyar langsung sigap mengatur arus lalu lintas sekaligus meminta para suporter segera melintas wilayah Colomadu, Karanganyar, secara tertib.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, para suporter sepak bola asal Jogja itu sengaja datang ke Kota Solo untuk menemui manajemen mereka. Setelah itu, mereka keluar dari Kota Bengawan melalui arah Manahan ke barat (Colomadu).

Baca Juga: Bazar Produk UMKM Karya ASN Karanganyar Digelar, Biar Tambah Sejahtera

Begitu para suporter asal Jogja keluar dari Tugu Makutha Solo atau mulai masuk ke wilayah Colomadu, Karanganyar, aparat kepolisian setempat langsung berjaga di sepanjang Jl Adisucipto hingga daerah yang berbatasan dengan Kartasura, Sukoharjo.

Hal itu dilakukan guna memastikan situasi dan kondisi kawasan Colomadu kondusif. Para suporter asal Jogja mulai masuk ke wilayah Colomadu dari arah Solo, pukul 20.30 WIB. Jajaran Polres Karanganyar pun langsung meminta para suporter segera kembali ke Jogja.

“Tadi, kami menerjunkan 20 anggota yang dipimpin langsung Kabagops Polres Karanganyar [Kompol Joko Waluyono]. Kami tak melakukan pengamanan suporter [membina atau pun menghentikan suporter],” kata Kasihumas Polres Karanganyar, Iptu Agung Purwoko, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Muchammad Syafi’ Maulla, kepada Solopos.com, Jumat (15/10/2021).

Baca Juga: Khawatir Diklaim Daerah Lain, Karanganyar Daftarkan Stevia ke Kementan

Berjalan Kondusif

Agung menambahkan polisi langsung memastikan konvoi suporter yang sempat bikin macet di jalan itu segera terurai. Masyarakat Colomadu pun tidak ada yang mengeluhkan para suporter yang lewat karena semuanya berjalan kondusif.

Pukul 21.15 WIB, kondisi Jl Adisucipto, Colomadu, sudah kondusif. Informasi mengenai para suporter asal Jogja yang datang ke Solo dan sempat melintas via Colomadu, Karanganyar, itu juga diunggah di Instagram (IG) melalui akun @soloinfo, Jumat (15/10/2021) malam.

Pengelola akun tersebut mengunggah video dengan keterangan disebutkan “Rame2 ono opo iki lur?” Dalam tempo dua jam, akun tersebut sudan dikomentari sebanyak 315 komentar oleh warganet. Salah satunya @boxelle_merch.

Baca Juga: Ketua DPC PDIP Karanganyar Pastikan Tidak Ada Celeng di Bumi Intanpari

“Just info: SlemanFans datang ke Solo dgn damai untuk menemui manajemen klub mereka yang sedang bertanding di Manahan. (Masalah internal). Semoga kondusif,” kata @bocelle_merch.

Hal senada dikomentari @Renddy_ap. “Sugeng Rawuh Sleman Fans..Selamat Berjuang #SavePSS..Solo-Sleman,” tulisnya.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Bawa Kabur Pikap dan Jahe, Pasutri Asal Cepogo Boyolali Dibekuk Polisi

Awalnya pasutri pencuri jahe tersebut akan bertemu dengan warga Ponorogo penjual jahe di Sunggingan, Boyolali, namun kemudian berpindah ke Madu, Mojosongo.

Eksklusif! Gibran Buka-Bukaan, Siap Jadi Sales demi Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka buka-bukaan mengenai rencana-rencananya dalam wawancara eksklusif dengan Presiden Direktur SMG, Arif Budisusilo.

RSI Surakarta Resmi Luncurkan Layanan BPJS Kesehatan

Adanya layanan BPJS Kesehatan ini bisa meningkatkan pelayanan kepada seluruh pasien RSI Surakarta sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

2 Perempuan Diduga Pelaku Prostusi Online Ditangkap di Indekos Solo

Tim gabungan menangkap dua orang perempuan yang diduga pelaku prostitusi online saat tengah berdua-duaan dengan laki-laki di kamar indekos wilayah Serengan, Solo.

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.