Publik Solo Mulai Waswas Piala Dunia U-20 2021 Ditunda
Rumput Stadion Manahan Solo. (Nicolous Irawan/Solopos)

Solopos.com, SOLO — Pecinta sepak bola di Kota Solo khawatir pelaksanaan Piala Dunia U-20 2021 bakal ditunda menyusul pandemi Covid-19 yang tak kunjung surut di berbagai belahan dunia. Rasa waswas tersebut bertambah setelah turnamen bola di Asia yakni Piala AFC U-16 dan Piala AFC U-19 2020 baru saja diundur menjadi tahun depan.

Solo memang berkepentingan dengan ajang PD U-20 karena terpilih menjadi salah satu kota penyelenggara event bergengsi sepak bola usia dini tersebut. Stadion Manahan, Solo, menjadi salah satu dari enam venue yang telah ditetapkan PSSI sebagai lokasi pertandingan PD U-20.

Sesepuh Pasoepati, Mayor Haristanto, mulai pesimistis ajang Piala Dunia U-20 dapat digelar sesuai agenda yakni 20 Mei-11 Juni 2021. Menurut Mayor, banyak ajang olahraga di penjuru dunia kini mengalami ketidakpastian karena wabah Covid-19 yang belum kunjung mereda. Dia tak yakin Piala Dunia U-20 akan terlaksana tahun depan jika melihat fakta penundaan sejumlah ajang olahraga lain termasuk turnamen sepak bola.

Hadiah Istimewa untuk Pelajar dan Mahasiswa

“Penundaan Piala AFC U-16 dan U-19 saya rasa memperkuat peluang penundaan Piala Dunia U-20. Agenda turnamen di 2021 sudah terlalu banyak, Olimpiade juga mundur tahun depan. Saya tak yakin FIFA mau memaksakan diri agar Piala Dunia U-20 berjalan tepat waktu,” ujar Mayor saat dihubungi Solopos.com, Jumat (11/9/2020).

Krisis Pendanaan

Selain masalah kesehatan, Mayor melihat krisis pendanaan di segala lini akibat pandemi berpotensi menyulitkan persiapan sarana dan prasarana venue. Stadion Manahan sendiri masih butuh pembenahan lampu penerangan dan jaringan IT untuk menunjang perhelatan Piala Dunia. Selain itu, pemerintah masih butuh dana tak sedikit untuk membenahi lima lapangan latihan di Kota Bengawan.

“Pertimbangan utamanya tetap kesehatan. Buat apa nonton bola kalau dihantui penyebaran penyakit. Saya pikir publik bola Solo bisa legawa apabila Piala Dunia benar-benar ditunda,” imbuh Mayor.

Rapid Test Massal di Sukoharjo Sasar 500 ASN dan Warga

Sinyal penundaan PD U-20 2021 kian menguat karena FIFA tak kunjung datang ke Indonesia untuk mengecek kesiapan venue. PSSI menyatakan FIFA rencananya hadir bulan ini meski hingga sekarang belum ada kepastian. Ketidakpastian itu membuat Inpres dan Keppres yang menjadi acuan pemerintah untuk mengucurkan dana penyelenggaraan event dan renovasi venue belum terbit.

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, mengatakan perkembangan pandemi benar-benar membuat ajang olahraga seperti sepak bola menjadi serba tidak pasti. “Prediksi saya [PD U-20] bakal ditunda 2022,” ujar Aulia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom