Rekomendasi DPP PDIP untuk Pilkada Solo Jatuh ke Gibran

Surat rekomendasi itu belum diturunkan ke DPD PDIP Jateng maupun DPC PDIP Solo lantaran menunggu waktu yang tepat.

 Gibran Rakabuming Raka dan Acmad Purnomo bertemu di luar Stadion Manahan, Solo, Sabtu (15/2/2020) malam. (Istimewa/Tim Gibran)

SOLOPOS.COM - Gibran Rakabuming Raka dan Acmad Purnomo bertemu di luar Stadion Manahan, Solo, Sabtu (15/2/2020) malam. (Istimewa/Tim Gibran)

Solopos.com, SOLO — Rekomendasi bakal calon wali kota (cawali) yang diusung PDIP dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Solo 2020 bakal jatuh ke Gibran Rakabuming Raka.

Rekomendasi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk Gibran sang putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilkada Solo itu disebut telah ditandatangani Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Sumber saat dihubungi melalui ponsel Rabu (17/6/2020) malam menjelaskan Gibran mendapat rekomendasi PDIP.

”Sudah ditandatangani Bu Mega. Tapi belum diserahkan. Penyerahannya sedang disiapkan,” ujar sumber itu.

Putri Tedjowulan Pasang Spanduk Sebagai Cawawali Pilkada Solo 2020

Hingga Rabu malam, surat rekomendasi untuk Gibran belum diturunkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng maupun Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo lantaran masih menunggu waktu yang tepat.

Sedangkan untuk posisi bakal calon wakil walikota (cawawali) dalam Pilkada Solo menurut sumber , belum diputuskan.

Sebelumnya sepanjang Selasa (16/6/2020) sejumlah media nasional menurunkan berita Ketua Umum PDIP disebut telah menandatangani
surat rekomendasi bakal cawali dan cawawali yang diusung PDIP dalam Pilkada Solo 2020.

Beberapa media nasional menuliskan, rekomendasi PDIP tersebut turun untuk Gibran Rakabuming Raka dan legislator yang juga Sekretaris DPC PDIP Solo, Teguh Prakosa.

5 Pasien Positif Corona Solo Sembuh, 3 Di Antaranya Klaster Joyotakan

Menanggapi hal ini, Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, mengatakan berdasarkan pengalaman sebelumnya, apabila rekomendasi turun maka dirinya bakal dipanggil untuk mengambil surat tersebut.

“Belum [rekomendasi turun]. Biasanya kalau mau menurunkan surat rekomendasi, Ketua DPC diundang, calon juga diundang.
Pilkada sebelumnya, saya diundang ke sana. Kemudian dikirim ke DPC. Kebetulan saya kan ketua DPC, tak bawa pulang sendiri,”
kata dia, kepada wartawan, Rabu.

Tim Pemenangan

Rudy, sapaan akrabnya, mengatakan setelah menerima surat tersebut, DPC PDIP Solo kemudian mengumpulkan pengurus ranting, pengurus anak ranting, dan pengurus anak cabang untuk menyampaikan isi surat.

Setelahnya, calon yang mendapatkan rekomendasi diundang ke DPC. “Baru sesudah itu membentuk tim pemenangan,” ucapnya.

Sebelumnya pada Selasa (16/6/2020), Rudy diketahui melakukan pertemuan virtual dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP bersama dengan pengurus Kota Solo. Namun pertemuan hanya membahas inventarisasi aset partai.

“Tidak membahas mengenai pilkada sama sekali. Kalau kabar rekomendasi sudah turun, nanti akan langsung saya kabari,” kata Rudy.

Jika rekomendasi jatuh ke tangan pasangan Gibran dan Teguh, maka hal itu tidak sejalan dengan usulan DPC yakni pasangan Achmad
Purnomo dan Teguh.

SBBI 2020, Pemacu Pelaku Pasar Tingkatkan Kualitas Produk

Namun, beberapa kali Wali Kota Solo itu menyebut keputusan sepenuhnya diserahkan kepada Ketum PDIP.

“Tugas saya kan selesai. Rekomendasi terserah ketum. Rekomendasi itu urusan DPP. Saya ndak pernah ngejar-ngejar. Kalau DPP [PDIP] sudah mengeluarkan ya langsung kami sampaikan, begitu,” kata dia.

Teguh pun memilih bersikap menunggu terkait rekomendasi PDIP untuk Pilkada Solo.

“Saya enggak bisa menanggapi. Prosedurnya ada di DPC. Kalau kabar itu benar, DPC belum menerima resmi,”
kata dia, melalui sambungan telepon.

Dia mengaku bakal mengikuti sikap DPC PDIP setelah pengumuman rekomendasi.

Kegiatan Kemanusiaan

Terpisah, Gibran meminta seluruh pihak menunggu. Melalui pesan WhatsApp (WA), Gibran menyatakan rekomendasi cawali-cawawali
dalam Pilkada Solo merupakan kewenangan DPP PDIP.

“Itu wilayah DPP dan menjadi keputusan Ibu Ketua Umum,” tulis dia, Rabu.

Gibran lantas menyampaikan bahwa dirinya masih fokus dengan kegiatan kemanusiaan untuk meringankan beban warga Solo di
masa pandemi Covid-19.


Berita Terkait

Berita Terkini

Solo Youth Edutech Festival 2021 Digelar Model Hybrid, Begini Konsepnya

YRP Solo mengadakan Solo Youth Edutech Festival 2021 mulai Selasa hingga Jumat menggunakan konsep hybrid, yakni secara virtual dan tatap muka langsung.

Ke Mal di Sukoharjo, Ganjar Nonton Film Bioskop tentang Eks Napiter

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menonton film dokumenter tentang eks napiter yang berusaha kembali ke masyarakat saat berkunjung ke Sukoharjo.

PLTSa Putri Cempo Solo, Puluhan Kontainer Material Mulai Berdatangan

Investor pembangunan PLTSa Putri Cempo Solo mendatangkan puluhan kontainer material dari India, China, dan Austria.

Pekan Terakhir Solo Great Sale 2021, Banjir Promo Diskon hingga 50%

Sejumlah merchant memberikan beragam promo hingga diskon 50% pada pekan terakhir penyelenggaraan Solo Great Sale (SGS) 2021.

Warga Lansia dan ODGJ Gandekan Solo Disasar Vaksinasi Covid-19 Keliling

Pemerintah Kelurahan Gandekan, Jebres, Solo, bersama petugas Puskesmas Purwodiningratan melakukan vaksinasi Covid-19 keliling dengan sasaran warga lansia dan ODGJ.

Tips Hindari Teror Debt Collector Pinjol ala Bos Jasa Penagihan Solo

Bos perusahaan jasa penagihan Solo Giyatno membagikan tips cara agar terhindar dari teror debt collector pinjol yang dikenal kerap melakukan intimidasi.

Dari Olahan Singkong, Pengusaha Muda Ini Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Pria asal Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom itu memulai usaha olahan singkong ketika masih kuliah di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2006.

Bupati Sukoharjo: Kartu Vaksin seperti KTP, ke Mana pun Wajib Dibawa

Bupati Sukoharjo Etik Suryani menyebut fungsi kartu vaksin Covid-19 saat ini sudah seperti KTP, ke mana pun wajib dibawa karena menjadi syarat akses ke berbagai tempat.

Apel Siaga Bencana, Bupati Boyolali Waspadai Bencana Alam dan Covid-19

 Said menekan pentingnya disiplin protokol kesehatan (prokes) kepada semua masyarakat guna menghadapi pandemi ini.

Mudah, Cukup Lakukan Ini Untuk Cegah Tertular Leptospirosis

Ada beberapa langkah mudah untuk mencegah terinfeksi leptospirosis. Utamanya adalah pola hidup bersih.

Gelap Gulita saat Malam, Jembatan Nambangan Wonogiri Butuh Penerangan

Jembatan senilai Rp12,952 miliar yang baru selesai dibangun itu tidak diberi lampu penerangan sehingga gelap gulita saat malam.

Kenali Bahaya Leptospirosis yang Tewaskan 3 Warga Karanganyar

Leptospirosis seringkali diagnosisnya disalahartikan dengan penyakit lain. Namun, pada beberapa orang yang terinfeksi, gejalanya bisa tidak terdeteksi.

Sri Mulyani Minta Produk UMKM Tampilkan Logo Klaten

Sri Mulyani meminta agar produk UMKM di Klaten menampilkan logo Kabupaten Klaten untuk mempromosikan produk unggulan daerah.

Jateng Empat Kali Jadi Provinsi Paling Informatif, Ini Komentar Ganjar

Ganjar menilai keterbukaan informasi publik ini tak sekadar hak namun juga bisa dijadikan pedoman.

Positif Covid-19, Pengantin Asal Klaten Malam Pertama di Tempat Isoter

Mempelai perempuan tersebut dinyatakan positif Covid-19 saat menjalani rapid test sehari menjelang akad nikah.