Protokol Kesehatan di Lokasi Pelipatan Surat Suara Pilkada Boyolali

KPU Boyolali memastikan proses pelipatan surat suara Pilkada 2020 Kabupaten Boyolali, sesuai protokol kesehatan.

SOLOPOS.COM - Pelipatan surat suara Pilkada Boyolali. (Solopos/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI — KPU Boyolali memastikan proses pelipatan surat suara Pilkada 2020 Kabupaten Boyolali, sesuai protokol kesehatan. Sejumlah warga yang terlibat pelipatan suara pun harus mematuhi protokol kesehatan.

Ketua KPU Boyolali, Ali Fahrudin, mengatakan, sejak pelaksanaan pelipatan surat suara pada Selasa (24/11/2020), protokol kesehatan sudah dijalankan secara ketat. Dia menyebutkan ada 50 orang yang terlibat dalam kegiatan pelipatan tersebut.

Bikin Mewek, Kisah Gilang Jadi Tukang Parkir Demi Lunasi Kredit Motor Ayahnya

“Kami harus mematuhi protokol kesehatan. Dari 50 orang itu kami bentuk lima kelompok. Satu kelompok terdiri dari 10 orang. Dari 10 orang itu juga kami pisahkan menjadi dua, masing-masing lima orang. Agar tidak ada kerumunan,” kata dia.

Sementara itu, sebelum memasuki ruangan pelipatan surat suara, warga yang telibat harus mencuci tabgan dengan sabun dan menjalani cek suhu tubuh. Semua warga yang terlibat juga wajib mengenakan masker. “Kami siapkan masker sekali pakai. Jaga jarak juga kami perhatikan,” jelas dia.

Selain surat suara dan kotak suara, kali ini KPU juga menyiapkan logistik lain berupa alat pelindung diri (APD). Bahkan menurutnya sebagian besar APD saat ini sudah didistribusikan.

APD yang dimaksud terdiri dari face shield, sarung tangan plastik, disinfektan dan sebagainya. Logistik tersebut disiapkan untuk persiapan dini dalam pelaksanaan Pilkada 2020 yang berjalan di tengah pandemi Covid-19.

KPU Boyolali optimistis pelaksanaan Pilkada 2020 tidak akan memunculkan klaster persebaran Covid 19, jika protokol kesehatan dapat dijalankan dengan baik. Saat ini KPU Boyolali terus mempersiapkan sarana dan fasilitas pendukung untuk pelaksanaan Pilkada 2020 agar aman untuk penyelenggara, peserta maupun pemilih.

Kisah SAR RSM Karanganyar, Rela Membantu Pemerintah Menekan Covid-19 Tanpa Imbalan

Berdasarkan pantauan Solopos.com di gudang logistik KPU Boyolali, sejumlah orang terlihat sibuk dengan tumpukan surat suara di depannya. Mereka duduk di lantai dengan alas tikar.

Satu tikar diduduki oleh sekitar lima orang. Antara satu tikar dengan tikar lainnya juga berjarak. Warga yang terlibat dalam pelipatan surat suara itu juga menggunakan masker.

Berita Terbaru

Pandemi, Siswa di Sragen Harus Pakai Seragam Saat Sekolah Daring

Solopos.com, SRAGEN — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen Suwardi mengharuskan siswa saat pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau...

Sertijab Kapolsek, Kapolres Klaten: Jangan Bosan Mengedukasi Masyarakat terkait Prokes

Solopos.com, KLATEN -- Upacara serah terima jabatan atau sertijab dua kepala polsek atau kapolsek di lingkungan Polres Klaten berlangsung...

PMI Sragen Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Sampai Dijaga Aparat

Solopos.com, SRAGEN — Palang Merah Indonesia (PMI) Sragen sangat ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Masyarakat yang ini mendonorkan darah...

Kisah Penyintas Covid-19 Sragen Kini Jadi Agent of Change di Desanya

Solopos.com, SRAGEN -- Salah seorang perangkat desa (perdes) di Desa Slendro, Kecamatan Gesi, Sragen, Yatno, 33, menceritakan pengalamannya sebagai...

Edukasi Warga Soal Vaksin, Satgas Covid-19 Sukoharjo Bentuk Pokja Vaksinasi

Solopos.com, SUKOHARJO -- Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo membentuk kelompok kerja atau pokja vaksinasi. Pokja ini bertugas mengedukasi...

Galang Donor Plasma, PMI Sragen Himpun Data Penyintas Covid-19 

Solopos.com, SRAGEN -- Palang Merah Indonesia atau PMI Sragen menghimpun data para penyintas Covid-19 untuk menjadi donor plasma. PMI...

PPKM Boyolali, Penyitaan Alat Usaha Sebagai Bentuk Edukasi

Solopos.com, BOYOLALI -- Selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, Satpol PP Kabupaten Boyolali harus menyita peralatan dagang...

Akan Jadi Orang Pertama di Klaten yang Divaksin Covid-19, Begini Kata Bupati Sri Mulyani

Solopos.com, KLATEN - Bupati Klaten, Sri Mulyani, menyatakan selalu siap divaksin Covid-19, dalam waktu dekat. Sesuai rencana, Sri Mulyani...

Anggota DPRD Klaten Ini Blusukan Sembari Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Solopos.com, KLATEN -- Upaya meningkatkan kedisiplinan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak, tak terkecuali para anggota...

Anggap PPKM Efektif Tekan Covid-19, Sragen Dukung Perpanjangan

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten Sragen mendukung perpanjangan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat. Pasalnya, Pemkab Sragen menganggap PPKM efektif menekan...